By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Dorong Visi Misi APBD 2025 Selaras Program Pusat dan Provinsi
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

DPRD Surabaya Dorong Visi Misi APBD 2025 Selaras Program Pusat dan Provinsi

By Admin Jumat, 9 Agu 2024
Share
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti, dari Fraksi PKS.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti, dari Fraksi PKS.

SURABAYA, Slentingan.com – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti, menyatakan, bahwa visi dan misi APBD 2025 didasarkan pada semangat gotong royong yang diwujudkan dalam lima fokus utama.

Lima fokus utama itu meliputi ekonomi inklusif, sumber daya manusia unggul, infrastruktur, birokrasi dan layanan publik, serta ketertiban dan keamanan kota.

Selain itu, APBD 2025 harus selaras dengan program dari pemerintah pusat dan provinsi. Pemerintah pusat mendorong tiga prioritas utama yang sejalan dengan visi misi APBD Surabaya.

“Tiga hal itu adalah kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan pencegahan stunting. Kami mendukung penuh upaya ke arah tersebut,” ujar politisi PKS ini, Jumat, 9 Agustus 2024.

Dalam aspek kesejahteraan, terdapat beberapa program, termasuk penanganan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan kesehatan ibu dan anak, serta alokasi anggaran untuk pendidikan.

Baca Juga:  Jukir Protes Setoran Tunai, Komisi C DPRD Surabaya Desak Dishub Bongkar Celah di Aplikasi Parkir

Terkait pertumbuhan ekonomi, fokus utamanya adalah memastikan sektor ekonomi terus tumbuh.

“Jika ekonomi meningkat, lapangan kerja akan lebih luas tersedia, dan daya beli masyarakat akan semakin tinggi,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Poin ketiga adalah pencegahan stunting. Meskipun Surabaya memiliki angka stunting terendah di Jawa Timur, upaya pencegahan harus terus dilakukan untuk menurunkan angka tersebut dari 4,2 persen saat ini.

“Yang paling penting, keterlibatan dan kontribusi dari Kader Surabaya Hebat, RW, pengurus kampung, dan Dinas Kesehatan harus diperkuat. Terlebih lagi, dengan munculnya isu kesehatan seperti gagal ginjal dan diabetes pada usia dini, upaya preventif harus ditingkatkan. Selain fokus pada bayi dan ibu hamil, perhatian juga harus diberikan pada anak-anak dan remaja,” tutur Reni.

Baca Juga:  Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Selain tiga fokus utama tersebut, Reni mengingatkan Pemkot Surabaya untuk senantiasa mematuhi proporsi belanja dalam APBD.

Misalnya, belanja pendidikan harus sebesar 20 persen, belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen, dan belanja infrastruktur maksimal 40 persen.

Reni berharap Pemkot dapat bijak dalam membelanjakan APBD sesuai proporsi yang ditetapkan, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. HUM/GIT

TAGGED: #PKS, #Reni Astuti, APBD 2025, APBD Surabaya, DPRD SURABAYA, Partai Keadilan Sejahtera, Program Pusat, RTLH
Admin Jumat, 9 Agu 2024 Jumat, 9 Agu 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?