By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Kantah Surabaya 1 Optimis Selesaikan 7.775 Sertifikat PTSL di Bulan Oktober
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Kantah Surabaya 1 Optimis Selesaikan 7.775 Sertifikat PTSL di Bulan Oktober

By Admin Rabu, 8 Sep 2021
Share
BPN Surabaya 1
Kepala Kantor Pertanahan Surabaya 1, Kartono Agustiyanto.

Surabaya, Slentingan.com – Meski tambahan kuota di tahap dua sebanyak 7.075 bidang baru masuk per 3 Agustus 2021, Kantor Pertanahan (kantah) Kota Surabaya 1 optimis target total 7.775 sertifikat program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) tahun anggaran 2021 rampung bulan Oktober.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1, Kartono Agustiyanto mengatakan, tahap satu 700 bidang sertifikat PTSL itu telah diselesaikan bulan Mei 2021 lalu.

“Target pertama 700 sertifikat sudah kami selesaikan bulan Mei. Lalu kami mengusulkan kembali tambahannya, dan baru diberikan target 7.075 bidang itu per 3 Agustus kemarin. Padahal Oktober ditargetkan harus selesai. Tetapi kita tetap berpacu dengan waktu, mudah-mudahan bisa terkejar dengan segala upaya,” ujar mantan Kabid Infrastruktur dan Pertanahan (IP) Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah optimis, Rabu (7/9) di kantornya.

Baca Juga:  Kantah Surabaya II Serahkan 76 Sertifikat Aset Pemkot dan 84 Peta Bidang

Lanjutnya, untuk bisa memenuhi terget tersebut menurutnya tidak gampang. Mengingat Kota Surabaya yang sudah cukup padat, sangat sulit mencari tanah-tanah yang belum bersertifikat.

“Lebih sulit karena memang kondisi di Surabaya yang sudah cukup padat, ketimbang yang masih berupa lahan kosong,” beber Kartono.

Namun, dalam program PTSL menurutnya, tidak hanya sekadar penyertifikatan bidang tanah dari pendaftaran pertama kali (Petok-D) menjadi sertifikat. Sebab, di dalam pelaksanaan PTSL, BPN punya tugas memperbaiki data dan menyelesaikan permasalahan.

“Misal di tengah perjalanan, tim menemukan persoalan pertanahan yang belum sampai final atau pengadilan, itu juga harus dipikirkan. Di kami, persoalan itu masuk kategori K2, itu istilah di kami. Tetapi, kita tetap memprosesnya, tidak sampai terbit sertfikat karena masih berperkara. Bisa jadi, juga akan memperbaiki sertifikat yang sudah ada, tapi belum dipetakan, dan perlu dibetulkan data lainnya. Itu masuk kategori K4, sudah ada sertifikat tapi perlu perbaikan. Bisa jadi hanya sebatas dipetakan saja, masuk kategori K3. Kalau k1 sudah bersertifikat,”urainya.

Baca Juga:  Beri Kesempatan UMKM Berkreasi, Kantah Surabaya 2 Berikan Fasilitas

Untuk penambahan kuota 7.075 ini diberikan kepada 11 kelurahan meliputi Kelurahan Pakis, Sambikerep, Dukuh Pakis, Jemur Wonosari, Sawahan, Banyuurip, Putat Jaya, Karah, Kandangan, Lontar, dan Dr Sutomo.

“Kemarin, ada 11 kelurahan, yang aktif baru 10 kelurahan. Karena untuk Kelurahan Pakis ini harus berhati-hati karena ada aset Pertamina, aset Pemkot Surabaya dan lainnya. Itu yang mungkin agak perlu ekstra ketelitian. Tapi, seandainya di salah satu kelurahan tidak mencukupi target, kita bisa nambah penlok (penetapan lokasi),” sambungnya. Sekadar diketahui, hingga tahun 2021 ini, Kantah Kota Surabaya 1 telah memetakan sebanyak 50 ribu bidang tanah. (cak)

TAGGED: #bpnsurabaya, #kantahsurabaya1, #kanwilbpnjatim, #kartonoagustiyanto
Admin Rabu, 8 Sep 2021 Rabu, 8 Sep 2021
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?