By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Dilanda Isu Banjir dan Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Siap Kawal Aspirasi Warga
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Dilanda Isu Banjir dan Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Siap Kawal Aspirasi Warga

By Admin Kamis, 13 Feb 2025
Share
Kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat Aning Rahmawati dalam reses tahun persidangan ke 1 masa sidang ke 2 tahun anggaran 2025.
Kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat Aning Rahmawati dalam reses tahun persidangan ke 1 masa sidang ke 2 tahun anggaran 2025.

SURABAYA, Slentingan.com – Aning Rahmawati, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, menghadapi tantangan besar dalam memperjuangkan aspirasi warga, terutama terkait dengan masalah banjir yang masih menjadi persoalan utama di Kota Pahlawan. Hal ini terungkap saat ia menggelar reses di empat kelurahan.

Politisi dari PKS ini mengakui bahwa banyak permasalahan yang diungkapkan warga memerlukan solusi bertahap, mengingat keterbatasan anggaran yang ada.

Selain itu, terdapat kendala terkait status PSU (Prasarana, Sarana, Utilitas) yang belum diserahterimakan oleh pengembang, sehingga warga tidak dapat mengakses dana dari APBD.

“Masalah pavingisasi, pembangunan saluran untuk mengatasi banjir, dan pengendalian banjir masih menjadi isu utama yang kami tangani,” ujar Aning.

Pengendalian banjir memang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya. Dalam musrenbang tingkat kelurahan dan pra-musrenbang kecamatan, Aning menemukan adanya 2.010 titik pengajuan untuk paving dan saluran di tujuh kecamatan yang ada di daerah pemilihannya. Belum lagi pengajuan serupa dari daerah pemilihan lain di seluruh Surabaya.

Baca Juga:  Pungutan Retribusi Foto di Balai Pemuda, DPRD Surabaya Minta Disosialisasikan 

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah kota untuk menetapkan prioritas dan tahapan pembangunan agar banjir tidak menjadi masalah setiap tahun atau musim hujan,” tegasnya.

Di tengah ketidaktercapaian pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,3 triliun pada tahun 2024, serta rasionalisasi besar di bidang infrastruktur banjir, ditambah dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 terkait efisiensi anggaran yang berpotensi mempengaruhi anggaran di tingkat kota.

Aning menegaskan perlunya penetapan prioritas belanja dengan bijak. Pemerintah kota tidak boleh salah dalam menentukan prioritas dan harus menjadikan pengendalian banjir sebagai fokus utama.

“Perencanaan anggaran harus jelas, tegas, dan terukur sesuai dengan dana yang tersedia, serta meminimalisir dampak banjir agar masyarakat tidak diberi harapan yang tidak realistis,” ujar Aning.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Soroti Pelayanan Kesehatan hingga Pendidikan, Ajeng: Pasien BPJS Jangan Buru-buru Dipulangkan

Menghadapi kebijakan efisiensi anggaran berdasarkan Inpres tersebut, Surabaya harus siap untuk menyesuaikan diri. Terdapat alokasi dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp50,59 triliun yang kemungkinan akan terdampak efisiensi, namun Surabaya diuntungkan karena memiliki kapasitas fiskal yang lebih besar dibandingkan daerah lain.

“Efisiensi anggaran ini diharapkan dapat dialihkan untuk program prioritas, seperti penguatan ketahanan pangan, pengendalian banjir, serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Jangan sampai efisiensi anggaran ini justru mengurangi kualitas pelayanan publik karena rasionalisasi anggaran yang tidak tepat sasaran,” pungkas Aning.

Selain itu, Aning juga mencatat keluhan warga mengenai kondisi balai RT/RW yang banyak ditemukan dalam kegiatan jaring aspirasi masyarakat tersebut. Keluhan tersebut mulai dari balai yang tidak layak pakai hingga tidak adanya balai RT/RW di beberapa wilayah.

Baca Juga:  DPRD Surabaya dan Pemkot Komitmen Perubahan APBD 2024 Demi Kesejahteraan Warga

“Keluhan warga terkait kondisi balai RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat kelurahan sangat perlu diperhatikan,” ungkap Aning.

Menurut Aning, kondisi balai yang memadai akan mendukung perangkat RT/RW dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian kelurahan di Surabaya, yang diharapkan dapat berkolaborasi dengan seluruh RT/RW di wilayahnya.

“Kelurahan di Surabaya seharusnya menjadi lebih mandiri dan berdaya, serta mampu berkolaborasi dengan seluruh RT/RW di wilayahnya,” tambahnya.

Menjelang pelantikan walikota baru dan reformasi perangkat daerah, termasuk di tingkat kelurahan dan kecamatan, Aning berharap agar lurah-lurah yang terpilih nantinya adalah individu-individu terbaik yang inovatif dan mampu mendorong perubahan positif, baik dalam pemberdayaan ekonomi kelurahan maupun penyelesaian pembangunan infrastruktur secara holistik. HUM/BAD

TAGGED: #Banjir, Aning Rahmawati, DPRD SURABAYA, Efisiensi Anggaran, Kawal Aspirasi Warga, Komisi C DPRD Surabaya, Partai Keadilan Sejahtera
Admin Kamis, 13 Feb 2025 Kamis, 13 Feb 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?