SURABAYA, Slentingan.com – Kepindahan Achmad Hidayat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ternyata bukan satu-satunya. Hidayat mengungkap sejumlah kader PDIP Surabaya disebut ikut bergabung dengan partai tersebut, bahkan salah satunya diklaim masih menjabat sebagai pengurus aktif DPC PDIP Surabaya.
Nama Purwadi, yang disebut masih menjabat Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, ikut mencuat. Selain itu, ada Arif Wirawan, mantan Ketua PAC PDIP Tambaksari, yang menurut Hidayat juga telah bergabung dengan PSI.
“Yang jaket hitam Pak Purwadi, Wakil Sekretaris DPC PDIP aktif, sudah log in PSI. Terus Pak Arif Wirawan, mantan Ketua PAC Tambaksari,” ujar Achmad Hidayat, Senin, 12 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut menambah sorotan terhadap dinamika internal PDIP Surabaya. Jika klaim itu terkonfirmasi, kepindahan kader bukan sekadar soal pergantian kartu anggota, melainkan juga menyangkut pergeseran dukungan politik menjelang Pemilu 2029.
Hidayat sendiri menegaskan telah mantap meninggalkan PDIP dan bergabung dengan PSI. Ia mengaku siap bekerja untuk membesarkan partai barunya di Kota Surabaya, dengan target memenangkan PSI pada Pemilu 2029.
“Saya akan all out memenangkan PSI di Kota Surabaya pada Pemilu 2029 mendatang dengan kerja-kerja kerakyatan,” tandasnya.
Sebelumnya, DPP PDIP resmi memecat Hidayat dari keanggotaan partai. Pemecatan itu disebut berkaitan dengan kunjungannya ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) serta sikapnya yang menyuarakan usulan rehabilitasi status keanggotaan Jokowi di PDIP.
Setelah pemecatan tersebut, Hidayat kini resmi berlabuh ke PSI dan mengonfirmasi telah menerima kartu tanda anggota (KTA).
“Iya saya gabung PSI,” kata Hidayat kepada detikJatim, Senin (12/10/2026).
Kini, sorotan tak hanya tertuju pada langkah politik Hidayat, tetapi juga pada klaimnya mengenai kader-kader PDIP lain yang disebut ikut bergabung dengan PSI. Kebenaran status keanggotaan nama-nama yang disebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait. HUM/BOY
