By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

By Admin Rabu, 21 Okt 2026
Share
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

SURABAYA, Slentingan.com – Permintaan maaf tak cukup hanya diucapkan, apalagi sekadar datang sekali. Orang tua anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dalam kasus kematian ZAA (10), anak penyandang down syndrome di Kecamatan Rungkut, Surabaya, diminta terus menjalin silaturahmi dengan keluarga korban.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menilai, pendekatan berkelanjutan diperlukan untuk meredakan luka keluarga yang kehilangan anaknya dalam peristiwa yang diduga berkaitan dengan perundungan tersebut.

ZAA ditemukan tergeletak di teras rumahnya dengan wajah membiru dan tali melilit di leher pada 12 September 2026. Dalam kasus ini, dua anak tetangganya berinisial K (10) dan F (8) disebut terkait dengan dugaan perundungan tersebut.

Armuji secara khusus menyarankan orang tua agar tidak berhenti pada kunjungan formalitas. Menurutnya, komunikasi dengan keluarga korban harus terus dibangun sebagai bentuk kepedulian dan upaya memulihkan hubungan kedua keluarga.

Baca Juga:  Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Prioritas

“Saya menyarankan kepada orang tua pelaku, terutama yang berinisial K ini, paling tidak supaya bisa sering silaturahmi kepada orang tua korban,” ujar Cak Ji, sapaan akrab Armuji, Selasa, 20 Oktober 2026.

Armuji mengingatkan, kehilangan anak bukan perkara ringan yang bisa diselesaikan hanya dengan sekali datang atau menyampaikan permintaan maaf. Terlebih, keluarga korban sempat menghadapi tudingan yang menyakitkan ketika ayah ZAA dituduh sebagai orang yang menghilangkan nyawa anaknya sendiri.

“Orang kalau cuma datang sekali, apalagi ini anak mereka yang meninggal, supaya keluarga korban juga hatinya pelan-pelan dilembutkan. Apalagi dulu sempat dikambinghitamkan seolah-olah ayah korban yang membunuh anaknya sendiri, itu kan lebih menyakitkan lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Wonokromo Terancam Kehilangan Sertifikat Akibat Klaim Pertamina, Armuji dan Adies Kadir Turun

Pernyataan Armuji menjadi pengingat bahwa pemulihan hubungan keluarga tidak bisa dibebankan kepada pihak yang sedang berduka. Kesungguhan untuk meminta maaf harus dibuktikan melalui sikap, kepedulian, dan komunikasi yang konsisten, bukan sebatas kunjungan sesaat.

Di sisi lain, Armuji menyebut kasus tersebut menjadi evaluasi bagi Pemkot Surabaya, terutama dalam memperkuat pendidikan karakter anak. Edukasi mengenai kesehatan mental, psikologi, dan agama dinilai penting agar anak mampu memahami batas perilaku serta membedakan tindakan yang benar dan salah.

“Pemkot Surabaya juga sudah mengambil sikap. Ada suatu pembelajaran untuk memberikan edukasi kepada anak-anak ini, baik itu secara mental, psikologi, agama, agar mereka bisa mengerti mana yang benar dan salah,” pungkasnya. HUM/BOY

Baca Juga:  Keluarga Ini 4 Tahun Hidup Tanpa Listrik, Wawali Kota Surabaya : Listrik Sudah di Pasang Lagi
TAGGED: #armuji, Anak Berhadapan Hukum, Down Syndrome, Perundungan
Admin Rabu, 21 Okt 2026 Rabu, 21 Okt 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras
Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.
477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak
Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Berita Menarik Lainnya:

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama perwakilan BEM se-Jawa Timur

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Selasa, 20 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Enny Minarsih.

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Selasa, 20 Okt 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?