By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: FAS Gelar Aksi Keranjang Aspirasi 2.0
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

FAS Gelar Aksi Keranjang Aspirasi 2.0

By Admin Sabtu, 4 Feb 2023
Share
Forum Anak Surabaya Gelar Aksi Keranjang Aspirasi 2.0 di Gedung Siola, Surabaya pada Sabtu (04/02/2023).

SURABAYA, Slentingan.com – Forum Anak Kota Surabaya (FAS) mengadakan rencana aksi bertajuk Keranjang Aspirasi 2.0 di Gedung Siola Lantai 4 Surabaya, Sabtu (4/2/2023). Keranjang Aspirasi 2.0 bertujuan untuk merumuskan sebuah solusi terhadap isu-isu persoalan anak di Kota Pahlawan.

Ketua Forum Anak Kota Surabaya (FAS), Neerzara Syarifah Alfarizi mengatakan, Keranjang Aspirasi 2.0 merupakan rencana aksi tahun kedua yang dilaksanakan oleh FAS. Sebelumnya, Keranjang Aspirasi yang pertama telah dilaksanakan pada tahun 2022.

“Keranjang Aspirasi yang pertama sudah pernah kita laksanakan pada tahun 2022. Sekarang (Keranjang Aspirasi 2.0) kita sedang membahas Gerakan 5 Stop,” kata Caca, sapaan lekatnya.

Ia menjelaskan, bahwa Gerakan 5 Stop yang menjadi rumusan FAS dalam Keranjang Aspirasi 2.0 tersebut, meliputi sejumlah hal. Pertama adalah Stop Anak Tanpa Dokumen Kependudukan, Stop Perkawinan Usia Anak, Stop Stunting, Stop Bullying dan Kekerasan pada Anak serta yang terakhir ialah Stop Pekerja Anak.

“Teman-teman yang ikut di sini kan berasal dari beberapa komunitas, lalu pelajar SD, SMP dan SMA/SMK. Kami harapannya, mereka mengenal lebih dahulu tentang Gerakan 5 Stop, dan bisa merumuskan sebuah solusi dengan format aku lihat, aku tahu, aku akan,” jelas Caca.

Baca Juga:  Soft Opening Pasar Bong, Night Shopping Surabaya

Menurut Caca, melalui Gerakan 5 Stop, anak-anak di Kota Surabaya diharapkan dapat memberikan solusi terhadap sejumlah persoalan tersebut. Tak hanya itu, ke depannya mereka yang terlibat dalam Keranjang Aspirasi juga diharapkan pula bisa menjadi agent of change bagi teman-teman sebayanya.

“Bisa menjadi influencer anak, untuk mengkampanyekan tentang Gerakan 5 Stop tadi. Dan tentunya bekal yang ada di sini bisa dibawa pulang, disosialisasikan ke keluarga atau lingkungan sekolah,” imbuhnya.

Pelajar kelas XI SMKN 10 Kota Surabaya ini mengaku, selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan FAS. Menurut Caca, dukungan itu diberikan tak hanya berupa pendampingan, melainkan juga fasilitas.

“Dukungan dari Pemkot Surabaya sendiri, Alhamdulillah sangat baik, kami juga bisa mendapatkan fasilitas di Siola Lantai 4. Ada beberapa ayah-bunda dari dinas yang mendampingi kami. Dan dari awal proses kami mengajukan THOR, permintaan terkait kegiatan ini juga Alhamdulillah dipermudah,” ungkap Caca.

Baca Juga:  Sejumlah RW Tak Punya Balai, DPRD Surabaya Minta Adakan Penggunaan Dana Kelurahan

Terakhir, pihaknya berharap, kegiatan seperti Keranjang Aspirasi dapat terus digemborkan di Kota Surabaya. Menurut dia, hal ini mengingat anak-anak Surabaya juga memerlukan sebuah kegiatan-kegiatan positif untuk mengisi waktu luang.

“Jadi kalau misalnya diisi dengan kegiatan-kegiatan produktif seperti ini, tentunya akan menghasilkan anak-anak yang mungkin bisa membawa dampak lebih baik untuk Surabaya dan bisa mendukung Surabaya benar-benar menjadi Kota Layak Anak,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Tomi Ardiyanto mengatakan, terbentuknya FAS sebagai bagian dari upaya pemkot memenuhi hak-hak anak. Menurutnya, pemenuhan hak anak tentu tidak akan sempurna tanpa keterlibatan dari mereka.

Baca Juga:  APBD Berhasil Turunkan Angka Pengangguran di Surabaya

“Makanya kami ingin menjadikan Forum Anak Surabaya ini sebagai perwakilan terkait, apa yang diinginkan anak-anak di Kota Surabaya,” kata Tomi Ardiyanto.

Terlebih, Tomi juga mengungkapkan, sekitar 29,7 persen warga Surabaya merupakan anak-anak dengan rentang usia 0 hingga 18 tahun. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendengar langsung apa saja keinginan dari anak-anak Surabaya.

“Hampir sekitar 30 persen warga Surabaya adalah anak-anak. Maka, sangat penting dan perlu untuk mendengar langsung apa yang mereka inginkan,” jelas dia.

Tomi menyebut, upaya untuk mencegah kekerasan dan pernikahan anak, tak bisa hanya dilakukan sendiri oleh pemerintah. Makanya dalam upaya tersebut, pemkot meminta peran dukungan semua pihak, baik orang tua, guru, masyarakat maupun Forum Anak Surabaya.

“Nah, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena perlu peran orang tua, Bapak/Ibu dan lingkungan keluarga untuk bisa lebih peduli terhadap perkembangan dan pergaulan anak,” pungkas dia. (GIT/NIK)

TAGGED: #ForumAnakSurabaya, #keranjangaspirasi2.0, #pemkotsurabaya
Admin Sabtu, 4 Feb 2023 Sabtu, 4 Feb 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?