By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Ledakan di RS Eka Hospital, Ini Kronologi dan Pemicunya
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Nasional

Ledakan di RS Eka Hospital, Ini Kronologi dan Pemicunya

By Redaksi Kamis, 21 Sep 2023
Share
Lapas Tangerang
Ilustrasi kebakaran.

Tangerang, Slentingan.com – Tim Gegana meluncur ke lokasi ledakan yang diduga terjadi di Rumah Sakit Eka Hospital, BSD Tangerang Selatan, Kamis (21/9/2023).

Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong, Iptu Dovie Eudy berujar, tim gegana masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu ruangan.

“Dari kepolisian langkah yang dilakukan masih memanggil labfor (laboratorium forensik) sama Tim Gegana untuk cek olah TKP,” ucap dia.

Sejauh ini, Dovie menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut. Pada saat ledakan terjadi, kata Dovie, petugas keamanan langsung memindahkan pasien yang berada di lantai bawah.

Adapun ledakan itu diketahui terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi. Dovie mengatakan, penyebab sementara ledakan dari keterangan security rumah sakit adalah dari pensuplai listrik alat MRI.

Baca Juga:  Ledakan Bom Mortir di Markas Brimob Surabaya, Kapolda Jatim: 10 Polisi Terluka

“Sementara dari alat UPS pensuplai listrik MRI (magnetic resonance imaging). Itu overheat kemudian timbul percikan api dan meledak,” ucap dia.

Polisi memastikan, ledakan di RS Eka Hospital, BSD Tangerang Selatan, Kamis (21/9/2023) bersumber dari instalasi suplai listrik.

“Berdasarkan penyelidikan awal, (ledakan) dari alat suplai listrik (untuk) MRI,” ujar Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Dovie Eudy.

Diduga alat penyuplai listrik untuk peralatan rumah sakit itu mengalami overheat.

Meski demikian, Dovi belum bisa memaparkan kronologi ledakan, termasuk di ruangan mana tepatnya ledakan itu terjadi.

Ia mengatakan, pihaknya akan menyampaikan informasi selengkapnya setelah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tetapi, informasi umumnya adalah, ledakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Sesaat setelah ledakan, pasien diungsikan ke tempat aman untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Baca Juga:  Ledakan Bom Mortir di Markas Brimob Surabaya, Kapolda Jatim: 10 Polisi Terluka

“Korban jiwa tidak ada. Ketika ledakan muncul, semua pasien diungsikan,” ujar Dovie.

Olah TKP sendiri dilakukan oleh tim dari Gegana.

Kronologi Ledakan

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kronologi ledakan di RS Eka Hospital BSD Tangerang Selatan, Kamis (21/9/2023) adalah sebagai berikut:

Pukul 05.00 WIB, terjadi ledakan di salah satu ruangan di RS Eka Hospital.
Ledakan diduga berasal dari alat penyuplai listrik untuk alat MRI.
Ledakan menyebabkan percikan api dan asap.
Petugas keamanan langsung mengevakuasi pasien yang berada di lantai bawah.
Tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut.

Penyebab Ledakan

Penyebab ledakan di RS Eka Hospital BSD Tangerang Selatan, Kamis (21/9/2023) masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara ledakan berasal dari alat penyuplai listrik untuk alat MRI yang mengalami overheat.(HUM/BAD)

Baca Juga:  Ledakan Bom Mortir di Markas Brimob Surabaya, Kapolda Jatim: 10 Polisi Terluka
TAGGED: ledakan
Redaksi Kamis, 21 Sep 2023 Kamis, 21 Sep 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?