By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Elektabilitas Partai di Dapil Neraka Jatim Menurut The Republic Institute
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Elektabilitas Partai di Dapil Neraka Jatim Menurut The Republic Institute

By Redaktur Sabtu, 27 Jan 2024
Share
The Republic Institute merilis elektabilitas partai politik di Dapil Jawa Timur I.

SURABAYA, Slentingan.com – The Republic Institute baru saja mengumumkan hasil survei mengenai elektabilitas partai politik di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I, yang mencakup Surabaya dan Sidoarjo. Meskipun PDI-P masih memimpin, elektabilitasnya mengalami penurunan.

Menurut Peneliti Utama The Republic Institute, Sufyanto, Dapil Jatim I dikenal sebagai dapil neraka dan kandang banteng. Meskipun PDI-P masih unggul, dominasinya sedikit berkurang.

“PDI-P masih memimpin di Dapil Jatim I, namun tidak sekuat pada Pileg 2019,” kata Sufyanto, pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Sufyanto menjelaskan bahwa pada Pileg 2019, PDI-P memperoleh hampir 30 persen suara. Namun, menjelang Pileg 2019, elektabilitas PDI-P turun menjadi 23,9 persen. Prediksi juga menunjukkan bahwa kursi PDI-P di DPR RI dari Dapil Jatim I kemungkinan akan berkurang.

Baca Juga:  10 Partai Politik Kembalikan Berkas

“Pada 2019, PDI-P memperoleh 3 kursi DPR RI dari Dapil Jatim I. Namun, prediksi saat ini menunjukkan bahwa pada 2024, PDI-P hanya akan memperoleh 2 kursi,” ujarnya.

Partai yang mendekati PDI-P di Dapil Jatim I adalah PKB, dengan elektabilitas 17,8 persen. PKB diprediksi akan kembali memperoleh dua kursi DPR RI dari Dapil Jatim I.

“PKB berpotensi meraih dua kursi kembali. Selain PKB, ada Gerindra dan Golkar yang diprediksi akan memperoleh 1 kursi DPR RI dari Dapil Jatim I,” tambahnya.

Sufyanto juga memperkirakan bahwa NasDem memiliki potensi untuk mencapai hasil yang signifikan di Dapil Jatim DPR RI.

“NasDem berpeluang untuk meraih suara yang signifikan. PAN harus waspada untuk mempertahankan kursinya. Sementara PKS dan Demokrat relatif stabil, serta PSI bisa memberikan kejutan,” kata Sufyanto.

Baca Juga:  Pilpres 2024: Dukungan Pasangan Prabowo-Gibran Meningkat, Potensi Menang Semakin Menguat

Survei The Republic Institute dilakukan di Surabaya dan Sidoarjo dengan melibatkan 2.001 responden. Margin of error dari survei ini adalah sekitar 2,19 persen. Survei dilakukan pada 1-8 Januari 2024.

Berikut adalah elektabilitas partai politik di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo):

PDI-P: 23,9 persen
PKB: 17,8 persen
Gerindra: 13,3 persen
Golkar: 13,1 persen
Demokrat: 6,1 persen
NasDem: 5,6 persen
PKS: 5,3 persen
PAN: 5,0 persen
PSI: 3,1 persen
PPP: 1,3 persen
Ummat: 0,4 persen
Perindo: 0,3 persen
PKN: 0,3 persen
Buruh: 0,2 persen
Garuda: 0,2 persen
Gelora: 0,2 persen
Hanura: 0,1 persen
PBB: 0,1 persen
Tidak tahu/tidak menjawab: 4,3 persen. (cak/raz)

TAGGED: #Partai Politik, Daerah Pemilihan, Dapil Jawa Timur I, elektabilitas, Peneliti Utama The Republic Institute, Sufyanto, Surabaya Sidoarjo, survei, The Republic Institute
Redaktur Sabtu, 27 Jan 2024 Sabtu, 27 Jan 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?