By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Alat Kelengkapan Dewan Belum Terbentuk, Komisi C dan D DPRD Surabaya Diincar 
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Politik

Alat Kelengkapan Dewan Belum Terbentuk, Komisi C dan D DPRD Surabaya Diincar 

By Admin Selasa, 17 Sep 2024
Share
Pimpinan dewan sementara Adi Sutarwijono (kiri) dan Bahtiyar Rifai.
Pimpinan dewan sementara Adi Sutarwijono (kiri) dan Bahtiyar Rifai.

SURABAYA, Slentingan.com – Pascapelantikan 50 anggota DPRD Surabaya periode 2024-2029, unsur pimpinan DPRD masih belum juga terbentuk. Dengan belum adanya komposisi alat kelengkapan dewan (AKD), mereka belum mulai menjalankan fungsi legislasi.

Saat ini, dinamika penunjukkan pimpinan DPRD Surabaya masih menyisakan PDI Perjuangan (PDI-P) sebagai partai politik (parpol) pemenang. Gerindra, PKB dan Golkar sudah menentukan sosok siapa yang mengisi kursi wakil ketua.

Informasi yang beredar, belum tentu Adi Sutarwijono yang kembali memegang kendali. Muncul nama Baktiono dan Tri Didik Adiono sebagai calon ketua dewan.

“Kita tunggu saja, semua masih berproses. Tunggu saja rekom DPP PDIP untuk ketua dewan. Kami yakin yang terbaik,” kata Adi Sutarwjono, Selasa, 17 September 2024.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim Piatu

Di tengah ketidakpastian pelantikan pimpinan DPRD Surabaya, anggota dewan lainnya disibukkan dengan berebut kursi komisi. Setidaknya ada dua komisi strategis yang jadi rebutan. Yakni, Komisi C dan Komisi D.

“Kalau komisi yang strategis itu ada di Komisi D. Keuntungannya bisa dekat sama konstituen, sehingga potensi kembali jadi dewan itu besar. Sedangkan Komisi C juga jadi incaran. Sebab komisi basah. Artinya bersinggungan dengan program-program yang bernilai fantastis,” ujar salah satu anggota dewan.

Berdasarkan pengamatan, setiap partai pemenang sedang mengincar posisi ketua komisi. Terutama Komisi C dan D. Sedangkan Komisi A dan B dianggap kurang menarik.

Wakil ketua sementara DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai berharap, PDIP bisa segera menentukan sosok yang menjabat sebagai ketua dewan. Dengan begitu pihaknya bisa menggelar pelantikan pimpinan dewan pada akhir bulan.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya Usul Pembatasan Penjualan Miras di RHU

“Iya, tinggal PDIP saja yang belum. Kami berharap bisa sesegera mungkin, supaya bisa segera membahas alat kelengkapan dewan dan kami bisa menjalankan fungsi kedewanan dengan penuh,” kata politisi Gerindra ini.

Selanjutnya, kata Bahtiyar, akan dilakukan pembahasan AKD. Yakni, penentuan komisi, badan musyawarah, badan anggaran, badan kehormatan, dan badan pembentukan perda. HUM/BOY

TAGGED: #GERINDRA, #golkar, #Komisi D DPRD Surabaya, #Partai Politik, #PDI Perjuangan, #PKB, Adi Sutarwijono, AKD, Alat Kelengkapan Dewan, Bahtiyar Rifai, DPRD SURABAYA, Komisi C DPRD Surabaya
Admin Selasa, 17 Sep 2024 Selasa, 17 Sep 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Paguyuban Aksara Jawa Nusantara mengunjungi Kantor Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur di Jalan Gebang Putih Nomor 10, Keputih, Sukolilo, Surabaya, Kamis (15/10/2026).
Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah
Jumat, 16 Okt 2026
Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026
Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.
Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi
Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.
Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI
Senin, 12 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Arisan Meow Rugikan Korban Rp 3,5 Miliar, Mourin Dilaporkan ke Polda Jatim, Transfer Rp 2,725 Miliar Disorot

Festival Ludruk Surabaya 2026 Dorong Regenerasi Seniman dan Pelestarian Budaya

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

Berita Menarik Lainnya:

Paguyuban Aksara Jawa Nusantara mengunjungi Kantor Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur di Jalan Gebang Putih Nomor 10, Keputih, Sukolilo, Surabaya, Kamis (15/10/2026).

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Jumat, 16 Okt 2026
Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Imigrasi mencapai Rp 8,68 triliun atau 101,88 persen dari target pemerintah sepanjang 2026.

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

Rabu, 14 Okt 2026
Achmad Hidayat dan sejumlah kader PDI-P Surabaya menunjukkan KTA Partai Solidaritas Indonesia.

Usai Dipecat PDI-P, Achmad Hidayat Sebut Pengurus DPC Ikut Gabung PSI

Senin, 12 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?