By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Desak Pemkot Digitalisasi Aset Tidur: Jalan Cepat Dongkrak PAD
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

DPRD Surabaya Desak Pemkot Digitalisasi Aset Tidur: Jalan Cepat Dongkrak PAD

Di Temgah Ancaman Pemangkasan TKD

By Redaktur Selasa, 14 Okt 2025
Share
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai,
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, dari Fraksi Gerindra.

SURABAYA, Slentingan.com — Pemerintah Kota Surabaya dihadapkan pada tantangan serius: ancaman pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp730 miliar pada tahun anggaran 2026.

Contents
Optimalisasi Aset, Bukan Lagi WacanaPlatform Digital: Aset Kota dalam Satu KlikKolaborasi Lintas Tingkat PemerintahanTeknologi Sudah Siap, Tinggal EksekusiAset Tak Boleh Menganggur

Dalam menghadapi situasi ini, DPRD Kota Surabaya mendorong langkah strategis dan progresif, salah satunya dengan menghidupkan kembali ribuan aset tidur milik Pemkot melalui digitalisasi aset secara menyeluruh.

Optimalisasi Aset, Bukan Lagi Wacana

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menegaskan bahwa sudah saatnya aset-aset nonproduktif milik Pemkot tidak lagi sekadar menjadi papan nama bertuliskan “Tanah Milik Pemerintah Kota Surabaya”, melainkan benar-benar dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang nyata.

Baca Juga:  Pungutan Retribusi Foto di Balai Pemuda, DPRD Surabaya Minta Disosialisasikan 

“Kita lihat banyak tanah dan bangunan milik Pemkot yang tidak dimanfaatkan. Hanya terpasang plang kepemilikan, tapi tanpa kejelasan fungsi. Padahal, jika dikelola secara profesional, ini bisa jadi mesin ekonomi baru,” ujar Bahtiyar.

Bahtiyar menyarankan agar Pemkot mulai menyewakan aset-aset idle tersebut kepada pelaku usaha mikro dan kecil, seperti warung kopi, laundry, atau usaha rintisan lainnya.

“Ini win-win. Aset menghasilkan PAD, masyarakat mendapat peluang usaha, dan ekonomi lokal berputar,” tambahnya.

Platform Digital: Aset Kota dalam Satu Klik

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bahtiyar mengusulkan pembangunan sebuah platform digital berbasis web yang berfungsi sebagai etalase terbuka seluruh aset milik Pemkot Surabaya.

Melalui platform ini, masyarakat bisa mengakses informasi aset secara transparan, mulai dari lokasi, luas, spesifikasi, hingga nilai sewa berdasarkan hasil appraisal.

Baca Juga:  Komisi A DPRD Surabaya Targetkan 1.000 Aset Tanah Terbit SHM

“Semua harus terdigitalisasi. Difoto, dinilai, dan diunggah ke platform terbuka. Tidak ada lagi ruang bagi permainan atau ketertutupan,” tegasnya.

Melalui sistem ini, proses sewa-menyewa aset akan lebih efisien dan bebas dari praktik perantara. Calon penyewa cukup memilih lokasi, membaca syarat, dan mengajukan secara daring, semuanya transparan dan terukur.

Kolaborasi Lintas Tingkat Pemerintahan

Bahtiyar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BPKAD dan perangkat wilayah, termasuk kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, mereka adalah ujung tombak yang memahami kondisi riil aset di lapangan.

“Kita punya sumber daya manusia di tingkat bawah yang bisa dimanfaatkan untuk mendata aset. Tinggal dibekali pelatihan teknis agar pendataan dan dokumentasi berjalan seragam,” jelasnya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Berharap Pemkot Sosialisasikan Pemblokiran KK sebelum Dilaksanakan

Teknologi Sudah Siap, Tinggal Eksekusi

Dengan rekam jejak Pemkot Surabaya dalam membangun berbagai sistem layanan digital, seperti Wargaku dan Klampid New Generation — Bahtiyar meyakini digitalisasi aset bukanlah hal yang sulit untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

“Teknologi kita sudah siap. Tinggal political will dan komitmen untuk jalan. Website bisa dibangun cepat, bahkan bisa langsung jalan sambil terus dikembangkan,” ujarnya.

Aset Tak Boleh Menganggur

Gagasan ini bukan sekadar solusi jangka pendek, tapi bisa menjadi fondasi jangka panjang dalam membangun ketahanan fiskal kota.

Aset daerah, yang selama ini diam tak menghasilkan, bisa disulap menjadi motor ekonomi baru bagi Surabaya.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada transfer pusat. Saatnya Surabaya berdiri di atas asetnya sendiri,” pungkas Bahtiyar. HUM/BOY

TAGGED: #GERINDRA, #PAD, #surabaya, Bahtiyar Rifai, Digitalisasi, DPRD SURABAYA, Transfer Keuangan Daerah
Redaktur Selasa, 14 Okt 2025 Selasa, 14 Okt 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol
Sabtu, 29 Nov 2025
DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.
Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula
Sabtu, 29 Nov 2025
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo.
DPRD Surabaya Suntik Anggaran Khusus Pemuda di APBD 2026, Saatnya Kampung Bergerak
Jumat, 28 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.
Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 
Kamis, 27 Nov 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Hadapi Banjir Hoaks, Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Mahasiswa Jadi “Penjaga Kebenaran”

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

DPRD Surabaya Suntik Anggaran Khusus Pemuda di APBD 2026, Saatnya Kampung Bergerak

DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Berita Menarik Lainnya:

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol

Sabtu, 29 Nov 2025
DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo.

DPRD Surabaya Suntik Anggaran Khusus Pemuda di APBD 2026, Saatnya Kampung Bergerak

Jumat, 28 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?