By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Komisi D DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Konsultasi ke Pemerintah Pusat
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Komisi D DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Konsultasi ke Pemerintah Pusat

Surabaya Defisit Guru

By Redaktur Rabu, 12 Nov 2025
Share
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati, dari Fraksi Gerindra.
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati, dari Fraksi Gerindra.

SURABAYA, Slentingan.com —
Komisi D DPRD Surabaya menyoroti serius krisis kekurangan guru di sekolah-sekolah negeri, mulai dari jenjang sekolah tingkat SD hingga SMP.

DPRD Surabaya mendesak Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk segera berkonsultasi dengan pemerintah pusat agar mendapatkan solusi yang konkret, dan cepat.

Sorotan ini mengemuka usai rapat koordinasi Komisi D dengan Forum Koordinasi Profesi Guru (PPG) Prajabatan Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa defisit guru terjadi di hampir seluruh jenjang, termasuk untuk guru pendamping khusus.

Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati, menyatakan bahwa jumlah kekurangan tenaga pendidik di Surabaya mencapai sekitar 1.500 orang. Padahal, terdapat sekitar 800 lulusan PPG Prajabatan yang merupakan fresh graduate dan siap mengisi kekosongan tersebut.

Baca Juga:  Dukungan Pemprov Jatim untuk Liponsos Keputih: Penanganan Warga PPKS Memerlukan Fasilitasi dan Komunikasi

“Surabaya memang kekurangan guru. SD, SMP negeri, termasuk guru pendamping khusus jumlahnya masih jauh dari ideal,” ujar Ajeng.

Ia menegaskan, dari sisi kemampuan fiskal, Pemkot Surabaya sebenarnya mampu membiayai pemenuhan kebutuhan guru dalam jumlah besar. Namun langkah tersebut terhambat oleh regulasi dan sistem pengangkatan guru yang sepenuhnya diatur pemerintah pusat.

“Setiap tahun kami mengajukan penambahan kuota guru, tapi belum mendapat persetujuan. Padahal dari sisi anggaran, kita sangat mampu,” jelas legislator Gerindra itu.

Selain hambatan kuota, Ajeng juga menyoroti masih adanya guru yang belum selesai masa pengabdiannya, meski latar belakang pendidikannya tidak seluruhnya linear. Ia menilai lulusan PPG Prajabatan dapat menjadi solusi cepat apabila aturan pusat memberi ruang lebih fleksibel.

Baca Juga:  Hadapi Banjir Hoaks, Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Mahasiswa Jadi “Penjaga Kebenaran”

Karena itu, Komisi D mendorong Dispendik untuk mengambil langkah proaktif dengan segera berkonsultasi ke kementerian terkait.

“APBD Surabaya tergolong besar dan sangat memungkinkan untuk membiayai kebutuhan guru. Kami mendorong Dispendik segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ada jalan keluar,” tegas Ajeng.

Ia berharap pemerintah pusat dapat membuka ruang kebijakan yang lebih adaptif, sehingga potensi ratusan calon guru yang sudah siap mengajar dapat segera dimanfaatkan.

“SD dan SMP masih kekurangan sekitar 1.500 guru, sementara ada 800 calon guru yang siap mengajar. Harapannya aturan pusat bisa lebih fleksibel agar tidak ada lagi sekolah di Surabaya yang kekurangan tenaga pendidik,” pungkasnya. HUM/BOY


TAGGED: #Dinas Pendidikan, #Dispendik Surabaya, #Partai Gerindra, Ajeng Wirawati, DPRD SURABAYA, Komisi D DPRD, Pemerintah Pusat, Surabaya Defisit Guru, Tenaga Pendidik
Redaktur Sabtu, 15 Nov 2025 Rabu, 12 Nov 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kepala Kantor BPN Sulawesi Tenggara yang baru, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., ORMP memberikan sambutan didampingi istri.
BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati
Senin, 23 Feb 2026
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma
DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga
Rabu, 18 Feb 2026
Dominikus Adi Sutarwijono,
Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam
Rabu, 11 Feb 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada anggota Forkopdensi dalam agenda workshop di hotel Surabaya.
Ratusan Pengungsi Masih Menunggu, Rudenim Surabaya Minta Semua Instansi Turun Tangan
Selasa, 10 Feb 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga

BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati

Berita Menarik Lainnya:

Kepala Kantor BPN Sulawesi Tenggara yang baru, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., ORMP memberikan sambutan didampingi istri.

BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati

Senin, 23 Feb 2026
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma

DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga

Rabu, 18 Feb 2026
Dominikus Adi Sutarwijono,

Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam

Rabu, 11 Feb 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada anggota Forkopdensi dalam agenda workshop di hotel Surabaya.

Ratusan Pengungsi Masih Menunggu, Rudenim Surabaya Minta Semua Instansi Turun Tangan

Selasa, 10 Feb 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?