By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Puluhan Monitor Pengawas Kota Mati, DPRD Surabaya: Jangan Main-main dengan Keamanan Warga
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Puluhan Monitor Pengawas Kota Mati, DPRD Surabaya: Jangan Main-main dengan Keamanan Warga

By Admin Kamis, 20 Nov 2025
Share
Pdt Rio Pattiselanno

SURABAYA, Slentingan.com — Pusat kendali digital kebanggaan Kota Surabaya kembali dipertanyakan fungsinya. Dalam inspeksi terbaru, Komisi A DPRD Surabaya mendapati fakta mencengangkan: 39 monitor di CC Room 112 mati total, membuat puluhan titik vital kota tak lagi memiliki pengawasan visual.

Temuan itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi A, Pdt. Rio Pattiselanno, yang menilai kondisi tersebut bukan sekadar masalah teknis, tetapi kelalaian serius yang dapat mengancam keselamatan warga.

“Ini pusat kendali kota, bukan ruang pajangan. Kalau 39 monitor mati, berarti 39 titik kota gelap tanpa pengawasan. Dan ini terjadi saat Surabaya menghadapi cuaca ekstrem. Sangat berbahaya,” tegas Rio.

Ia menyoroti bahwa Surabaya sedang berada dalam periode rawan bencana hidrometeorologi: banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang. Karena itu, hilangnya pengawasan digital sama saja mengurangi kemampuan kota mendeteksi potensi ancaman secara real time.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Pastikan Warga dapat Layanan Kesehatan Layak, Gandeng Pemkot dan BPJS

“Pengawasan ini menyangkut keselamatan. Ketertiban, keamanan, hingga mitigasi banjir bergantung pada sistem ini. Jangan sampai kota kecolongan hanya karena monitor dibiarkan rusak,” lanjutnya.

Rio mendesak Dinas Kominfo untuk berhenti menunda pekerjaan dan segera melakukan peremajaan total perangkat. Menurutnya, CC Room bukan sekadar ruang penuh layar, melainkan “jantung digital” yang harus selalu siaga.

“Saya minta tindakan cepat, bukan sekadar laporan. CC Room harus kembali berfungsi penuh. Ini jantung layanan digital Pemkot Surabaya, bukan aset yang dibiarkan sekarat,” katanya.

Komisi A menegaskan akan mengawal langsung proses perbaikan untuk memastikan tidak ada lagi celah pengawasan yang bisa membahayakan warga.

Dari sisi mitigasi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, membenarkan adanya kunjungan DPRD.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Curigai Jaringan Usaha UD Sentosa Seal

Ia mengakui bahwa sebagian fungsi visual memang terganggu, namun menekankan bahwa pihaknya masih bisa mendapatkan laporan lapangan melalui jaringan OPD, kecamatan, dan kelurahan.

“Kami tetap dapat update kondisi dari petugas lapangan. Tapi tentu saja visual langsung dari monitor sangat membantu untuk mempercepat respons,” ujar Linda.

Temuan ini sontak memantik pertanyaan besar: bagaimana mungkin kota sebesar Surabaya membiarkan pusat kendali digitalnya bekerja dengan mata yang “setengah buta”?

Dan DPRD memastikan, masalah ini tidak akan dihentikan sampai semua monitor menyala dan seluruh sudut kota kembali benar-benar terpantau. HUM/BOY

TAGGED: BPBD Surabaya, Dinas Kominfo, DPRD SURABAYA, Keamanan Warga, komisi a dprd surabaya, Monitor Pengawas Kota Mati, Pdt Rio Pattiselanno
Admin Minggu, 30 Nov 2025 Kamis, 20 Nov 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?