By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot: Jangan Korbankan Rakyat
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot: Jangan Korbankan Rakyat

Perluasan Bozem Simohilir Picu Penolakan

By Redaktur Jumat, 6 Mar 2026
Share
Suasana hearing di ruang Komisi C DPRD Surabaya menyangkut perluasan bozem.
Suasana hearing di ruang Komisi C DPRD Surabaya menyangkut perluasan bozem.

SURABAYA, Slentingan.com — Rencana Pemerintah Kota Surabaya memperluas kawasan Bozem Simohilir Surabaya untuk mengatasi banjir di wilayah barat kota memicu polemik.

Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi banjir itu justru dikhawatirkan akan menggusur ratusan persil rumah warga di Kelurahan Simomulyo Baru.

Kekhawatiran warga akhirnya memuncak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Surabaya, Kamis, 5 Maret 2026.

Pertemuan berlangsung panas ketika warga mempertanyakan nasib tempat tinggal mereka yang berdiri di atas lahan berstatus izin pemakaian tanah (IPT) atau dikenal sebagai surat ijo milik pemerintah kota.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Hidayat Syah, Kepala Bidang Drainase Adi Gunita, serta Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widyawati.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Josiah Michael melontarkan kritik keras terhadap rencana tersebut. Ia menilai pemerintah kota tidak boleh terburu-buru menggusur warga sebelum memastikan pengelolaan infrastruktur pengendali banjir yang ada sudah optimal.

Baca Juga:  Komisi A DPRD Surabaya: Harus Bermanfaat bagi Warga, Pemasukan PKB dan BBNKB

“Jangan sampai pembangunan justru mengorbankan warga. Kita harus jujur dulu, apakah bozem yang ada sekarang sudah dirawat dengan baik? Kalau tidak dirawat, wajar kalau banjir tetap terjadi,” tegasnya.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia itu juga menyinggung kemungkinan solusi lain yang dinilai belum digarap serius, yakni menagih kewajiban fasilitas umum dan sosial (PSU) dari para pengembang di kawasan hulu.

Menurutnya, jika kewajiban pengembang ditarik dan dimanfaatkan secara maksimal, kebutuhan perluasan bozem bisa ditekan tanpa harus menggusur permukiman warga yang sudah puluhan tahun menetap.

“Kenapa hulunya tidak dimaksimalkan? Kalau PSU pengembang diambil, otomatis tidak perlu mengorbankan warga di hilir. Jangan berlindung di balik status IPT lalu mengabaikan sisi kemanusiaan,” ujarnya tajam.

Dampak sosial dari rencana perluasan ini dinilai sangat besar. Selain rumah tinggal, terdapat pula rumah ibadah dan berbagai aktivitas ekonomi warga yang terancam hilang jika proyek tetap berjalan sesuai rencana.

Baca Juga:  Strategi Penurunan Stunting melalui Pencegahan Pernikahan Dini di Kota Surabaya Jadi Percontohan Nasional

“Banyak warga membeli tanah itu puluhan tahun lalu tanpa pernah membayangkan akan menghadapi situasi seperti ini. Sekarang mereka tiba-tiba diminta angkat kaki,” kata Josiah.

Ia menegaskan, penggusuran harus menjadi opsi terakhir, bukan solusi pertama.

Di sisi lain, Ketua RW 04 Simomulyo Baru Sumargono mengakui warga berada dalam posisi serba sulit.

Pembangunan bozem di sisi barat sebelumnya memang terbukti mampu menekan banjir yang dulu mencapai 80 sentimeter hingga hampir tidak ada. Namun keberhasilan itu kini dibayar mahal oleh warga di sisi timur yang terancam kehilangan tempat tinggal.

“Sosialisasi sudah dua kali dilakukan. Tujuannya memang untuk menyelamatkan wilayah lain dari banjir. Tapi ada satu RT yang hampir seluruh rumahnya berdiri di lahan IPT, sehingga terancam hilang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 78 Pejabat, Pastikan Kursi Diisi Pejabat yang Tepat

Sementara itu, Kabid Drainase DSDABM Surabaya Adi Gunita menjelaskan bahwa proyek perluasan bozem dirancang untuk membangun kolam tampung air terintegrasi yang mampu menahan limpasan air dari wilayah hulu.

Kapasitas tampungan yang direncanakan mencapai 181.180 meter kubik, sehingga diharapkan mampu mereduksi banjir di kawasan hilir Simo dan sekitarnya.

“Kawasan itu memang sudah dipetakan untuk pengembangan kolam tampung guna mengendalikan banjir,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Komisi C DPRD Surabaya berencana melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek. Dewan ingin memastikan kondisi teknis di lapangan sekaligus memetakan ulang kebutuhan lahan agar dampak sosial terhadap warga dapat ditekan semaksimal mungkin.

Bagi DPRD, persoalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini juga menyangkut nasib ratusan warga yang mempertahankan ruang hidupnya di tengah ambisi pembangunan kota. HUM/BOY

TAGGED: DPRD SURABAYA, Komisi C, PEMKOT SURABAYA, Perluasan Bozem, Picu Penolakan Warga, Simohilir
Redaktur Jumat, 6 Mar 2026 Jumat, 6 Mar 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya
INDONESIA HARUS BANGKIT
Minggu, 19 Jul 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, kembali lagi datang menjenguk korban konser musik Denny Caknan di RSUD Soewandhi yang kini sudah mulai membaik.
Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Adalah Prioritas
Jumat, 17 Jul 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!
Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.
Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan
Sabtu, 11 Jul 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, kembali lagi datang menjenguk korban konser musik Denny Caknan di RSUD Soewandhi yang kini sudah mulai membaik.

Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Adalah Prioritas

Jumat, 17 Jul 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!

Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.

Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan

Sabtu, 11 Jul 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?