By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pendidikan

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

By Admin Rabu, 7 Jan 2026
Share
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.

SURABAYA, Slentingan.com — Polemik panas antara Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) akhirnya ditutup dengan kesepakatan damai. Setelah sempat memicu kegaduhan publik, kedua pihak sepakat mengakhiri konflik demi menjaga kondusivitas Kota Pahlawan.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui mediasi terbuka yang digelar di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Selasa (6/1/2026). Dalam forum itu, Armuji menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, sementara Madas memastikan langkah hukum yang sempat ditempuh akan dihentikan.

Ketua Umum Madas, Muhammad Taufik, secara tegas menyatakan menerima permintaan maaf Armuji dan memastikan laporan ke Polda Jawa Timur resmi dicabut.

“Saya menerima permohonan maaf Pak Armuji. Demi kepentingan yang lebih besar, laporan kami cabut. Hari ini kita memilih berdamai dan bergandengan tangan,” tegas Taufik di hadapan awak media.

Baca Juga:  PDIP Surabaya All Out Siap Menangkan Pasangan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji

Taufik menegaskan, keputusan damai diambil bukan karena tekanan, melainkan demi mencegah konflik berkepanjangan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial Surabaya. Ia bahkan secara pribadi menyampaikan permohonan maaf agar polemik benar-benar berhenti.

“InsyaAllah, secara pribadi saya juga menyampaikan permohonan maaf. Kita tidak ingin persoalan ini melebar dan merusak persaudaraan,” ujarnya.

Di sisi lain, Armuji secara terbuka mengakui kekhilafannya atas penyebutan nama Madas dalam pernyataan yang beredar luas dan memicu reaksi publik. Ia menegaskan tidak pernah memiliki niat menyudutkan atau menstigmatisasi organisasi mana pun.

“Saya akui khilaf menyebut nama Madas. Tidak ada niat untuk menuduh atau menstigma. Ini murni kesalahan saya,” kata Armuji.

Baca Juga:  Wawali Armuji Sampaikan 3 Hal saat  Hadiri U20 Mayors Summit

Ia menjelaskan, pernyataan tersebut muncul secara spontan saat menanggapi laporan masyarakat dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang kemudian disiarkan melalui kanal pribadinya. Kesalahan persepsi terhadap simbol yang muncul dalam tayangan video turut memicu kesalahpahaman.

“Saat itu saya mengira simbol yang terlihat adalah logo Madas. Setelah diklarifikasi, ternyata hanya tulisan Gong Xi Fa Cai. Sekali lagi, itu kekhilafan saya,” jelasnya.

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kedua pihak berharap polemik berakhir total dan tidak lagi menyisakan gesekan di masyarakat.

“Surabaya harus tetap aman, rukun, dan kondusif. Itu yang paling utama,” pungkas Armuji. HUM/BOY

TAGGED: #armuji, Madas Sedarah, Madura Asli Sedarah, Muhammad Taufik, Siti Marwiyah, Unitomo Surabaya, Wakil Walikota Surabaya
Admin Rabu, 7 Jan 2026 Rabu, 7 Jan 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.
Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target
Rabu, 31 Des 2025
Komisi A DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas, Pemecatan Oknum Pemkot Diduga Main Judi Online
Minggu, 30 Nov 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.

Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target

Rabu, 31 Des 2025

Komisi A DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas, Pemecatan Oknum Pemkot Diduga Main Judi Online

Minggu, 30 Nov 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?