By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga

Soal Ancaman Penonaktifan Massal BPJS PBI

By Redaktur Rabu, 18 Feb 2026
Share
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma

SURABAYA, Slentingan.com  – Isu penonaktifan massal peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai APBN memicu alarm di DPRD Surabaya. Komisi D mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bergerak cepat agar ribuan warga tak tiba-tiba kehilangan jaminan berobat.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma, menegaskan langkah pertama yang harus dilakukan adalah pendataan total terhadap warga Surabaya yang selama ini tercatat sebagai peserta PBI APBN.

“Dinas Kesehatan harus punya data riil. Berapa warga Surabaya yang ditanggung skema PBI APBN? Siapa saja? Di mana domisilinya? Tanpa data yang jelas, kita akan gagap saat penonaktifan terjadi,” tegas William.

Menurutnya, potensi penonaktifan serentak bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup warga yang menggantungkan pengobatan pada BPJS.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim Piatu

Ia menilai, pemerintah kota tidak boleh menunggu sampai kartu warga benar-benar nonaktif.

Siapkan Skema Pengalihan ke APBD

William juga mendesak Dinkes menyiapkan skenario pengambilalihan pembiayaan iuran melalui APBD dalam kerangka program Universal Health Coverage (UHC) Kota Surabaya.

“Kalau nanti dinonaktifkan dari pusat, Pemkot harus siap ambil alih lewat APBD. Jangan ada jeda. Begitu nonaktif, langsung diaktifkan kembali lewat skema UHC Surabaya,” ujarnya.

Ia mengingatkan, dampak paling fatal akan dirasakan pasien dengan pengobatan jangka panjang seperti kemoterapi, cuci darah, atau terapi penyakit kronis lainnya. Terhentinya kepesertaan meski hanya sementara bisa berujung pada risiko kesehatan serius.

“Jangan sampai warga yang sedang kemoterapi atau cuci darah mendadak tidak bisa berobat karena statusnya nonaktif. Ini bukan sekadar angka anggaran, ini soal nyawa,” tandasnya.

Baca Juga:  144 Penyakit Ditolak Rumah Sakit, BPJS Kesehatan: Cukup Faskes Tingkat Pertama

Komisi D, lanjut William, akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan Dinkes agar langkah antisipatif segera disiapkan. DPRD memastikan tidak boleh ada satu pun warga Surabaya yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan kebijakan pusat. HUM/BOY

TAGGED: #bpjs, #Dinas Kesehatan, #Komisi D, DPRD SURABAYA
Redaktur Rabu, 18 Feb 2026 Rabu, 18 Feb 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Dominikus Adi Sutarwijono,
Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam
Rabu, 11 Feb 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada anggota Forkopdensi dalam agenda workshop di hotel Surabaya.
Ratusan Pengungsi Masih Menunggu, Rudenim Surabaya Minta Semua Instansi Turun Tangan
Selasa, 10 Feb 2026
Suasana Kebun Binatang Surabaya yang masih menjadi jurusan masyarakat sekitar untuk mengisi hari libur bersama keluarga.
Anggaran Disorot, KBS Klaim Pakan Satwa Tetap Aman
Minggu, 8 Feb 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, dari Fraksi PDI Perjuangan.
Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi KBS, DPRD Surabaya: Jangan Sampai Satwa Jadi Korban
Minggu, 8 Feb 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Dominikus Adi Sutarwijono,

Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam

Rabu, 11 Feb 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada anggota Forkopdensi dalam agenda workshop di hotel Surabaya.

Ratusan Pengungsi Masih Menunggu, Rudenim Surabaya Minta Semua Instansi Turun Tangan

Selasa, 10 Feb 2026
Suasana Kebun Binatang Surabaya yang masih menjadi jurusan masyarakat sekitar untuk mengisi hari libur bersama keluarga.

Anggaran Disorot, KBS Klaim Pakan Satwa Tetap Aman

Minggu, 8 Feb 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi KBS, DPRD Surabaya: Jangan Sampai Satwa Jadi Korban

Minggu, 8 Feb 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?