By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

By Admin Senin, 19 Okt 2026
Share
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

SURABAYA, Slentingan.com – Tragedi dugaan perundungan terhadap bocah penyandang disabilitas yang berujung meninggal dunia menjadi tamparan keras bagi semua pihak.

Peristiwa memilukan ini bukan sekadar persoalan di lingkungan anak-anak, melainkan alarm bagi keluarga, sekolah, dan pemerintah untuk lebih serius melindungi anak dari kekerasan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan orang tua agar tidak abai terhadap kehidupan anak. Ia meminta keluarga menjadikan tragedi tersebut sebagai momentum introspeksi, terutama dalam membangun kedekatan dan komunikasi dengan buah hati.

Menurut Eri, keluarga merupakan benteng pertama pembentukan karakter. Ketika komunikasi antara orang tua dan anak renggang, persoalan yang dihadapi anak berisiko luput dari perhatian.

“Kalau kita ingin membangun kota dan negara, semuanya harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus dekat dengan anaknya, tahu bagaimana kesehariannya, mendengarkan ceritanya, dan memberikan pendidikan yang baik. Jangan sampai komunikasi dengan anak justru semakin jauh,” kata Eri, Senin, 19 Oktober 2026.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Surabaya Sentil Layanan Air Wilayah Utara: Baru Lancar Saat Dini Hari, NRW Tembus 38 Persen

Di tengah sorotan terhadap kasus tersebut, Pemkot Surabaya memastikan pendampingan kepada keluarga korban terus berjalan. Pemerintah juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawal penanganan anak yang diduga terlibat.

Eri menyebut, pemeriksaan terhadap anak tersebut masih berlangsung. Karena usianya di bawah 12 tahun, penanganan tidak bisa dilakukan secara serampangan. Kondisi psikologisnya perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Pendampingan tetap kami lakukan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar proses ini bisa ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan. Karena yang bersangkutan masih berusia di bawah 12 tahun, perlu dipastikan terlebih dahulu kondisi psikologisnya melalui pemeriksaan yang sedang berjalan. Setelah hasilnya diketahui, penanganan selanjutnya akan disesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pungutan Retribusi Foto di Balai Pemuda, DPRD Surabaya Minta Disosialisasikan 

Eri menegaskan, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan perkara tersebut. Namun, prinsip perlindungan anak bukan berarti mengabaikan proses hukum. Pemkot dan kepolisian akan terus berkoordinasi agar pendampingan terhadap keluarga korban maupun anak yang diperiksa berjalan sesuai ketentuan.

Lebih jauh, Eri mengingatkan bahwa tanggung jawab orang tua tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi. Anak juga membutuhkan perhatian, kehadiran, dan ruang aman untuk bercerita tanpa takut dihakimi.

“Ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan seluruh orang tua. Mari kita lebih mendekatkan diri kepada anak-anak kita. Pendidikan pertama dimulai dari keluarga, dari bagaimana kita membangun komunikasi, memberikan contoh, dan menanamkan nilai-nilai yang baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perundungan tidak boleh dianggap sebagai kenakalan biasa atau sekadar konflik ant anak. Di balik tindakan yang kerap disepelekan, ada risiko luka psikologis dan dampak serius terhadap keselamatan anak.

Pencegahan perundungan pun tidak cukup hanya dengan imbauan sekolah atau tindakan pemerintah. Keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat harus bergerak bersama.

Yakni untuk membangun budaya yang menghargai perbedaan, menolak kekerasan, serta memastikan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapat perlindungan dan perlakuan yang manusiawi. HUM/BOY

TAGGED: #Eri Cahyadi, Difabel, PEMKOT SURABAYA, Perundungan
Admin Senin, 19 Okt 2026 Senin, 19 Okt 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Petugas imigrasi melakukan pengawasan keimigrasian terhadap para pekerja asing.
17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026
Petugas imigrasi melakukan pengawasan keimigrasian terhadap para pekerja asing.

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?