By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Pemkot Surabaya Tanam 1 Juta Bibit Cabai dan 4 Ribu Bawang Merah
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Pemkot Surabaya Tanam 1 Juta Bibit Cabai dan 4 Ribu Bawang Merah

By Admin Kamis, 26 Jan 2023
Share
Proses Penanaman cabai dan bawang merah.

SURABAYA, Slentingan.com – Demi upaya pencegahan inflasi, pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya gencarkan penanaman 1 juta bibit cabai dan empat ribu bawang merah.

Penanaman cabai dan bawang merah secara simbolis dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irvan Widyanto bersama Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti,

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Dewi Wahyu Wardani serta kelompok tani dan masyarakat pengelola urban farming di lahan Sub Terminal Agrobisnis (STA) Karah, Kamis (26/1/2023).

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan bahwa salah satu langkah untuk menghadapi dan mengendalikan inflasi adalah menanam bibit cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah dan menanam bawang merah di berbagai lokasi di Surabaya. Apalagi, sebentar lagi akan menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya harga-harga merangkak naik.

Baca Juga:  Night Shopping di Pasar Bong Surabaya

“Nah, salah satu cara mengendalikan laju kenaikan harga atau inflasi adalah kita akan menanam 1 juta bibit cabai dan 4 ribu bibit bawang merah. Kita mulai dari STA Karah ini dan serentak di berbagai lokasi se-Surabaya,” kata Antiek seusai menanam bibit cabai dan bawang merah.

Menurutnya, penanaman 1 juta bibit cabai itu ditanam oleh para petani, warga yang mengelola urban farmin dan memanfaatkan pekarangan atau kelompok pembudidaya perkotaan, dan terakhir ditanam di tahura dan lahan BTKD serta perkantoran. Khusus yang ditanam oleh para petani Surabaya sebanyak 938.740 bibit dengan memanfaatkan lahan seluas 23,52 hektar, lalu kelompok pembudidaya perkotaan sebanyak 13.861 bibit di lahan 0,1846 hektar, di lahan tahura dan BTKD serta perkantoran akan ditanam 47.399 bibit.

Baca Juga:  Sidak RSUD Dr. Soewandhi, Wali Kota Eri Cahyadi Ngamuk

Sedangkan penanaman 4 ribu bibit bawang merah mulai ditanam oleh para petani sebanyak 3.710 bibit di lahan 2,65 hektar, dan ditanam pula di lahan tahura dan BTKD sebanyak 175 bibit. Bahkan, bibit bawang merah itu juga akan ditanam di perkantoran DKPP melalui polibag dan media lainnya sebanyak 115 bibit.

“Jadi, kita mulai tanam hari ini dan prediksi kami, cabai dan bawang merah ini akan bisa dipanen ketika bulan Ramadhan hingga Idul Fitri, sehingga kami berharap cabai dan bawang merah harganya bisa stabil saat bulan puasa hingga Idul Fitri,” tegasnya.

Antiek juga menjelaskan alasan memilih menanam cabai dan bawang merah. Sebab, sejumlah bahan pokok inilah yang masuk ke dalam kelompok barang dengan harga volatil yang merupakan penyumbang terbesar inflasi belakangan ini. Bahkan, pemerintah pusat juga terus menggalakkan gerakan menanam bahan pokok ini.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gelar Khitan Massal, Pimpinan DPRD Surabaya Minta Perhatikan Kualitas Pelayanan

“Jadi, inilah program Pemkot Surabaya dan merupakan salah satu intervensi yang dilakukan oleh tim pengendalian inflasi daerah. Semoga dengan cara ini inflasi di Surabaya bisa terkendali,” tegasnya.

Selain menanam cabai dan bawang merah, saat itu pemkot juga menyerahkan bantuan bibit beserta pupuknya kepada kelompok tani yang bergerak di bidang holtikultura dan warga yang menanam di pekarangan rumah. Bahkan, Antiek juga menjelaskan selama ini sudah banyak warga yang meminta bibit langsung ke kantor DKPP.

“Sekali lagi, semoga dengan berbagai upaya ini, kita semua bisa mengendalikan inflasi di Surabaya,” pungkasnya. (GIT/NIK)

TAGGED: #BTKD, #DKPPSurabaya, #pemkotsurabaya, #STA
Admin Kamis, 26 Jan 2023 Kamis, 26 Jan 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto bersama dengan petugas Angkasa Pura dan anggota TNI-AL merilis kejadian pencurian oleh WNA China.
Nyopet di Pesawat, 2 WNA China Diciduk, Diusir dari Indonesia  
Rabu, 4 Feb 2026
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi dari Fraksi Gerindra.
DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Perusakan Cagar Budaya
Selasa, 3 Feb 2026
Ivan Kuncoro, anak pemilik jaringan usaha hiburan malam Rasa Sayang Group.
Anak Bos Hiburan Malam Rasa Sayang Group Diciduk BNN, Diduga Positif Sabu dan Ineks
Selasa, 3 Feb 2026
Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, yang mewakili Wali Kota, hadir dalam rapat patipurna bersama pimpinan DPRD Surabaya.
DPRD Surabaya Kunci Optimalisasi Aset Daerah
Senin, 2 Feb 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

DPRD Surabaya Kunci Optimalisasi Aset Daerah

Anak Bos Hiburan Malam Rasa Sayang Group Diciduk BNN, Diduga Positif Sabu dan Ineks

DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Perusakan Cagar Budaya

Nyopet di Pesawat, 2 WNA China Diciduk, Diusir dari Indonesia  

Berita Menarik Lainnya:

Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto bersama dengan petugas Angkasa Pura dan anggota TNI-AL merilis kejadian pencurian oleh WNA China.

Nyopet di Pesawat, 2 WNA China Diciduk, Diusir dari Indonesia  

Rabu, 4 Feb 2026
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi dari Fraksi Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Perusakan Cagar Budaya

Selasa, 3 Feb 2026
Ivan Kuncoro, anak pemilik jaringan usaha hiburan malam Rasa Sayang Group.

Anak Bos Hiburan Malam Rasa Sayang Group Diciduk BNN, Diduga Positif Sabu dan Ineks

Selasa, 3 Feb 2026
Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, yang mewakili Wali Kota, hadir dalam rapat patipurna bersama pimpinan DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Kunci Optimalisasi Aset Daerah

Senin, 2 Feb 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?