By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Pasar Induk Surabaya Sidotopo Terjamin Keamanan, Pedagang Merasa Senang
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Pasar Induk Surabaya Sidotopo Terjamin Keamanan, Pedagang Merasa Senang

By Admin Senin, 20 Feb 2023
Share
Pedagang semangka di Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) sedang menata dagangannya.

SURABAYA, Slentingan.com – Kehadiran Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) di wilayah Sidoyoso, membuat masyarakat sekitar senang. Pasar buah ini menjadi salah satu alternatif tempat penjualan buah di wilayah Kecamatan Simokerto.

Hal tersebut rupanya, membuat pedagang hortikultura mengaku senang dapat menggelar lapak di Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS). Selain terjamin keamanannya, juga stan yang ditempati belum dipungut biaya. Alias masih gratis.

Seperti yang diungkapkan Munir, pedagang yang menjajakan buah semangka dan melon. Dia merasa lega dapat memperoleh stan di pasar seluas 3,4 hektare itu.

“Kita senang sama pengelola yang ada di sini. Yang pertama di karenakan pasar ini resmi, suratnya lengkap, jadi tidak rawan obrakan. Lalu yang nggak kalah penting, keamanannya terjaga,” terang Munir, Senin (20/02/2023).

Munir nampak melayani pembeli dengan sumringah. Ada tengkulak asal Rungkut yang memborong semangka asal Lumajang miliknya. Satu kuintal diangkut. Tadi pagi pun sudah beres dua kuintal melon.

“Alhamdulillah, belum keluar biaya untuk stan. Saat ini masih gratis. Nggak tahu kapan mulai diberlakukan. Mudah-mudahan nggak tinggi biaya sewanya,” harap Munir, yang berdagang buah sejak 2009 ini.

Munir merupakan pedagang yang memegang teguh berjualan di mana saja bisa asal nyaman. Selama ini, Munir seringkali kejar-kejaran dengan petugas satpol PP. Pasalnya, dia berjualan di tempat yang tak mengantongi izin resmi.

“Semoga di sini ke depannya bisa ramai, pengelola bisa menarik konsumen untuk datang. Kita optimistis pasar induk ini nantinya bakal riuh,” katanya.

Sementara itu, Dirut PT Paskomnas Indonesia Hartono Wignyo mengatakan, saat ini ada sekitar 800 pedagang di PISS. Sedangkan keseluruhan lapak di PISS dapat menampung hingga 1.500 pedagang.

“PISS beroperasi setiap hari selama 24 jam. Ibu-ibu maupun tengkulak bisa berbelanja di sini,” ujarnya.

Selain menyediakan kebutuhan hortikultura, pasar yang terletak di Jalan Sidotopo Lor, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir ini juga menyediakan kebutuhan sembako, bumbu dapur, dan, daging.

Hartono berharap, dengan adanya PISS, kebutuhan pasar di Surabaya dapat terpenuhi. Menurutnya, kebutuhan pasar di Surabaya masih menyentuh sekitar 1.000 ton setiap harinya.

“Pasti mencukupi kebutuhannya, kami melihat tonase saja. Bahkan pemerintah pusat dan pemkot meminta agar kebutuhan minyak dan beras seperti bahan kebutuhan pokok penting itu bisa ditaruh sini, sehingga bisa terpusat dan mengendalikannya gampang,” tandas Hartono. (HUM/CAK)

TAGGED: #Pasar Induk Surabaya Sidotopo, #Paskomnas
Admin Senin, 20 Feb 2023 Senin, 20 Feb 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.
Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang
Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini
Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.
Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga
Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.
Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya
Jumat, 1 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026
Petugas imigrasi di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan keimigrasian meski diterapkan secara WFH setiap hari Jumat.

Jumat WFH, Imigrasi Tetap Ngebut! Hendarsam: Layanan Tak Boleh Kendor Seinci Pun

Jumat, 10 Apr 2026
Brigjenpol Yuldi Yusman

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Kamis, 2 Apr 2026
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, didampingi Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Rahardja dan Kakanim Soekarno-Hatta Galuh Priya Perdhana menggelar konferensi pers.

Imigrasi Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Layanan RI Tak Lagi Kelas Dua

Selasa, 24 Mar 2026

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.

Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini

Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.

Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?