By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Mini Agrowisata DKPP Jadi Destinasi Edukasi Favorit Anak Surabaya
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Ekbis

Mini Agrowisata DKPP Jadi Destinasi Edukasi Favorit Anak Surabaya

By Admin Sabtu, 8 Jul 2023
Share
Anak-anak ini terlihat enjoy memberi makan hewan di lokasi mini agrowisata.

Surabaya – Mini Agrowisata Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, menjadi salah satu destinasi favorit yang banyak dikunjungi masyarakat, khususnya anak-anak. Bahkan, pengunjung yang datang ke Mini Agrowisata dalam sehari bisa mencapai 500 anak.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menyampaikan, bahwa Mini Agrowisata menjadi salah satu media edukasi pertanian, perikanan dan peternakan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD hingga SMP.

“Sekarang yang menarik dengan banyaknya anak-anak PAUD, ibu-ibu PKK dan bunda-bunda PAUD-nya juga tertarik. Karena apa? kami ingin mengenalkan anak-anak sejak dini mulai dari budidaya pertanian, perikanan dan peternakan,” kata Antiek Sugiharti dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir pada Sabtu (8/7/2023).

Melalui destinasi wisata ini, Antiek menyebut, bahwa anak-anak akan dikenalkan beragam jenis agrikultur pertanian. Termasuk pula sejumlah budidaya perikanan dan peternakan yang terdapat di kompleks Mini Agrowisata.

“Mereka (anak-anak) bisa tahu bagaimana cara menanam padi, padi asalnya dari mana. Telur dari mana, mereka bisa tahu telur dari ayam. Kemudian melihat kambing, mereka bisa belajar memberi makan dan juga mencintai pertanian, perikanan dan peternakan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pesta Miras Diobrak Satpol PP, Puluhan Orang Disanksi Sosial Bersihkan Liponsos

Antiek mengungkapkan, bahwa dalam sehari, rerata pengunjung ke Mini Agrowisata bisa mencapai 400 – 500 anak. Untuk hari Senin hingga Jumat, pengunjung dikhususkan grup PAUD, TK, hingga kelompok pelajar sekolah. Nah, supaya pengunjung datangnya tidak berbarengan, pihaknya membagi jadwal menjadi dua kloter per harinya.

“Setiap hari Senin sampai Jumat itu anak-anak kita bagi dua kloter. Biasanya satu kloter antara 100-200 (anak) yang pagi. Kemudian agak siang pukul 10.00 WIB ke atas, kloter ke dua sampai siang. Jadi rata-rata sekitar 400-500 dalam satu hari,” ungkapnya.

Antiek mengungkapkan, bahwa dalam sehari, rerata pengunjung ke Mini Agrowisata bisa mencapai 400 – 500 anak. Untuk hari Senin hingga Jumat, pengunjung dikhususkan grup PAUD, TK, hingga kelompok pelajar sekolah. Nah, supaya pengunjung datangnya tidak berbarengan, pihaknya membagi jadwal menjadi dua kloter per harinya.

“Setiap hari Senin sampai Jumat itu anak-anak kita bagi dua kloter. Biasanya satu kloter antara 100-200 (anak) yang pagi. Kemudian agak siang pukul 10.00 WIB ke atas, kloter ke dua sampai siang. Jadi rata-rata sekitar 400-500 dalam satu hari,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gencarkan Vaksinasi Booster Awal Desember

Sedangkan khusus weekend atau Sabtu dan Minggu, Mini Agrowisata dibuka untuk masyarakat umum. Masyarakat bisa datang ke Mini Agrowisata untuk edukasi melihat berbagai macam budidaya peternakan, perikanan dan pertanian. Kunjungan ke destinasi Mini Agrowisata inipun seluruhnya bersifat gratis.

“Kalau hari Sabtu dan Minggu kita buka untuk umum. Masyarakat bisa datang ke sini untuk edukasi, bisa melihat ikan, melihat ayam, berbagai binatang, termasuk sayur-sayuran,” ujarnya.

Menurut Antiek, anak-anak PAUD atau TK ini tak sekadar diajak tur berkeliling di kompleks Mini Agrowisata. Namun mereka juga diajak belajar bertanam beragam jenis sayuran. Misalnya menanam cabai, sawi dan tomat melalui media tanam hidroponik atau polibag.

“Jadi kita juga ajak untuk ikut menanam, seperti di hidroponik kita ajari mereka caranya menanam dengan gaya anak-anak. Kemudian juga kita ajak memberi makan ikan, ayam, kambing, kura-kura dan sebagainya,” paparnya.

Baca Juga:  Aji Santoso: Laga Persebaya-Persija Pertandingan Berkualitas

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya ini pun mengungkapkan sejumlah spot yang ada di Mini Agrowisata. Mulai dari pertanian, ada aneka jenis tanaman toga dan sayuran, seperti tomat, cabai, padi, kembang kol serta sawi.

Sedangkan pada sektor perikanan, Antiek menyebut, bahwa Mini Agrowisata dilengkapi dengan berbagai jenis budidaya ikan. Mulai dari lele, nila, patin udang, hingga ikan jenis predator.

“Jadi kita juga kenalkan mereka biar tahu, oh ini ada ikan (predator) berbahaya. Sambil kita mengenalkan supaya mereka juga gemar makan ikan, gemar makan sayur, telur dan ayam. Dan itu salah satu program kami,” kata dia.

Selain sektor pertanian dan perikanan, Antiek menambahkan, bahwa Mini Agrowisata juga dilengkapi spot peternakan. Anak-anak yang datang pun akan dikenalkan sejumlah peternakan yang ada di sana.

“Di peternakan kami mengenalkan ada kura-kura, kelinci, ayam dan kambing,” pungkasnya. (*/cak/boy)

TAGGED: #surabaya, Agrowisata, Destinasi Wisata Anak, DKPP
Admin Minggu, 9 Jul 2023 Sabtu, 8 Jul 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?