By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Perubahan Jalur Ujian SIM Lebih Manusiawi
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Nasional

Perubahan Jalur Ujian SIM Lebih Manusiawi

By Redaksi Senin, 7 Agu 2023
Share
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman memantau praktik SIM di Satpas Colombo.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman memantau praktik SIM di Satpas Colombo.

Salatiga – Perubahan ruang ujian praktik SIM C mendapat apresiasi masyarakat. Jalur baru yang menghapus rute zig-zag dan bentuk angka delapan dinilai lebih mudah dan manusiawi.

Mardiyanto, pemohon SIM C mengatakan, dirinya pernah mencoba jalur lama sebanyak dua kali.

“Saya gagal dua kali, baru setelah latihan beberapa kali berhasil dan bisa memeroleh SIM,” ujarnya, Senin (7/8/2023), di Satlantas Polres Salatiga.

“Kalau yang sekarang ini, memang lebih mudah. Untuk tikungan juga lebih lebar, jadi saat melewati bisa lebih percaya diri,” kata Mardiyanto.

Di sisi lain, Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan, adanya perubahan ini dimaksudkan untuk mempermudah para peserta saat melaksanakan ujian praktik.

Baca Juga:  Satlantas Polrestabes Surabaya Hilangkan Uji Praktik SIM Angka 8

“Kami (Korlantas) sudah memberlakukan beberapa revisi terkait ujian praktik SIM, intinya dipermudah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Firman juga mengizinkan Satpas masing-masing Polda untuk melakukan variasi kontur jalan dan rintangan dalam lintasan ujian.

Hal tersebut dilakukan agar kompetensi peserta semakin teruji, dan siap menghadapi situasi jalan yang sesuai dengan area tempat tinggalnya.

“Bukannya kami (Korlantas) bermaksud mengubah standar, intinya supaya betul-betul pemohon SIM ini terampil, mampu menjaga keseimbangan, dan mampu bereaksi menghadapi rintangan,” ucapnya.

Menyesuaikan daerah tiap-tiap Satpas, variasi seperti jalan bergelombang, tanjakan turunan, dan semacamnya masih diperbolehkan, dengan catatan pola lintasan tidak berubah dan dimensinya tetap 30×35 meter persegi.

Baca Juga:  Satlantas Polrestabes Surabaya Hilangkan Uji Praktik SIM Angka 8

“Saya berikan kesempatan pada (Satpas) daerah untuk berinovasi dan menentukan kontur jalan. Kalau di sini (Satpas Polda Metro Jaya) kan landai saja, mungkin di daerah nanti akan ada rintangan tanjakan atau semacamnya,” kata Firman.

Untuk diketahui, ada 5 tantangan utama yang akan dijadikan poin penilaian oleh Penguji, yakni :
– Tes awal berangkat

– Tes mengerem dan berhenti di area yellow box

– Tes U-turn atau putar balik

– Tes berkendara di pola ‘S’

– Tes menghindari halangan dan berhenti

Peserta akan diberikan dua kali kesempatan untuk melakukan ujian praktik. Tidak ada aturan khusus mengenai batas waktu, namun kecepatan rata-rata saat berkendara tidak boleh melebihi 30 kpj.

Baca Juga:  Satlantas Polrestabes Surabaya Hilangkan Uji Praktik SIM Angka 8

Melalui perubahan kurikulum Firman mengharapkan supaya tidak ada lagi aduan dari para peserta, perihal kesulitan saat melakukan ujian SIM C.

“Seharusnya setelah ini, tidak ada lagi yang kesulitan (ujian SIM), karena praktiknya sudah disederhanakan,” kata Firman.(HUM/BAD)

TAGGED: Praktik SIM
Redaksi Senin, 7 Agu 2023 Senin, 7 Agu 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.
Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target
Rabu, 31 Des 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Menarik Lainnya:

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?