By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Imigrasi Indonesia dan Kamboja Sepakati Kerja Sama Pencegahan Perdagangan Orang
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Imigrasi

Imigrasi Indonesia dan Kamboja Sepakati Kerja Sama Pencegahan Perdagangan Orang

By Redaktur Selasa, 20 Mei 2025
Share
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman (kanan), memberikan keterangan pers didampingi Direktur Kepatuhan Internal, Barron Ichsan.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman (kanan), memberikan keterangan pers didampingi Direktur Kepatuhan Internal, Barron Ichsan.

BALI, Memoindonesia.co.id – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Bilateral Kedua (The 2nd Bilateral Meeting) dengan Imigrasi Kerajaan Kamboja yang digelar di Bali, Senin, 19 Mei 2025.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyepakati kerja sama dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta mengatasi berbagai tantangan keimigrasian yang dihadapi oleh kedua negara.

Hadir dalam pertemuan ini antara lain Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman, serta Dirjen Imigrasi Kerajaan Kamboja, Sok Veasna.

Seiring dengan meningkatnya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bepergian ke Kamboja dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia mencatat maraknya kasus WNI yang bekerja secara non-prosedural dan terjerat dalam praktik perjudian daring serta penipuan digital (scamming). Kondisi ini menjadi dasar disepakatinya Letter of Intent (LoI) antara Indonesia dan Kamboja dalam pertemuan kali ini.

Baca Juga:  56 Pejabat Pemasyarakatan Jatim Dilantik, Kakanwil Kadiyono Ajak Tinggalkan Budaya Buruk

Dokumen kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam upaya perlindungan warga negara dari praktik migrasi ilegal. Di dalamnya mencakup kesepakatan kerja sama dalam pertukaran informasi, bantuan teknis, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Untuk memperkuat koordinasi, kedua negara juga menilai perlunya penempatan atase imigrasi Indonesia di Kamboja sebagai bentuk peningkatan kerja sama keimigrasian.

“Sebagai upaya memerangi TPPO, kami akan menunjuk focal point di masing-masing negara, serta mengintensifkan pertukaran informasi keimigrasian dan berbagi praktik terbaik dalam penanganan permasalahan WNI di Kamboja,” jelas Yuldi.

Indonesia secara aktif terlibat dalam pemberantasan penyelundupan manusia melalui strategi komprehensif, baik di forum bilateral, regional, maupun internasional. Langkah signifikan juga telah diambil melalui pengaturan tindak pidana penyelundupan manusia dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang memberikan sanksi tegas kepada pelaku dan fasilitatornya.

Baca Juga:  Inspektur Wilayah III Tinjau Fasilitas Rutan Kelas I Surabaya, Pria Wibawa: Langkah Positif Penghuni dapat Layanan Terbaik

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga berperan dalam pencegahan dari hulu, antara lain melalui penundaan penerbitan paspor atau pelarangan keberangkatan bagi WNI yang terindikasi sebagai pekerja migran non-prosedural.

Tercatat, selama periode Januari hingga April 2025, petugas Imigrasi di bandara dan pelabuhan internasional di seluruh Indonesia telah menunda keberangkatan sekitar 5.000 calon pekerja migran non-prosedural. Sementara itu, sebanyak 303 permohonan paspor juga telah ditunda penerbitannya oleh kantor Imigrasi di seluruh Indonesia.

Tidak hanya di titik perlintasan, Imigrasi juga menginisiasi Program Desa Binaan Imigrasi, yakni program edukasi kepada masyarakat pedesaan – khususnya daerah yang menjadi penyumbang besar PMI – agar memahami pentingnya kelengkapan dokumen saat mengajukan paspor.

Baca Juga:  Pastikan Fasilitas Masjid di Rutan Kelas I Surabaya, Ini Hasilnya

“Kami juga terus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri, khususnya jika diminta memberikan keterangan tidak benar demi memperoleh paspor. Saat ini, ada 185 desa binaan yang kami kelola,” ujar Menteri Agus.

Menutup pertemuan, Agus menyampaikan harapannya atas hasil kerja sama bilateral ini menjadi platform penting untuk memperdalam pemahaman bersama, berbagi pengalaman, serta merumuskan solusi inovatif terhadap isu keimigrasian yang menjadi kepentingan kedua negara.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan langkah-langkah signifikan, terutama dalam perlindungan warga negara dan pemberantasan kejahatan transnasional,” tutup Agus. HUM/CAK 

TAGGED: Barron Ichsan, Direktorat Kepatuhan Internal, Imigrasi Indonesia, Kamboja, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pertemuan Bilateral Kedua, The 2nd Bilateral Meeting, Yuldi Yusman
Redaktur Selasa, 20 Mei 2025 Selasa, 20 Mei 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.
Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target
Rabu, 31 Des 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.

Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target

Rabu, 31 Des 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?