By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Warning Pansel Sekda: Jangan Jadi Ajang Bagi-Bagi Kursi Politik!
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

DPRD Surabaya Warning Pansel Sekda: Jangan Jadi Ajang Bagi-Bagi Kursi Politik!

By Redaktur Sabtu, 28 Jun 2025
Share
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

SURABAYA, Slentingan.com — DPRD Surabaya mengirim sinyal keras kepada panitia seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah (Sekda) agar tidak main-main dalam menjalankan tugas.

Proses pengisian jabatan strategis tersebut dinilai krusial dan harus steril dari segala bentuk intervensi politik. Hal itu disampaikan oleh politisi yang ada di gedung dewan tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, secara tegas menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal ketat jalannya seleksi Sekda, mulai dari pembukaan pendaftaran hingga penetapan nama.

Menurutnya, posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan ujung tombak birokrasi yang akan menentukan arah pelayanan publik di Kota Pahlawan.

“Kami tak ingin posisi Sekda dijadikan rebutan politik. Ini bukan ajang bagi-bagi kekuasaan, tapi seleksi mencari figur terbaik yang bisa membawa birokrasi Surabaya lebih progresif,” ujar Yona, Jumat 27 Junu 2025.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Desak Pemkot Maksimalkan Peran KSH dalam Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi

Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa hanya figur yang profesional, independen, dan punya integritas tinggi yang layak menduduki kursi Sekda.

Ia pun menyebut Sekda sebagai “jantung birokrasi” yang tugasnya bukan hanya mengatur internal pemerintahan, tapi juga menerjemahkan visi-misi Wali Kota secara konkret ke masyarakat.

“Kalau Sekda hanya jadi kepanjangan tangan partai atau kelompok tertentu, habis sudah netralitas birokrasi kita,” tambah Yona.

DPRD Surabaya, khususnya Komisi A, bahkan mengingatkan agar seluruh proses seleksi tidak berhenti pada formalitas administratif. Ia mengajak masyarakat sipil untuk ikut aktif memantau jalannya proses agar tidak ada ruang bagi praktik transaksional dan kompromi politik di balik layar.

“Kami bukan cuma memantau, tapi akan menyorot semua tahapan. Sekda ini soal masa depan Surabaya, jangan diobral demi kepentingan jangka pendek,” tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan bahwa proses seleksi Sekda akan mulai bergulir paling lambat pekan depan. Ia menyebut pembentukan Pansel yang telah disetujui oleh Kemendagri dan Pemprov Jatim sebagai langkah awal menuju proses yang transparan dan akuntabel.

Tak hanya itu, Eri juga merancang terobosan dengan menyiarkan langsung jalannya seleksi melalui kanal YouTube resmi Pemerintah Kota Surabaya.

“Kita buka seluas-luasnya. Semua orang bisa melihat dan menilai. Ini bentuk komitmen kami terhadap keterbukaan,” ujar Eri.

Dengan tensi pengawasan publik yang tinggi, proses seleksi Sekda kali ini bukan hanya akan menjadi ujian bagi pansel, tapi juga cerminan sejauh mana reformasi birokrasi benar-benar berjalan di Surabaya. HUM/BOY

Baca Juga:  Kemenkumham Aceh Timba Ilmu Pelayanan Publik ke Jatim, Puji Pelayanan Terintegritas
TAGGED: komisi a dprd surabaya, Kursi Politik, Pansel Sekda, Pelayanan Publik, Yona Bagus Widyatmoko
Redaktur Sabtu, 28 Jun 2025 Sabtu, 28 Jun 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.
Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target
Rabu, 31 Des 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.

Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target

Rabu, 31 Des 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?