JAKARTA, Slentingan.com – Delegasi Japan Immigration Services Agency (JISA) melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta pada Selasa, 11 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan layanan pemeriksaan keimigrasian yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno–Hatta.
Delegasi meninjau secara langsung proses pemeriksaan keimigrasian terhadap penumpang internasional pada area kedatangan dan keberangkatan.
Peninjauan ini mencakup alur pelayanan di konter pemeriksaan, penggunaan sarana dan prasarana pendukung, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung efektivitas dan kelancaran proses pemeriksaan keimigrasian di bandara dengan mobilitas penumpang yang tinggi.
Selain peninjauan lapangan, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pertukaran informasi antara delegasi JISA dengan jajaran Kantor Imigrasi Soekarno–Hatta serta perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Diskusi tersebut membahas praktik pengelolaan pemeriksaan keimigrasian di bandara internasional, termasuk strategi pengaturan arus penumpang, penerapan sistem pemeriksaan berbasis teknologi, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran pelayanan keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, menyambut langsung delegasi Jepang yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Delegasi terdiri dari Associate Commissioner ISA Kimizuka Hiroshi, Section Chief for International Cooperation Honda Etsuko, serta Immigration Attaché Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Kakeru Fujiyama.
Rombongan juga didampingi oleh perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi serta jajaran Pejabat Manajerial Kantor Imigrasi Soekarno–Hatta.
Galih menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan secara langsung pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Soekarno–Hatta.
Melalui kunjungan ini, delegasi dapat melihat secara langsung proses pemeriksaan keimigrasian terhadap penumpang internasional, termasuk alur pelayanan serta pemanfaatan teknologi yang digunakan di TPI Soekarno–Hatta.
“Kami juga menyambut baik pertukaran pengalaman dan praktik terbaik yang dapat menjadi pembelajaran bersama dalam meningkatkan kualitas layanan keimigrasian,” ujar Galih.
Dalam kesempatan tersebut, Associate Commissioner of the Immigration Services Agency of Japan (ISA), Kimizuka Hiroshi juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan layanan keimigrasian di Bandara Soekarno–Hatta yang dinilai berjalan tertib dan terkelola dengan baik meskipun menghadapi volume pergerakan penumpang internasional yang tinggi.
“Kami mengapresiasi kesempatan untuk melihat langsung proses pemeriksaan keimigrasian di Bandara Soekarno-Hatta. Sistem otomasi yang diterapkan, termasuk penggunaan autogate di area keberangkatan dan kedatangan, berjalan dengan sangat baik dan menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ungkapnya.
Hal ini juga menjadi referensi bagi kami dalam upaya pengembangan layanan keimigrasian di Jepang dimasa mendatang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan benchmarking Japan Immigration Services Agency ke Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia yang berlangsung pada 9–13 Maret 2026, sebagai upaya memperkuat pertukaran pengalaman serta praktik terbaik dalam penyelenggaraan fungsi keimigrasian.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang keimigrasian dapat semakin erat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan keimigrasian yang adaptif terhadap dinamika mobilitas internasional. HUM/BOY
