By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Dispendik Minta Maaf Soal Wali Murid Terbebani Rekor MURI Tari Remo
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Dispendik Minta Maaf Soal Wali Murid Terbebani Rekor MURI Tari Remo

By Admin Jumat, 16 Des 2022
Share
Kepala Dinas Pendidikan Yusuf Masruh dalam prescon.

SURABAYA, Slentingan.com – Dinas Pendidikan (dispendik) Surabaya menyampaikan permohonan maaf. Hal ini menyusul gelombang protes dari wali murid yang merasa terbebani dengan adanya rencana kegiatan pemecahan rekor Muri menari remo massal oleh 65.000 pelajar se-Surabaya.

Pasalnya, beberapa waktu yang lalu wali murid harus bersusah payah mencari perlengkapan atau aksesoris yang dibutuhkan. Seperti udeng, sampur, hingga gongseng. Tak hanya itu, wali murid bahkan harus merogoh kocek yang tak sedikit hanya untuk memenuhi agenda besar pemkot tersebut.

“Saya memohon maaf kepada orang tua siswa, makanya kemarin sudah saya evaluasi terkait mekanisme dan teknisnya sebelum hari pelaksanaan, sehingga mana yang menjadi kendala itu nanti tidak lagi menyulitkan orang tua siswa,” kata Yusuf Masruh usai menghelat press conference (prescon), Kamis (15/12).

Baca Juga:  Tergiur Cuan 30 Persen, Korban Arisan Bodong di Surabaya Kocar-kacir, Wawali Armuji Sidak Lokasi

Dispendik memastikan, melalui surat edaran yang telah dikeluarkan pada 14 Desember 2022, kebutuhan menari bagi para partisipan tak lagi harus selayaknya penari remo. Namun bisa diantisipasi dengan perlengkapan yang ada. Dia menganjurkan partisipan untuk berkreasi.

“Kita sudah mengevaluasi dengan mengeluarkan surat edaran. Jadi tidak harus pakai gongseng, udeng juga gitu, tetapi kita bisa mengkreasi. Seperti misalnya, udeng pakai hasduk, lalu selendang bisa dengan warna yang lain,” kata Yusuf.

Rencananya, pemecahan rekor Muri menari remo massal itu dihelat Minggu (18/12) mendatang. Total ada sebanyak 65.000 pelajar yang terlibat. Di antaranya berasal dari pelajar SD & SMP, baik negeri maupun swasta, serta dari sanggar senam di Surabaya.

Baca Juga:  Baznas Sharing Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Surabaya

Yusuf mengatakan, tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini yakni, untuk mengajak generasi muda menanamkan nilai-nilai budaya, mengenalkan tempat-tempat bersejarah, dan mengasah karakter sekaligus motorik anak.

“Karena itu, nanti lokasinya akan berlangsung di tempat bersejarah dan cagar budaya. Ada 10 titik. Mobilisasi siswa kita batasi, sisanya nanti di sekolah masing-masing,” jelas Yusuf.

10 titik itu di antaranya, Jembatan Suroboyo sebagai panggung utama, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Balai Kota, Alun-alun Surabaya, Jembatan Merah, Jembatan Sawunggaling, Taman Bungkul, Taman Apsari, dan Taman 10 Nopember.

“Rekor Muri yang ditekankan bukan ke jumlah peserta, tetapi lebih ke rekor Muri unik karena kita menari di tempat-tempat bersejarah dan cagar budaya,” tandasnya.

Baca Juga:  5 SMPN Baru Mangkrak, DPRD Surabaya Semprot Pemkot: PPDB 2026/2027 Terancam Gagal

Terakhir, Dispendik Surabaya melayangkan apresiasi kepada seluruh siswa dan wali murid yang telah antusias dalam pemecahan rekor Muri kali ini. Bagi Yusuf, ini menjadi satu upaya gotong royong dan kekompakan bersama untuk semakin mencintai Kota Pahlawan dengan ragam budayanya. (GIT/CAK)

TAGGED: #Dispendik Surabaya, #Rekor MURI Tari Remo, PEMKOT SURABAYA
Admin Jumat, 16 Des 2022 Jumat, 16 Des 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik
Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya
Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.
Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu
Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.
Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka
Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.
KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah
Jumat, 25 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

BERITA POPULER

13 Tahun Tak Berhenti di Laboratorium, Riset Farmasi UNAIR Menjelma Empat Kosmetik Berizin BPOM

Kantah Jombang Tegaskan Legalitas Fasum, Kakantah Wawas Dorong Tertib Aset Perumahan

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Status Kader Tetap Melekat

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik

Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya

Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.

Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu

Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.

Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka

Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?