By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Telur dan Daun Kelor Jadi Alternatif Program Makan Bergizi Gratis, Susu Tidak Wajib
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Telur dan Daun Kelor Jadi Alternatif Program Makan Bergizi Gratis, Susu Tidak Wajib

By Admin Minggu, 29 Des 2024
Share
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan daun kelor dan telur ayam menjadi opsi bahan makanan pengganti susu pada program makan bergizi gratis.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan daun kelor dan telur ayam menjadi opsi bahan makanan pengganti susu pada program makan bergizi gratis.

JAKARTA, Slentingan.com – Telur ayam dan daun kelor akan menjadi alternatif pengganti susu dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang akan dimulai pada 6 Januari 2024.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Menurutnya, tidak semua peserta program ini akan menerima susu sebagai bagian dari menu mereka dalam sajian MBG.

Program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini akan memprioritaskan distribusi susu di daerah-daerah sentra peternakan sapi perah.

“Susu akan diberikan di daerah-daerah yang memang merupakan sentra peternakan. Di luar daerah peternakan, susu tidak perlu dipaksakan,” ujar Dadan usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) CPP 2025 di Jakarta, Senin, 23 Desember 2024 lalu.

Baca Juga:  Buntut Terima Pendaftaran Prabowo-Gibran, Tiga Mahasiswa Gugat KPU RI

Sebagai alternatif, pemerintah menyediakan telur dan daun kelor untuk memenuhi kebutuhan gizi yang biasanya dipenuhi melalui susu.

Telur ayam, kata Dadan, dapat mencukupi kebutuhan protein, sementara daun kelor kaya akan kalsium yang dibutuhkan anak-anak peserta program.

“Menu susu bisa digantikan dengan telur, sementara kalsium bisa diperoleh dari daun kelor. Di daerah yang sulit dijangkau distribusi susu, tidak perlu dipaksakan. Bisa diganti dengan telur atau daun kelor,” jelasnya.

Namun, Dadan menegaskan bahwa susu tetap akan menjadi bagian dari menu di daerah-daerah yang memiliki peternakan sapi perah yang cukup.

“Di daerah dengan peternakan sapi perah yang mencukupi, susu akan tetap menjadi bagian dari makanan mereka,” sambung Dadan.

Baca Juga:  Prabowo Subianto: Berbeda dengan Politisi lain, Kami Mengkaji Bukan Sekadar Janji

Dadan juga mengungkapkan bahwa program makan bergizi gratis ini ditargetkan akan menjangkau sekitar 3 juta penerima manfaat, dengan pelaksanaan dimulai secara bertahap pada 6 Januari 2025.

“Program ini akan menjangkau 3 juta penerima manfaat. Kami mulai secara bertahap pada 6 Januari 2025,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, Makan Bergizi Gratis, Prabowo Subianto, Susu Tak Wajib, Telur dan Daun Kelor
Admin Minggu, 29 Des 2024 Minggu, 29 Des 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Petugas Imigrasi Surabaya memberikan penjelasan kepada pemohon paspor menyoal jam pelayanan selama Ramadan.
Imigrasi Surabaya Pangkas Jam Layanan Ramadan, Pelayanan Dipastikan Tetap Maksimal
Selasa, 24 Feb 2026
Kepala Kantor BPN Sulawesi Tenggara yang baru, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., ORMP memberikan sambutan didampingi istri.
BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati
Senin, 23 Feb 2026
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma
DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga
Rabu, 18 Feb 2026
Dominikus Adi Sutarwijono,
Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam
Rabu, 11 Feb 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga

BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati

Imigrasi Surabaya Pangkas Jam Layanan Ramadan, Pelayanan Dipastikan Tetap Maksimal

Berita Menarik Lainnya:

Petugas Imigrasi Surabaya memberikan penjelasan kepada pemohon paspor menyoal jam pelayanan selama Ramadan.

Imigrasi Surabaya Pangkas Jam Layanan Ramadan, Pelayanan Dipastikan Tetap Maksimal

Selasa, 24 Feb 2026
Kepala Kantor BPN Sulawesi Tenggara yang baru, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., ORMP memberikan sambutan didampingi istri.

BPN Sultra Ganti Nahkoda, Pelayanan Transparan Jadi Harga Mati

Senin, 23 Feb 2026
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma

DPRD Surabaya Desak Dinas Kesehatan Siaga

Rabu, 18 Feb 2026
Dominikus Adi Sutarwijono,

Ketua DPRD Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Sampaikan Duka Mendalam

Rabu, 11 Feb 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?