GRESIK, Slentingan.com – Langkah awal penuh makna ditunjukkan Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Gresik, Rarif Setiawan, S.ST., M.H., yang resmi menjabat belum lama ini.
Pada Jumat, 11 Juli 2025, ia menyambangi kediaman ulama kharismatik Gresik, Habib Abu Bakar Bin Ali Assegaf, dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memohon restu atas tugas barunya.
Pertemuan hangat yang berlangsung penuh kekeluargaan ini menjadi titik awal sinergi antara BPN Gresik dan para tokoh agama dalam mendorong percepatan legalisasi tanah-tanah wakaf serta rumah ibadah di wilayah Gresik.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ulama punya pengaruh besar dan kami berharap dukungan beliau-beliau dalam mempercepat pelayanan pertanahan, terutama untuk aset wakaf,” ujar Rarif.
Ia menegaskan bahwa tanah-tanah wakaf dan tempat ibadah harus mendapat kepastian hukum agar bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan umat.
Rarif juga berkomitmen membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan para tokoh agama demi memudahkan proses sertifikasi ke depan.
Sementara itu, Habib Abu Bakar memberikan sambutan positif terhadap kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi niat baik BPN Gresik dan berharap langkah ini menjadi awal dari pelayanan agraria yang lebih proaktif dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
“Semoga segala urusan dimudahkan dan tugas yang diemban membawa keberkahan untuk Gresik,” tutur Habib, mendoakan.
Silaturahmi ini bukan hanya penguatan jejaring personal, melainkan simbol bahwa urusan tanah, terutama yang menyangkut kepentingan keumatan harus dikerjakan dengan pendekatan kolaboratif, melibatkan ulama dan masyarakat secara langsung. HUM/BAD