SURABAYA, Slentingan.com – Penggeledahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur tak membuat suplai makanan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) goyah.
Di tengah proses hukum yang berjalan, manajemen memastikan urusan perut penghuni kandang tetap prioritas.
Setiap periode operasional rutin, kebutuhan pakan disebut menyedot anggaran sekitar Rp700 juta. Dana itu dipakai memberi makan seluruh koleksi satwa, dari kelompok herbivora, karnivora, hingga primata.
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menegaskan angka tersebut masih mencukupi dan belum mengganggu ritme pemberian pakan harian.
“Rata-rata sekitar Rp700 juta. Paling tidak cukup, masih bisa, dan tidak mengganggu. Pakan tetap terpenuhi secara rutin,” kata Nurika, Minggu, 8 Februari 2026.
Ia menambahkan, distribusi dilakukan setiap hari dengan takaran sesuai kebutuhan masing-masing satwa. Pemantauan kesehatan pun tetap berjalan lewat tim medis dan para keeper.
Manajemen berharap publik tidak khawatir. Meski badai pemeriksaan bergulir, KBS menegaskan kandang tetap terisi, jadwal makan tidak terpotong, dan kondisi satwa terus diawasi. HUM/BOY
