By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Turun Tangan, Usut Raibnya Rumah Radio Bung Tomo yang Disorot Presiden
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

DPRD Surabaya Turun Tangan, Usut Raibnya Rumah Radio Bung Tomo yang Disorot Presiden

By Admin Jumat, 6 Feb 2026
Share
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

SURABAYA, Slentingan.com – Raibnya Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar kini memasuki babak serius. Setelah Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka mempertanyakan keberadaan situs bersejarah tersebut dalam Rapat Kerja Nasional,

DPRD Surabaya langsung bergerak. Komisi A DPRD Surabaya mengambil alih pengusutan dan menyatakan hilangnya bangunan itu sebagai alarm keras bobolnya pengawasan aset sejarah kota.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat lenyapnya salah satu simbol paling penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

DPRD kini tengah menelusuri secara menyeluruh kronologi hilangnya fisik bangunan yang menjadi titik lahirnya orasi legendaris Bung Tomo.

“Kami langsung menindaklanjuti atensi Presiden. Informasi awal yang kami peroleh, sejak 2016 Rumah Radio Bung Tomo tidak lagi berada dalam penguasaan Pemkot Surabaya, melainkan pihak lain, hingga akhirnya hilang atau dimusnahkan. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Yona, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga:  Usai Dilantik Wali Kota, Ketua Forkom LPMK Surabaya Siap Bawa Organisasi Lebih Baik

Menurutnya, Rumah Radio Bung Tomo bukan sekadar bangunan tua, melainkan lokus sejarah nasional. Dari tempat itulah seruan Bung Tomo membakar semangat perlawanan rakyat Surabaya, yang kemudian dikenang sebagai peristiwa monumental Hari Pahlawan.

“Ironis. Setiap tahun kita memperingati Hari Pahlawan dengan gegap gempita, tapi titik sejarah orasi Bung Tomo yang memicu perlawanan itu justru dibiarkan lenyap tanpa jejak,” ujarnya dengan nada geram.

Komisi A DPRD Surabaya menegaskan bahwa status kepemilikan lahan oleh pihak swasta tidak boleh menjadi tameng pembiaran. Negara, kata Yona, tetap memiliki kewajiban konstitusional melindungi situs bersejarah, bahkan jika harus merebut kembali penguasaan aset tersebut.

“Bangunannya mungkin sudah hilang, tapi lokasinya masih ada. Locus ini harus dilindungi dan diperjuangkan agar kembali menjadi penguasaan negara,” tandasnya.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Surabaya Apresiasi Kepedulian Pemkot dan Pemprov

Untuk membongkar akar persoalan, DPRD akan memanggil dan menelusuri ulang pihak-pihak yang terlibat dalam pembahasan aset tersebut sejak 2016, termasuk soal pengawasan dan dugaan pembiaran pembongkaran. Komisi A juga akan berkoordinasi dengan komisi lain guna memastikan pengusutan berjalan menyeluruh.

Yona menyoroti adanya ketimpangan perlakuan terhadap situs sejarah di Surabaya. Ia membandingkan nasib Rumah Radio Bung Tomo dengan Rumah HOS Tjokroaminoto dan Rumah Kelahiran Bung Karno di Peneleh yang kini terawat dan menjadi destinasi wisata sejarah.

“Kita punya contoh sukses. Artinya bisa. Jangan sampai ada standar ganda dalam penyelamatan cagar budaya. Yang satu dijaga, yang lain dibiarkan hilang,” kecamnya.

DPRD Surabaya memastikan hasil pengusutan ini tidak akan berhenti sebagai catatan internal. Temuan Komisi A akan disampaikan resmi kepada Pemkot Surabaya sebagai bahan evaluasi total, bahkan tidak menutup kemungkinan rekomendasi tegas jika ditemukan unsur keteledoran.

Baca Juga:  Memasuki Musim Penghujan, Ini Harapan Komisi C DPRD Surabaya Terhadap Pemkot Soal Pekerjaan Saluran

“Kalau ada kelalaian, kami akan bicara keras. Ini bukan isu lokal lagi, ini sudah jadi atensi nasional karena menyangkut perhatian langsung Presiden Prabowo,” pungkas Yona. HUM/BOY

TAGGED: Disorot Presiden, DPRD SURABAYA, komisi a dprd surabaya, PEMKOT SURABAYA, Rumah Radio Bung Tomo, Yona Bagus Widyatmoko
Admin Jumat, 6 Feb 2026 Jumat, 6 Feb 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Sejumlah ratusan juta dan perhiasan diduga emas yang diamankan KPK dalam razia di Kanwil BPN Jatim.
Ratusan Juta Uang dan Emas di Kanwil BPN Jatim, Diduga dari Pungli Layanan Pertanahan
Minggu, 27 Sep 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik
Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya
Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.
Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu
Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.
Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka
Jumat, 25 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

BERITA POPULER

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

KPK Sisir Rumah Kerabat Lampri di Nganjuk, Lima Kamar Dibongkar

Berita Menarik Lainnya:

Sejumlah ratusan juta dan perhiasan diduga emas yang diamankan KPK dalam razia di Kanwil BPN Jatim.

Ratusan Juta Uang dan Emas di Kanwil BPN Jatim, Diduga dari Pungli Layanan Pertanahan

Minggu, 27 Sep 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik

Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya

Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.

Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu

Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.

Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka

Jumat, 25 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?