By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Perusakan Cagar Budaya
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Perusakan Cagar Budaya

By Redaktur Selasa, 3 Feb 2026
Share
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi dari Fraksi Gerindra.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi dari Fraksi Gerindra.

SURABAYA, Slentingan.com – Hilangnya bangunan asli Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar 10–12 kembali membuka borok lemahnya perlindungan cagar budaya di Surabaya.

Sentilan Presiden Prabowo Subianto soal lenyapnya situs bersejarah itu langsung direspons DPRD Surabaya dengan nada keras dan tuntutan evaluasi menyeluruh.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak boleh berhenti sebagai penyesalan sejarah semata.

DPRD, kata dia, siap mengambil peran lebih tegas dalam mengawal pelestarian situs-situs bersejarah di Kota Pahlawan, termasuk mendorong penegakan hukum tanpa kompromi.

“Ini bukan sekadar bangunan yang hilang, tapi kegagalan kolektif dalam menjaga identitas dan kehormatan sejarah bangsa. DPRD tidak akan tinggal diam,” ujar Kahfi, Selasa, 4 Februari 2026.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Dorong Pemkot Tinjau Ulang Pengelolaan Parkir TJU di Tahun 2025

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Surabaya itu menilai perhatian Presiden Prabowo harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Menurutnya, sudah saatnya tata kelola cagar budaya dibenahi, bukan hanya di atas kertas, tetapi dalam tindakan nyata.

“Bangsa besar menghormati pahlawannya. Pesan Presiden sangat jelas, dan DPRD Surabaya berkewajiban memastikan amanat itu dijalankan sampai ke level teknis,” tegasnya.

Kahfi menekankan, pelestarian cagar budaya bukan romantisme masa lalu. Keberadaan situs sejarah merupakan investasi karakter dan mental generasi muda agar tidak tercerabut dari akar perjuangan bangsanya.

Seperti diketahui, Rumah Radio Bung Tomo yang berdiri sejak 1935 menjadi saksi penting sejarah perjuangan Surabaya. Dari lokasi itu, Bung Tomo membakar semangat arek-arek Suroboyo melalui siaran Radio Barisan Pemberontakan Republik Indonesia (RBPRI) menjelang pertempuran 10 November 1945.

Baca Juga:  DPRD Ingatkan Pemkot: Awasi Ketat Proyek Rp452 Miliar, Jangan Sampai Jadi SILPA!

Namun ironisnya, meski telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB) melalui SK Wali Kota Nomor 188.45/004/402.1.04/1998, bangunan tersebut justru diratakan pada Mei 2016 setelah berpindah kepemilikan ke pihak swasta, PT Jayanata Kosmetika Prima.

“Sekarang yang ada hanya replika. Bangunan aslinya sudah hilang, dan replika itu jelas tidak merepresentasikan nilai sejarah yang sesungguhnya. Ini preseden buruk,” kata Kahfi.

Ironi tak berhenti di situ. Pada November 2023, muncul dugaan pengaburan sejarah lanjutan setelah nomor alamat 10—yang menjadi identitas kuat rumah Bung Tomo—ikut menghilang dari lokasi.

Padahal, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya secara tegas mengatur sanksi pidana hingga 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar bagi perusak situs cagar budaya. Namun hingga kini, penegakan sanksi dinilai tak kunjung memberikan efek jera.

Baca Juga:  Komisi C DPRD Surabaya Dukung Digitalisasi Parkir demi Kemudahan dan Keamanan Masyarakat

Gugatan class action yang pernah diajukan Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS) pada 2017 menjadi cerminan kekecewaan publik yang belum terjawab.

Atas kondisi tersebut, DPRD Surabaya memastikan akan memperketat fungsi pengawasan terhadap dinas terkait, sekaligus mengevaluasi seluruh status dan pengamanan bangunan cagar budaya di Surabaya.

“Kami di DPRD siap menjadi garda terdepan. Jangan sampai tragedi Jalan Mawar terulang. Situs sejarah adalah saksi perjuangan, bukan korban kepentingan sesaat,” pungkas Kahfi. HUM/BOY

TAGGED: Azhar Kahfi, Cagar Budaya, DPRD SURABAYA, Fraksi Gerindra, Komunitas Bambu Runcing Surabaya, Perusakan Cagar Budaya, Rumah Radio Bung Tomo
Redaktur Selasa, 3 Feb 2026 Selasa, 3 Feb 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan keterangan berkaitan dengan perkara tenaga kontrak Pemkot Surabaya meminta seorang wanita untuk aborsi.
Viral Dugaan Minta Pacar Aborsi, Eri Cahyadi Putus Kontrak MC Tio Ferdian: “Kami Pecat, Proses Hukum Jalan”
Rabu, 12 Agu 2026
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari
Soal Dugaan Minta Pacar Aborsi, Belum Ada Laporan Polisi, Korban Diminta Melapor
Rabu, 12 Agu 2026
Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Jawa Timur 2026,
Runner-up Raka Jatim 2026 Viral Diduga Minta Pacar Aborsi, Gelar Terancam Dicabut
Rabu, 12 Agu 2026
Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo (Andreas) memberi semangat pada ratusan pelaku UMKM dan Warga setempat melalui Klinik UMKM Gotong Royong di kawasan Putat Jaya yang dulu dikenal sebagai Lokalisasi Dolly.
Dari Dolly ke Pasar Dunia, Risma dan Andreas Dorong UMKM Putat Jaya Tembus Ekspor
Selasa, 11 Agu 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya: INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

BPOM Surabaya Gagalkan Peredaran 97 Ribu Pil Ilegal, 10 Ribu Pelajar Lolos dari Penyalahgunaan Obat

DPRD Surabaya Kritik Persiapan Porprov 2027, Desak Pemkot Hadirkan Sportainment Berkelas Dunia

DPRD Surabaya Rem Penertiban Aset PT KAI, Tak Digusur Sebelum Status Lahan Terang

Suasana Sunset BBQ dan Panorama 360 Derajat Surabaya Bisa Dinikmati dari Rooftop EXCOTEL

Koki Asal China Coba Kabur, Imigrasi Madiun Bongkar Praktik Overstay dan Kerja Ilegal

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan keterangan berkaitan dengan perkara tenaga kontrak Pemkot Surabaya meminta seorang wanita untuk aborsi.

Viral Dugaan Minta Pacar Aborsi, Eri Cahyadi Putus Kontrak MC Tio Ferdian: “Kami Pecat, Proses Hukum Jalan”

Rabu, 12 Agu 2026
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari

Soal Dugaan Minta Pacar Aborsi, Belum Ada Laporan Polisi, Korban Diminta Melapor

Rabu, 12 Agu 2026
Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Jawa Timur 2026,

Runner-up Raka Jatim 2026 Viral Diduga Minta Pacar Aborsi, Gelar Terancam Dicabut

Rabu, 12 Agu 2026
Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo (Andreas) memberi semangat pada ratusan pelaku UMKM dan Warga setempat melalui Klinik UMKM Gotong Royong di kawasan Putat Jaya yang dulu dikenal sebagai Lokalisasi Dolly.

Dari Dolly ke Pasar Dunia, Risma dan Andreas Dorong UMKM Putat Jaya Tembus Ekspor

Selasa, 11 Agu 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?