By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Dari Keluhan Warga Jadi Program Kota, Arif Fathoni Tegas: Reses Bukan Seremoni, Tapi Amanat Konstitusi
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Dari Keluhan Warga Jadi Program Kota, Arif Fathoni Tegas: Reses Bukan Seremoni, Tapi Amanat Konstitusi

By Admin Kamis, 11 Jun 2026
Share
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni melakukan reses di wilayah daerah pemilihan.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni melakukan reses di wilayah daerah pemilihan.

SURABAYA, Slentingan.com — Di tengah sorotan publik terhadap kegiatan reses anggota legislatif, Pimpinan DPRD Kota Surabaya angkat bicara. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa reses bukan agenda formalitas apalagi seremoni belaka, melainkan kewajiban konstitusional yang tidak boleh diabaikan.

“Reses itu bukan pilihan, tapi perintah undang-undang. Mengabaikannya sama saja mengabaikan suara rakyat,” tegas Fathoni.

Ia menekankan, reses merupakan instrumen utama bagi DPRD untuk menangkap realitas di lapangan, bukan sekadar laporan di atas kertas. Dari forum inilah, keluhan warga diolah menjadi bahan konkret dalam perencanaan pembangunan kota.

Lebih jauh, Fathoni mengingatkan bahwa kegiatan reses dibiayai oleh APBD, sehingga menuntut akuntabilitas penuh. Tidak boleh ada ruang untuk kegiatan yang hanya bersifat simbolik tanpa dampak nyata.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Desak Pengembang Bukit Mas Percepat Pembangunan JLLB

“Setiap rupiah dari APBD harus bisa dipertanggungjawabkan. Reses adalah bentuk tanggung jawab hukum sekaligus moral kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 50 anggota DPRD Surabaya pun turun langsung ke dapil masing-masing. Hasilnya konsisten: persoalan dasar masih mendominasi. Infrastruktur lingkungan menjadi keluhan paling nyata, mulai dari paving jalan kampung, drainase yang tak optimal, hingga minimnya penerangan jalan umum.

“Masalahnya masih klasik, tapi krusial. Infrastruktur dasar ini menyangkut langsung kualitas hidup warga,” jelasnya.

Tak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi sorotan tajam. Keterbatasan akses sekolah negeri hingga kebutuhan pembangunan unit sekolah baru terus disuarakan masyarakat.

Fathoni menegaskan, banyak kebijakan pembangunan sekolah negeri di Surabaya sejatinya lahir dari aspirasi warga yang disampaikan melalui reses.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya: Libatkan Guru Secara Aktif dalam Pelaksanaan dan Pengawasan Program MBG!

“Pembangunan SD dan SMP negeri di wilayah yang belum terjangkau itu bukan tiba-tiba ada. Itu murni hasil perjuangan aspirasi warga yang kami kawal,” tegas politisi Golkar tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia juga meluruskan persepsi keliru soal pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Ia menegaskan, Pokir bukan jatah proyek apalagi ‘anggaran pribadi’ anggota dewan.

“Pokir itu bukan milik DPRD. Itu milik rakyat. Kami hanya mengawal dan memastikan aspirasi itu masuk dalam sistem perencanaan,” tegasnya lugas.

Seluruh aspirasi yang dihimpun, lanjutnya, diproses melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), diverifikasi, diselaraskan dengan prioritas pembangunan kota, hingga dibahas bersama Pemkot dalam Badan Anggaran.

Bagi DPRD Surabaya, transparansi adalah harga mati. Hasil reses wajib disampaikan kembali kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran sekaligus akuntabilitas politik.

Baca Juga:  Pilkada Serentak 2024, DPRD Surabaya Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih 

“Kami menggunakan uang rakyat. Maka rakyat berhak tahu apa yang kami perjuangkan dan sejauh mana hasilnya,” ujar Fathoni.

Lebih dari sekadar proyek fisik, hasil reses juga menjadi bahan utama dalam tiga fungsi DPRD: penganggaran, pengawasan, dan pembentukan peraturan daerah. Tak sedikit perda inisiatif yang lahir dari persoalan riil yang ditemukan di lapangan.

Di akhir, Fathoni menegaskan, reses adalah titik temu antara suara rakyat dan kebijakan pemerintah.

“Reses adalah jembatan. Dari sana kami mendengar, memahami, lalu memperjuangkan agar kebutuhan warga benar-benar menjadi arah pembangunan Surabaya,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: #Arif Fathoni, Amanat Konstitusi, Program Kota, Reses Bukan Seremoni
Admin Kamis, 11 Jun 2026 Kamis, 11 Jun 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jatim Novianto Sulastono bersama Kakanim Tanjung Perak Henry Wibowo menggelar jumpa pers.
Kedok Investasi, Ujungnya Mengajar Ilegal: Imigrasi Jatim Bongkar Modus Licik WN China di Surabaya
Kamis, 11 Jun 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama istri di hari ulangtahun Kota Surabaya Ke-733 di Balai Kota.
PR Menumpuk di Surabaya, Armuji: Dikritik Warga Itu Vitamin, Jangan Baper
Senin, 1 Jun 2026
Teks foto:Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo,
Aturan KTR Sasar Rokok Elektrik, DPRD Surabaya Desak Pemkot Hadirkan Solusi Nyata
Sabtu, 30 Mei 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.
Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,
Jumat, 29 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026
Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026
Petugas imigrasi di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan keimigrasian meski diterapkan secara WFH setiap hari Jumat.

Jumat WFH, Imigrasi Tetap Ngebut! Hendarsam: Layanan Tak Boleh Kendor Seinci Pun

Jumat, 10 Apr 2026

BERITA POPULER

Kedok Investasi, Ujungnya Mengajar Ilegal: Imigrasi Jatim Bongkar Modus Licik WN China di Surabaya

Berita Menarik Lainnya:

Kakanwil Ditjen Imigrasi Jatim Novianto Sulastono bersama Kakanim Tanjung Perak Henry Wibowo menggelar jumpa pers.

Kedok Investasi, Ujungnya Mengajar Ilegal: Imigrasi Jatim Bongkar Modus Licik WN China di Surabaya

Kamis, 11 Jun 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama istri di hari ulangtahun Kota Surabaya Ke-733 di Balai Kota.

PR Menumpuk di Surabaya, Armuji: Dikritik Warga Itu Vitamin, Jangan Baper

Senin, 1 Jun 2026
Teks foto:Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo,

Aturan KTR Sasar Rokok Elektrik, DPRD Surabaya Desak Pemkot Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?