By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 400 “Mata Digital” Dikerahkan, Imigrasi Surabaya Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Imigrasi

400 “Mata Digital” Dikerahkan, Imigrasi Surabaya Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA

By Admin Jumat, 12 Jun 2026
Share
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, membuka kegiatan sosialisasi APOA di salah satu hotel di Surabaya.
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, membuka kegiatan sosialisasi APOA di salah satu hotel di Surabaya.

SURABAYA, Slentingan.com – Pengawasan orang asing di Jawa Timur kini tak lagi hanya mengandalkan aparat. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mengerahkan sedikitnya 400 “mata digital” melalui optimalisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), sebuah sistem pelaporan real-time yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat.

Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi bertajuk “Kenali, Laporkan, Awasi” yang digelar di Hotel Mercure Surabaya. Sebanyak 164 peserta ambil bagian, terdiri dari pengelola hotel, apartemen, rumah kost, homestay, hingga perwakilan perusahaan dan lembaga pendidikan. Kegiatan berlangsung secara hybrid, memadukan kehadiran langsung dan daring.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, menegaskan bahwa lonjakan mobilitas warga negara asing menuntut sistem pengawasan yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Libatkan Desa untuk Cegah PMI Nonprosedural

“APOA bukan sekadar kewajiban administratif. Ini adalah bentuk keterlibatan nyata masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” tegasnya.

Saat ini, ratusan akun APOA aktif telah tersebar di wilayah kerja Imigrasi Surabaya yang meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Kota Mojokerto. Mereka menjadi garda depan dalam memberikan informasi cepat terkait keberadaan orang asing di lingkungan masing-masing.

Dalam pemaparannya, Analis Keimigrasian Ahli Madya A. Anton Purnomo Hadi menjelaskan bahwa APOA dirancang sebagai platform resmi Direktorat Jenderal Imigrasi yang memungkinkan pelaporan dilakukan secara cepat, mudah, dan real time.

Tak hanya itu, peserta juga diingatkan soal kewajiban hukum. Mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, pemilik atau pengelola penginapan wajib melaporkan keberadaan orang asing. Pelanggaran terhadap kewajiban ini dapat berujung pada pidana kurungan hingga 3 bulan atau denda maksimal Rp25 juta.

Baca Juga:  Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi sorotan. Hadir sebagai narasumber, Widyarini Sistarukmi Ira dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur menekankan pentingnya data orang asing yang akurat untuk mendukung pengembangan pariwisata dan kebijakan berbasis data.

Sebagai bentuk apresiasi, Imigrasi Surabaya memberikan penghargaan kepada delapan pengelola hunian yang dinilai paling aktif dan disiplin dalam pelaporan melalui APOA, di antaranya Hotel Majapahit Surabaya, Swiss-Belinn Tunjungan, hingga Apartemen Puncak Marina.

Tak berhenti pada sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan bimbingan teknis dan coaching clinic guna memastikan para pengguna memahami penggunaan APOA secara optimal serta mampu mengatasi kendala teknis di lapangan.

Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Imigrasi Surabaya menegaskan komitmennya membangun sistem pengawasan orang asing yang lebih tajam, akurat, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Tenaga Kerja Asing hingga Pengungsi Puspo Agro Jadi Bahasan Rakor Timpora Sidoarjo

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, bahwa pengawasan bukan hanya tugas negara, melainkan tanggung jawab bersama. HUM/BOY

TAGGED: #Imigrasi Surabaya, Aplikasi Pengawasan Orang Asing, APOA, Dodi Gunawan Ciptadi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Mata Digital, Pengawasan Orang Asing
Admin Jumat, 12 Jun 2026 Jumat, 12 Jun 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.
Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan
Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.
Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali
Rabu, 21 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

477 Reklame Liar Ditertibkan, DPRD Surabaya Soroti Pengawasan dan Target Pajak

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Gandeng BEM, Bahas Narkoba hingga Minuman Keras

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026
Pengunjung yang dinyatakan positif narkoba pasca razia gabungan dikumpulkan dekat pintu masuk THM.

Club Station Basra Disorot, 17 Pengunjungnya Positif Narkoba saat Razia Gabungan

Kamis, 22 Okt 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di rumah dinas.

Armuji Sentil Orang Tua ABH Kasus Kematian ZAA, Jangan Cuma Datang Sekali

Rabu, 21 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?