By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Anies Baswedan Kritik Hukuman Mati untuk Koruptor dan Dorong Pengesahan UU Perampasan Aset
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Anies Baswedan Kritik Hukuman Mati untuk Koruptor dan Dorong Pengesahan UU Perampasan Aset

By Redaktur Minggu, 3 Des 2023
Share
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan.

JAKARTA, Slentingan.com – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menyatakan pandangannya bahwa hukuman mati seharusnya tidak diberikan secara sembarangan kepada koruptor.

Menurutnya, diperlukan sistem hukum yang sempurna agar tidak ada kesalahan dalam menetapkan hukuman. Dalam acara Mukernas MUI ke-3 di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 2 Desember 2023.

“Saya menegaskan, selama sistem penegakan hukum kita belum sempurna, sebaiknya hindari penerapan hukuman mati. Kita tidak dapat memperbaiki kesalahan jika terjadi kekeliruan,” ujar , Anies.

Anies memberikan contoh bahwa jika seorang koruptor telah dihukum mati, namun kemudian ditemukan barang bukti baru yang menunjukkan pelaku sebenarnya adalah orang lain, sulit untuk mengembalikan keputusan tersebut.

“Bagaimana kita akan mengembalikan hak mereka? Itu tidak mungkin. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati karena ada peluang untuk kesalahan,” ujarnya.

Baca Juga:  Program Unggulan Ganjar-Mahfud untuk Fasilitas Kesehatan dan Kesejahteraan Guru Ngaji di Sabang-Merauke

Anies juga mengajukan usulan untuk mengesahkan UU Perampasan Aset bagi koruptor. Menurutnya, hal ini penting karena koruptor sangat takut kehilangan kekayaan mereka.

“Kami melihat perlunya negara segera mengesahkan UU Perampasan Aset. Hukuman berat tidak selalu menyelesaikan masalah karena kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Namun, dengan menggunakan hukuman yang merampas aset, kita dapat menimbulkan rasa takut. Koruptor paling takut kehilangan kekayaan,” paparnya. (cak/raz)

TAGGED: #Anies Baswedan, #Capres, Ancol, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Anies-Cak Imin, Hukuman Mati, Jakarta Utara, Koruptor, Mukernas MUI ke-3, Nomor Urut 1, Pilpres 2024
Redaktur Minggu, 3 Des 2023 Minggu, 3 Des 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?