By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

By Redaktur Rabu, 14 Jan 2026
Share
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

SURABAYA, Slentingan.com – DPRD Kota Surabaya menegaskan bahwa anggaran kepemudaan sebesar Rp5 juta per rukun warga (RW) bukan sekadar program seremonial.

Dana tersebut diarahkan sebagai investasi strategis untuk memperkuat literasi digital pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM dari tingkat kampung.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menilai generasi muda saat ini berada di persimpangan zaman. Di satu sisi, teknologi, terutama kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), membuka peluang besar.

Namun di sisi lain, derasnya arus informasi juga membawa ancaman serius berupa hoaks, manipulasi konten, hingga degradasi nilai kebhinekaan.

“Teknologi itu netral. Bisa menjadi alat pencerahan, tapi juga bisa menghancurkan nalar publik kalau tidak dibarengi literasi. Karena itu, pemuda harus dibekali kemampuan memilah informasi,” ujar legislator yang akrab disapa Mas Toni.

Baca Juga:  Komisi A DPRD Surabaya: Harus Bermanfaat bagi Warga, Pemasukan PKB dan BBNKB

Melalui skema anggaran ini, Pemkot Surabaya mendorong Karang Taruna di setiap RW untuk bertransformasi menjadi garda terdepan literasi digital. Pemuda diharapkan tampil sebagai agen kebenaran, mereka yang mampu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke ruang publik.

Budaya saring sebelum sharing menjadi kata kunci. Dengan pelatihan yang tepat, pemuda bukan hanya menjadi konsumen media sosial, tetapi juga penjaga kualitas informasi di lingkungannya sendiri.

“Kalau di setiap RW ada anak muda yang berani meluruskan hoaks dan menyampaikan fakta, dampaknya akan luar biasa bagi ketahanan sosial kota,” jelasnya.

Mas Toni juga meluruskan persepsi keliru di masyarakat. Anggaran Rp5 juta per RW bukan dana modal usaha yang dibagikan tunai, melainkan difokuskan untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas pemuda.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Berharap Pemkot Sosialisasikan Pemblokiran KK sebelum Dilaksanakan

“Pembinaan itu bukan disuruh buka usaha dengan uang Rp5 juta. Yang kita bangun adalah skill. Anak muda tidak bisa lepas dari gadget, daripada habis untuk judol atau pinjol, lebih baik dipakai untuk produktif,” tegas politisi Fraksi Golkar tersebut.

Fokus utama pelatihan diarahkan pada digital marketing dan digital branding. Dengan keterampilan ini, pemuda diharapkan mampu mendampingi pelaku UMKM di lingkungan RW agar produk lokal bisa naik kelas dan menembus pasar digital.

Model ini menciptakan hubungan saling menguntungkan. Pemuda mendapatkan pengalaman dan keahlian praktis, sementara UMKM memperoleh dukungan promosi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Minimal, setiap RW punya satu-dua pemuda yang paham pemasaran digital dan bisa membantu UMKM setempat. Inilah pemberdayaan yang konkret,” kata Mas Toni.

Baca Juga:  Anggota Komisi C Achmad Nurdjayanto Ingatkan Kriminalitas dan Kecelakaan Berpotensi Meningkat

Agar program tidak berhenti di wacana, DPRD mendorong adanya roadmap pelaksanaan yang jelas dan bertahap. Bulan awal difokuskan pada literasi digital, tahap berikutnya pada penguatan pemasaran UMKM, dan diakhiri dengan evaluasi berbasis kebutuhan wilayah.

Dengan pola ini, anggaran kepemudaan diharapkan benar-benar menghasilkan dampak terukur, bukan sekadar terserap di atas kertas.

Mas Toni menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan visi besar Pemkot Surabaya dalam membangun SDM unggul, adaptif, dan berkarakter. Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, ketahanan mental dan kecakapan digital pemuda menjadi fondasi utama.

“Anak muda hari ini adalah pemimpin Surabaya di masa depan. Tugas pemerintah bukan menggurui, tapi menyiapkan mereka agar siap bersaing dan bertanggung jawab,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: #Arif Fathoni, #UMKM, Dana Pemuda, DPRD SURABAYA
Redaktur Rabu, 14 Jan 2026 Rabu, 14 Jan 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Berita Menarik Lainnya:

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 6 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?