By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Home
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pilihan Redaksi

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

By Admin Rabu, 6 Mei 2026
Share
Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.
Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.

SURABAYA, Slentingan.com – Proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167 tak hanya mengubah wajah kawasan, tapi juga memantik keresahan warga.

Bukan semata soal debu dan bising, melainkan absennya komunikasi yang membuat warga merasa ditinggalkan di tengah dampak proyek. Warga terdampak di kawasan Keputran menilai pengembang seolah “jalan sendiri” tanpa membuka ruang dialog yang layak.

Hingga kini, mereka mengaku belum pernah mendapatkan penjelasan resmi, apalagi kepastian siapa yang bertanggung jawab di lapangan.

Binar Dilitanto, perwakilan warga RT 01 RW 02 Kelurahan Keputran, menegaskan bahwa komunikasi dari pihak proyek nyaris tak terasa.

“Kami ini tinggal tepat di depan proyek, tapi tidak ada komunikasi yang benar-benar dibangun. Harusnya ada mediasi yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Dampak di lapangan pun bukan isapan jempol. Aktivitas proyek disebut telah memicu gangguan lalu lintas, kerusakan jalan, hingga potensi risiko keamanan bagi warga sekitar. Namun ironisnya, ketika masalah muncul, warga justru kebingungan harus mengadu ke siapa.

“Kalau jalan rusak, macet, atau ada gangguan keamanan, itu tanggung jawab siapa? Harusnya ada yang bisa dihubungi dan langsung bertindak,” tegas Binar.

Ketiadaan person in charge (PIC) menjadi sorotan utama. Warga menilai, tanpa sosok penanggung jawab yang jelas, proyek ini berjalan tanpa akuntabilitas di mata masyarakat terdampak.

“Kami butuh PIC yang jelas. Jadi kalau terjadi sesuatu, ada yang bertanggung jawab. Jangan sampai warga dibiarkan menghadapi dampak sendiri,” lanjutnya.

Baca Juga:  Dilanda Isu Banjir dan Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Siap Kawal Aspirasi Warga

Tak hanya soal tanggung jawab, warga juga menuntut kejelasan kompensasi. Mereka tidak meminta berlebihan, namun ingin ada bentuk pertanggungjawaban yang adil dan terukur sesuai dampak nyata yang dirasakan.

Meski sempat memanas, warga masih membuka ruang dialog. Harapan kini bertumpu pada rencana pertemuan antara warga, pihak pengembang, dan pemerintah setempat yang akan dimediasi oleh Kecamatan Tegalsari.

Namun satu pesan sudah disampaikan dengan tegas: pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan warga di sekitarnya.

“Ini belum selesai. Kami masih berharap ada komunikasi yang baik dan solusi yang jelas ke depan,” pungkas Binar. HUM/BOY

TAGGED: Basuki Rahmat Surabaya, DPRD SURABAYA, Komisi C, PEMKOT SURABAYA, Proyek Pembangunan Gedung, PT Wulandaya Cahaya Lestari, Warga Keputran
Admin Rabu, 6 Mei 2026 Rabu, 6 Mei 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra (kiri), pada acara sosialisasi pengawasan orang asing.
Imigrasi Kediri Perketat Pengawasan Orang Asing di Empat Daerah
Rabu, 4 Nov 2026
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati
DPRD Surabaya Sentil Dishub, Ganjil-Genap Terancam Bikin Gaduh
Selasa, 3 Nov 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa
Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.
Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi
Sabtu, 24 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

DPRD Surabaya Sentil Dishub, Ganjil-Genap Terancam Bikin Gaduh

Imigrasi Kediri Perketat Pengawasan Orang Asing di Empat Daerah

Berita Menarik Lainnya:

Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra (kiri), pada acara sosialisasi pengawasan orang asing.

Imigrasi Kediri Perketat Pengawasan Orang Asing di Empat Daerah

Rabu, 4 Nov 2026
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati

DPRD Surabaya Sentil Dishub, Ganjil-Genap Terancam Bikin Gaduh

Selasa, 3 Nov 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni

DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Buah Tanjungsari Ditunda, Hindari Gesekan Massa

Sabtu, 24 Okt 2026
Petugas memeriksa dokumen milik FD, WN asal Syuria yang diduga bermaslah dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal.

Diduga Manipulasi Data ITAS Investor, WNA Suriah di Juanda Masuk Detensi

Sabtu, 24 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?