By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

By Redaktur Senin, 4 Mei 2026
Share
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.
Eri Cahyadi, turun langsung menggugah kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.

SURABAYA, Slentingan.com — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Sabtu malam (2/5/2026).

Di hadapan warga, Eri bicara lugas: gotong royong bukan sekadar kata, tapi harus terasa di dapur tetangga sendiri.

“Kampung Pancasila tak boleh berhenti sebagai jargon seremonial,” ujar Eri.

Ia mengingatkan agar bantuan sosial yang dihimpun warga tidak “lari” keluar sebelum kebutuhan di lingkungan terdekat benar-benar terpenuhi.

“Kalau punya rezeki, lihat dulu kanan kiri. Jangan sampai tetangga sendiri masih kesulitan,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Eri juga melempar tantangan langsung kepada Generasi Z Karah. Anak-anak muda diminta berhenti jadi penonton dan mulai masuk ke gelanggang ekonomi. Caranya? Mengambil peran sebagai penyuplai kebutuhan pokok untuk toko kelontong warga.

Baca Juga:  Hore, Indeks Kualitas Udara Surabaya Bagus, Silahkan Bernafas dengan Bebas

Skemanya jelas dan terukur. Gen Z akan mendata kebutuhan rumah tangga setiap bulan, lalu menjadi aktor utama dalam pengadaan barang. Dengan syarat, harga harus mampu bersaing dengan toko modern.

“Anak muda harus berani kulakan. Jangan kalah sama toko besar. Harga harus sama, tapi uangnya berputar di kampung sendiri,” ujarnya.

Untuk mendorong langkah itu, Pemkot Surabaya menyiapkan stimulus modal Rp5 juta per bulan. Bukan sekadar bantuan, tapi “umpan” agar roda ekonomi lokal benar-benar bergerak.

“Kalau dikelola serius, ini bukan kecil. Perputarannya bisa besar,” tambahnya.

Aspirasi warga pun tak luput dari respons. Rencana perbaikan Taman Jangkar disetujui, namun dengan catatan keras: taman itu harus menjadi panggung UMKM warga dan Gen Z Karah, bukan ruang bagi pedagang dari luar.

Baca Juga:  Surabaya Vaganza 2025 Meriahkan HJKS ke-732, Warga Tumpah Ruah di Jalanan

“Taman diperbaiki, tapi harus jadi milik warga sini. Dijaga dan dimanfaatkan,” pesannya tegas.

Di sisi lain, Eri juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM. Usulan pelatihan multimedia disambut positif, dengan harapan anak muda Karah bisa masuk ke industri kreatif dan tidak hanya bergantung pada sektor konvensional. Bahkan, ia mendorong agar setiap kegiatan RW ke depan menggunakan jasa pemuda lokal.

Tak kalah penting, ia “menyentil” kebiasaan warga soal sampah. Menurutnya, sampah bukan sekadar limbah, tapi potensi ekonomi yang sering diabaikan.

“Pisahkan sampah dari sekarang. Plastik itu mahal kalau dikelola. Jangan dibuang begitu saja,” ujarnya.

Sebagai penutup, Eri memberi tenggat tegas kepada jajaran wilayah dan pemuda untuk bergerak cepat. Pendataan harus rampung maksimal dua minggu agar program bisa langsung berjalan.

Baca Juga:  Rp1 Triliun Lebih Disiapkan untuk Berantas Genangan Surabaya, Eri: 200 Titik Jadi Sasaran

Pesannya jelas: Kampung Pancasila bukan sekadar nama. Ia harus hidup, bergerak, dan menghasilkan, dimulai dari warga yang peduli dan anak muda yang berani mengambil peran. HUM/BOY

TAGGED: #Eri Cahyadi, Gen Z Karah, Kampung Pancasila, Motor Ekonomi Warga
Redaktur Senin, 4 Mei 2026 Senin, 4 Mei 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik
Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya
Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.
Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu
Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.
Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka
Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.
KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah
Jumat, 25 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

BERITA POPULER

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

KPK Sisir Rumah Kerabat Lampri di Nganjuk, Lima Kamar Dibongkar

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik

Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya

Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.

Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu

Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.

Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka

Jumat, 25 Sep 2026
Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?