SIDOARJO, Slentingan.com — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya memastikan seluruh proses keimigrasian pada pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M berjalan lancar dan terkendali. Proses tersebut berlangsung di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.
Kloter perdana yang berasal dari memberangkatkan 380 orang, terdiri dari 376 jemaah dan 4 petugas kloter. Mereka diterbangkan menggunakan maskapai dengan nomor penerbangan SV5347 menuju pada pukul 09.30 WIB.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, turun langsung memantau jalannya pemeriksaan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur. Ia menegaskan, kesiapan personel dan sistem menjadi kunci utama kelancaran layanan.
Dalam operasionalnya, Imigrasi Surabaya menggandeng stakeholder, pengelola bandara, pihak maskapai, serta otoritas Imigrasi Arab Saudi melalui skema layanan Makkah Route, yang memungkinkan proses keimigrasian dilakukan lebih awal di tanah air.
Untuk memperkuat pelayanan, Imigrasi Surabaya juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang menangani proses keimigrasian di Embarkasi dan Debarkasi. Satgas ini bekerja berdasarkan surat perintah resmi guna memastikan pelayanan berlangsung cepat, tepat, dan sesuai aturan.
Tak hanya itu, sistem pelayanan juga diperkuat dengan penerapan piket petugas selama 24 jam penuh sepanjang masa operasional haji. Skema ini diterapkan agar layanan tetap berjalan tanpa hambatan, meskipun mobilitas jemaah berlangsung secara bergelombang.
“Komitmen kami adalah memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik. Dengan dukungan personel yang siaga dan sistem kerja yang terorganisir, kami ingin jemaah berangkat dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala,” ujar Agus Winarto.
Sebelumnya, pelepasan kloter pertama dilakukan langsung oleh di Asrama Haji Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik serta disiplin menjalankan seluruh ketentuan selama ibadah di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 44.087 jemaah yang terbagi dalam 116 kloter. Para jemaah tersebut berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Dengan berbagai penguatan layanan yang dilakukan, Imigrasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji melalui pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah. HUM/BOY
