By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Kekerasan Anak Kian Marak, DPRD Surabaya Tantang Pemkot: Kota Layak Anak Jangan Sekadar Slogan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Politik

Kekerasan Anak Kian Marak, DPRD Surabaya Tantang Pemkot: Kota Layak Anak Jangan Sekadar Slogan

By Admin Sabtu, 13 Jun 2026
Share
Anggota Komisi D, DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi’i, memberikan keterangan kepada wartawan.
Anggota Komisi D, DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi’i, memberikan keterangan kepada wartawan.

SURABAYA, Slentingan.com — Rentetan kasus kekerasan terhadap anak yang terus bermunculan di Surabaya kini menjadi tamparan keras bagi pemerintah kota. Predikat “Kota Layak Anak” yang selama ini dibanggakan pun dipertanyakan.

Sorotan tajam datang dari Komisi D DPRD Surabaya. Anggotanya, Imam Syafi’i, menegaskan bahwa berbagai kasus yang viral—mulai dari dugaan eksploitasi anak di tempat usaha spa, aksi pengeroyokan antar-anak, hingga pelecehan seksual, harus dibaca sebagai alarm darurat, bukan sekadar insiden biasa.

“Predikat Kota Layak Anak itu ada konsekuensinya. Pertanyaannya, apakah benar tercermin di kehidupan nyata masyarakat?” tegas Imam, politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.

Ia menilai, status tersebut tidak boleh hanya menjadi kebanggaan simbolik. Apalagi di tengah fakta bahwa kasus kekerasan terhadap anak masih terus muncul ke permukaan.

Baca Juga:  4 Komisi DPRD Surabaya Terbentuk, Ini Susunan Ketua dan Nama Anggotanya

Meski demikian, Imam realistis. Dengan jumlah penduduk Surabaya yang mencapai sekitar 3 juta jiwa, ia mengakui mustahil menihilkan kasus sepenuhnya. Namun, yang menjadi ukuran adalah keseriusan negara dalam menekan angka kekerasan hingga titik paling minimal.

“Kekerasan anak itu seperti fenomena gunung es. Yang terlihat hanya sebagian kecil. Tapi kalau terus bermunculan, ini harus jadi peringatan serius,” ujarnya.

Secara regulasi, Surabaya sebenarnya tidak kekurangan perangkat. Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Perwali terkait perlindungan khusus anak, hingga keberadaan Forum Anak yang dilibatkan dalam Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel), menjadi bukti bahwa sistem sudah dibangun.

Namun bagi DPRD, persoalannya bukan pada ketersediaan aturan, melainkan pada implementasi di lapangan.

Baca Juga:  Komisi D Minta Pemkot Proaktif Perjuangkan Warga Surabaya yang Belum Punya BPJS

“Kalau semua itu hanya jadi formalitas atau gimik saat penilaian, lebih baik tidak usah ada predikat itu. Masyarakat butuh perlindungan nyata, bukan penghargaan,” cetus Imam, mantan jurnalis senior.

Di sisi lain, DPRD tetap mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya melalui DP3APPKB yang telah menyediakan layanan perlindungan dan shelter bagi anak. Namun ia mengingatkan, penanganan harus dilakukan secara adil dan menyeluruh—baik terhadap anak sebagai korban maupun pelaku.

“Anak bisa jadi korban, tapi juga bisa jadi pelaku. Keduanya tetap harus dilindungi karena menyangkut masa depan mereka,” tegasnya.

DPRD pun mendesak Pemkot Surabaya untuk tidak sekadar menjaga citra, tetapi benar-benar memperkuat komitmen dan konsistensi dalam menjalankan perlindungan anak secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Golkar Bagian Tak Terpisahkan yang Selalu Dahulukan Bagaimana Membuat Indonesia Sejahtera

“Jangan sampai program hanya untuk mengejar predikat. Yang dibutuhkan masyarakat adalah rasa aman dan perlindungan yang benar-benar mereka rasakan,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: #Anak Indonesia, #Eksploitasi Anak, #Kasus Anak, #Pelecehan Anak, #Perda Perlindungan Anak, #Stop Kekerasan Anak, DPRD SURABAYA, Nasional Demokrat
Admin Sabtu, 13 Jun 2026 Sabtu, 13 Jun 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, kembali lagi datang menjenguk korban konser musik Denny Caknan di RSUD Soewandhi yang kini sudah mulai membaik.
Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Adalah Prioritas
Jumat, 17 Jul 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!
Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.
Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan
Sabtu, 11 Jul 2026
Imigrasi Tanjung Perak Sikat Pengawasan WNA di Gresik, Gandeng Desa Yosowilangun
Sabtu, 11 Jul 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026
Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026

BERITA POPULER

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!

Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Adalah Prioritas

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, kembali lagi datang menjenguk korban konser musik Denny Caknan di RSUD Soewandhi yang kini sudah mulai membaik.

Di Balik Gemuruh Denny Caknan, Masih Ada Luka yang Belum Sembuh, Armuji: Kesehatan Warga Adalah Prioritas

Jumat, 17 Jul 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Pasang ‘Garis Keras’: MPLS 2026 Larang Perpeloncoan dan Bullying!

Selasa, 14 Jul 2026
Penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat.

Kemnaker dan Bank BJB Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan

Sabtu, 11 Jul 2026

Imigrasi Tanjung Perak Sikat Pengawasan WNA di Gresik, Gandeng Desa Yosowilangun

Sabtu, 11 Jul 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?