By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Bos Restoran Korea Son Ga Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Pegawai Wanita
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Hukum

Bos Restoran Korea Son Ga Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Pegawai Wanita

By Admin Sabtu, 22 Agu 2026
Share
Restoran Korea Son Ga di kawasan HR Muhammad, Surabaya, milik terduga pelaku WN Korea.
Restoran Korea Son Ga di kawasan HR Muhammad, Surabaya, milik terduga pelaku WN Korea.

SURABAYA, Slentingan.com – Ajakan belajar memasak di rumah diduga menjadi modus seorang pemilik restoran Korea Son Ga di kawasan HR Muhammad, Surabaya untuk melakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah pegawainya.

Kasus dugaan kekerasan seksual ini kini bergulir ke ranah hukum setelah korban melaporkan pria berinisial SKS (64) ke Polrestabes Surabaya.

SKS diketahui merupakan warga negara Korea Selatan dan pemilik restoran yang berlokasi di Jalan HR Muhammad, Surabaya. Ia dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual, kekerasan hingga ancaman terhadap sejumlah pegawainya.

Kuasa hukum korban, Vena Naftalia, menyebut dugaan tindakan tersebut tidak hanya dialami satu orang. Sedikitnya lima pegawai disebut menjadi korban dengan pola atau modus yang hampir serupa.

Baca Juga:  Pelaku Persekusi SMA Kristen Gloria 2, Ivan Sugianto Resmi Ditetapkan Tersangka

Menurut Vena, korban awalnya diajak ke rumah terduga pelaku dengan alasan belajar memasak. Namun, situasi tersebut diduga berubah menjadi tindakan kekerasan seksual.

“Korban disuruh ke rumahnya, disuruh tidur di rumahnya. Dibantu masak, terus tahu-tahu si pelaku melecehkan korban,” ujar Vena, Jumat (21/8/2026).

Dugaan aksi tersebut disebut berlangsung pada periode Maret hingga April 2026. Tak hanya pelecehan seksual, korban juga diduga mengalami kekerasan fisik dan intimidasi.

Vena menyebut bentuk kekerasan yang dilaporkan antara lain pemukulan, pencekikan hingga ancaman. Bahkan, terdapat dugaan pemerkosaan terhadap korban.

“Ya dipukul, dicekik, terus diancam, diintimidasi. Ada yang diperkosa, ada yang pelecehan. Nanti kalau nggak nurut, dipecat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan Terbuka di Surabaya Turun Dibanding Tahun Lalu

Ancaman kehilangan pekerjaan diduga menjadi salah satu tekanan yang membuat korban berada dalam posisi sulit untuk melawan. Kondisi tersebut, menurut kuasa hukum, turut meninggalkan trauma bagi para korban.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Kuasa hukum korban berharap aparat kepolisian dapat mengusut dugaan tindak pidana tersebut secara menyeluruh dan memberikan perlindungan kepada para korban.

Vena juga meminta pihak Imigrasi memperhatikan keberadaan SKS. Berdasarkan informasi yang diterima pihak korban, terlapor saat ini disebut berada di Bali.

Pihak kuasa hukum berharap keberadaan terlapor tidak menjadi hambatan dalam proses hukum. Mereka meminta langkah yang diperlukan dilakukan agar terlapor tetap dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Coblos di TPS 27, Adies Kadir: Untuk Indonesia Lebih Baik

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap relasi kuasa antara pemilik usaha dan pekerja. Dugaan kekerasan seksual yang disertai ancaman pemecatan, jika terbukti, tidak hanya menyangkut persoalan etik di tempat kerja, tetapi juga berpotensi menjadi perkara pidana serius. HUM/BOS

TAGGED: #deportasi, #Polrestabes Surabaya, #surabaya, #Warga Negara Asing, Ditjen Imigrasi, Kekerasan Seksual, Kemenimipas, Kementerian Imigrasi dan Pemasyrakatan, Korea, Modus Belajar Masak, Polisi, Restoran Korea, WN Korea
Admin Sabtu, 22 Agu 2026 Sabtu, 22 Agu 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus, mengobatkan semangat lewat sambutan dihadapan kader AMPG yang mengikuti diklat selama dua hari di Surabaya.
Tak Semua Lolos! Diklatda AMPG Jatim Gugurkan 17 Kader, 113 Siap Hadapi 2029
Senin, 7 Sep 2026
Kondisi Sungai Rolak, Gunungsari yang terlihat berbusa hingga berimbas pada Air PDAM.
Kali Surabaya Tercemar, Air PDAM Berbusa dan Bau Kimia: Warga Jadi Korban
Minggu, 6 Sep 2026
Tim Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur memastikan stok pangan masih dalam kondisi aman dengan mengguyur pasar menggunakan ratusan ton beras SPHP.
BULOG Jatim Pasang Rem untuk Panic Buying, 700 Ton Beras SPHP Diguyur ke Pasar
Minggu, 6 Sep 2026
Kondisi di Bandara Internasional Juanda yang sedang mengalami penundaan keberangkatan pesawat karena kondisi erupsi anak Gunung Krakatau.
Erupsi Anak Krakatau Merembet ke Juanda, Penerbangan Dibatalkan hingga Ditunda
Minggu, 6 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kondisi di Bandara Internasional Juanda yang sedang mengalami penundaan keberangkatan pesawat karena kondisi erupsi anak Gunung Krakatau.

Erupsi Anak Krakatau Merembet ke Juanda, Penerbangan Dibatalkan hingga Ditunda

Minggu, 6 Sep 2026
Kepala KDEI Taipei Wahyu Wibosono mendukung penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja sebagai langkah memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perlindungan WNI berjalan lebih cepat dan terukur.

KDEI Taipei Perketat Deteksi Dini WNI Overstayer di Taiwan, Penanganan Dibagi 3 Fase

Sabtu, 5 Sep 2026
Wamen BGN RI Mayjen TNI Trenggono saat meninjau penanganan korban dugaan keracunan MBG di Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo.

748 Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Suspend Dapur dan Copot Kepala Dapur

Sabtu, 5 Sep 2026
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Otto Hasibuan

KUHP, KUHAP, Prof Otto Hasibuan: Ganti Aturan Saja Tak Cukup

Sabtu, 5 Sep 2026

BERITA POPULER

Setoran Parkir Surabaya Dibongkar, Eri Cahyadi Perintahkan Sistem Dibersihkan: Tunai Tak Boleh

Kepala OJK Jatim Yunita Linda Sari Berpulang, Tinggalkan Jejak Panjang di Industri Keuangan

Jukir Protes Setoran Tunai, Komisi C DPRD Surabaya Desak Dishub Bongkar Celah di Aplikasi Parkir

Bank Jatim Sidoarjo Dorong UMKM Naik Kelas, Transaksi Digital Jadi Senjata Baru

Ditjen Pemasyarakatan Jatim Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Gandeng DJKN Jawa Timur

Berita Menarik Lainnya:

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus, mengobatkan semangat lewat sambutan dihadapan kader AMPG yang mengikuti diklat selama dua hari di Surabaya.

Tak Semua Lolos! Diklatda AMPG Jatim Gugurkan 17 Kader, 113 Siap Hadapi 2029

Senin, 7 Sep 2026
Kondisi Sungai Rolak, Gunungsari yang terlihat berbusa hingga berimbas pada Air PDAM.

Kali Surabaya Tercemar, Air PDAM Berbusa dan Bau Kimia: Warga Jadi Korban

Minggu, 6 Sep 2026
Tim Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur memastikan stok pangan masih dalam kondisi aman dengan mengguyur pasar menggunakan ratusan ton beras SPHP.

BULOG Jatim Pasang Rem untuk Panic Buying, 700 Ton Beras SPHP Diguyur ke Pasar

Minggu, 6 Sep 2026
Kondisi di Bandara Internasional Juanda yang sedang mengalami penundaan keberangkatan pesawat karena kondisi erupsi anak Gunung Krakatau.

Erupsi Anak Krakatau Merembet ke Juanda, Penerbangan Dibatalkan hingga Ditunda

Minggu, 6 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?