SURABAYA, Slentingan.com – Semangat kemerdekaan tak cukup dirayakan dengan upacara dan kibaran bendera menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seperti Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, memilih menerjemahkan momentum Kemerdekaan RI tahun ini melalui pelayanan publik yang benar-benar menyentuh masyarakat.
Tak menunggu warga datang ke kantor, jajaran Imigrasi Surabaya justru “jemput bola” dengan membuka layanan paspor di sejumlah titik strategis, termasuk pada akhir pekan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pelayanan keimigrasian harus semakin mudah dijangkau, bukan menjadi urusan yang identik dengan antrean panjang dan keterbatasan waktu.
Rangkaian layanan digelar di sejumlah lokasi. Mulai Paspor Simpatik di ULP BG Junction Surabaya pada Sabtu (8/8/2026), hingga layanan pada Minggu (9/8/2026) di Immigration Lounge Ciputra World.
Lalu Pasporia CFD Surabaya di Hotel Mercure Surabaya, Paspor Ceria Car Free Day di Alun-Alun Sidoarjo, serta Pasporia Surabaya Great Expo di Exhibition Hall Grand City Surabaya yang berlangsung 5–9 Agustus 2026.
Di ULP BG Junction, layanan Paspor Simpatik bahkan digelar di luar hari kerja, dengan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor. Layanan diperuntukkan bagi pemohon paspor baru maupun penggantian paspor, khusus paspor elektronik 48 halaman.
Hasilnya, sebanyak 79 pemohon berhasil diproses hingga tahap pengambilan biometrik dan wawancara.
Pada Minggu (9/8/2026), Immigration Lounge Ciputra World menyediakan kuota 80 permohonan dan mencatat 31 permohonan. Sementara Pasporia CFD Surabaya di Hotel Mercure menyediakan kuota 40 permohonan, dengan 17 permohonan melalui M-Paspor dan satu permohonan walk-in.
Di Alun-Alun Sidoarjo, layanan Paspor Ceria menyediakan kuota 80 permohonan. Sebanyak 40 permohonan terisi dan seluruh pemohon yang hadir menjalani proses pelayanan hingga pengambilan foto serta biometrik.
Sedangkan Pasporia Surabaya Great Expo selama lima hari menyediakan kuota 70 permohonan per hari atau total 350 permohonan. Dari keseluruhan kuota tersebut, tercatat 138 permohonan terisi.
Jika seluruh titik pelayanan tersebut dihitung, sedikitnya 306 permohonan tercatat terlayani atau diproses dalam rangkaian layanan paspor menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menegaskan, perluasan titik pelayanan bukan sekadar mengejar angka pemohon. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan upaya menghadirkan negara lebih dekat kepada masyarakat.
“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami menghadirkan layanan paspor di berbagai titik, termasuk pada akhir pekan, agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu dan lokasi dalam mengakses layanan keimigrasian,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi perhatian utama. Masyarakat tidak hanya membutuhkan layanan yang tersedia, tetapi juga proses yang mudah, ramah, tertib dan profesional.
«“Kami ingin setiap pemohon mendapatkan pelayanan yang mudah, ramah, tertib, dan profesional. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus melakukan inovasi dan memastikan pelayanan keimigrasian benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.»
Khusus Paspor Simpatik di ULP BG Junction, pelayanan berlangsung pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Petugas juga memberikan prioritas kepada pemohon kategori prioritas dengan tetap memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
Rangkaian pelayanan tersebut memperlihatkan wajah lain perayaan kemerdekaan: bukan sekadar seremoni, tetapi pelayanan negara yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Imigrasi Surabaya pun memastikan inovasi dan perluasan akses pelayanan akan terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi semangat Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko melalui kebijakan “Imigrasi untuk Rakyat”. HUM/BOY
