By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Bentrokan Pesilat Indonesia di Taiwan, 1 Tewas, 29 Ditahan
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Bentrokan Pesilat Indonesia di Taiwan, 1 Tewas, 29 Ditahan

By Redaksi Selasa, 5 Sep 2023
Share
Para pesilat asal Indonesia saat diamankan polisi Taiwan.

Taiwan, Slentingan.com – Bentrokan antara dua kelompok pesilat Indonesia pecah di stasiun kereta api di Taiwan pada Sabtu (2/9/2023) malam. Bentrokan ini mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang luka berat, serta 29 orang ditangkap.

Menurut laporan ETtoday, bentrokan itu terjadi di luar stasiun kereta api Changhua. Para pesilat tampak membawa senjata tajam (Sajam) dan banyak orang mengalami luka-luka serius.

Salah satu orang tersebut meninggal karena luka-lukanya, sementara yang lain dalam kondisi kritis. Polisi mengatakan, mereka telah menangkap 29 tersangka dan setelah penyelidikan lebih lanjut, penyelidikan dibuka terhadap 15 orang lainnya yang terlibat dalam kejahatan serius.

Polsek Changhua dari Kepolisian Kabupaten Changhua melaporkan, seorang pria Indonesia berusia 32 tahun ditusuk di punggung dan kemudian meninggal. Sementara itu, seorang pria berusia 21 tahun yang ditusuk empat kali, tetapi dalam pengawasan rumah sakit, lapor Liberty Times.

Baca Juga:  Kerusuhan Pesilat di Tanggul Wetan Jember, Belasan Orang Ditangkap

Lima belas tersangka telah ditransfer ke Kantor Kejaksaan Distrik Changhua untuk diselidiki atas tuduhan pembunuhan, penyerangan, dan berpartisipasi dalam perkelahian yang mematikan.

Menurut temuan awal polisi, ada perselisihan antar kelompok pesilat. Kedua kelompok silat ini mengatur pertemuan untuk membahas perbedaan mereka, tetapi situasinya memburuk.

Senjata yang disita di tempat kejadian perkara termasuk pisau, tinju brass, parang, pedang samurai, survival, celurit, nunchaku, obeng, sabit, tongkat, pisau serbaguna, dan kaleng merica, di antara barang-barang lainnya.

Polisi mengerahkan dan memperluas upaya pencarian tersangka. Dalam waktu kurang dari 16 jam, tersangka utama pembunuhan, seorang warga negara Indonesia berusia 24 tahun, ditangkap di Kota Taichung.

Baca Juga:  Ricuh Pesilat di Gresik Usai Bagi Takjil, 1 Terluka

Tersangka membawa polisi ke sebuah parit di samping Jalan Jixiang di Kota Changhua, tempat petugas menemukan pisau yang diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan.

Pihak berwenang akan memberi tahu pialang dan perusahaan pekerja migran yang terlibat untuk memperkuat praktik pengelolaan mereka. Mereka juga akan memberi tahu kantor perwakilan Indonesia di Taiwan untuk membantu keluarga korban dalam menangani pengaturan pemakaman.

Berikut kronologi kejadiannya:

Pada Sabtu malam (2 September), dua kelompok seni bela diri Indonesia bertemu di depan stasiun kereta api Changhua untuk membahas perbedaan mereka.

Pertemuan tersebut berubah menjadi perkelahian dan para peserta mulai saling menyerang dengan senjata.

Seorang pria Indonesia berusia 32 tahun ditikam di punggung dan meninggal di rumah sakit.

Baca Juga:  Kerusuhan Pesilat di Tanggul Wetan Jember, Belasan Orang Ditangkap

Seorang pria Indonesia berusia 21 tahun juga terluka parah dalam perkelahian dan masih dirawat di rumah sakit.

Polisi telah menangkap 29 tersangka dan 15 orang lainnya sedang diselidiki.

Senjata yang disita di tempat kejadian perkara termasuk pisau, tinju brass, parang, pedang samurai, survival, pisau melengkung, nunchaku, obeng, sabit, tongkat, pisau serbaguna, dan kaleng merica.

Polisi masih menyelidiki motif perkelahian tersebut.

Peristiwa ini merupakan yang pertama kali terjadi di Taiwan antara dua kelompok seni bela diri Indonesia. Pihak berwenang mengimbau kepada para pekerja migran Indonesia untuk menahan diri dari perkelahian dan menyelesaikan perbedaan mereka secara damai.(HUM/BAD)

TAGGED: Pesilat
Redaksi Rabu, 6 Sep 2023 Selasa, 5 Sep 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.
Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang
Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini
Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.
Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga
Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.
Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya
Jumat, 1 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026
Petugas imigrasi di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan keimigrasian meski diterapkan secara WFH setiap hari Jumat.

Jumat WFH, Imigrasi Tetap Ngebut! Hendarsam: Layanan Tak Boleh Kendor Seinci Pun

Jumat, 10 Apr 2026
Brigjenpol Yuldi Yusman

Era Yuldi Yusman: PNBP Imigrasi Pecah Rekor, Pelanggar Tak Diberi Ruang

Kamis, 2 Apr 2026
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, didampingi Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Rahardja dan Kakanim Soekarno-Hatta Galuh Priya Perdhana menggelar konferensi pers.

Imigrasi Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Layanan RI Tak Lagi Kelas Dua

Selasa, 24 Mar 2026

BERITA POPULER

Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini

Berita Menarik Lainnya:

Nampak proyek pembangunan gedung perkantoran PT Wulandaya Cahaya Lestari di Jalan Jenderal Basuki Rahmat 165–167.

Proyek Jalan Terus, Dibiarkan Bingung: Warga Keputran Tagih PIC dan Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.

Kursi Pimpinan Tak Lagi Kosong, DPRD Surabaya Lantik Ketua Baru Hari Ini

Rabu, 6 Mei 2026
Eri Cahyadi, turun langsung “menggedor” kesadaran warga dan anak muda saat berdialog di Balai RW 7 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.

Kampung Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Eri Cahyadi “Gedor” Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Warga

Senin, 4 Mei 2026
Foto: Steffiani Setyadji, Direktur 10 Regentstraat bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Bloc pengelola gedung kantor pos Kebon Rojo.

Kuliner Berbalut Warisan Sejarah, 10 Regentstraat Jadi Nafas Baru Kota Lama Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?