By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Pujian Prabowo Terhadap Keberanian Jokowi yang Melebihi Jenderal
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Pujian Prabowo Terhadap Keberanian Jokowi yang Melebihi Jenderal

By Redaktur Rabu, 8 Nov 2023
Share
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Chriswanto Santoso didampingi Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhan Prabowo Subianto, Mendag Zulkifli Hasan membuka Rakernas LDII digelar di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin di Jakarta Timur.

JAKARTA, Slentingan.com – Puja-puji saling dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Prabowo memuji keberanian Jokowi yang melebih para jenderal militer.

Pertama, Jokowi kembali berbicara mengenai kepemimpinan nasional yang kuat. Jokowi mengatakan kepemimpinan kuat itu dibutuhkan untuk menghadapi Indonesia emas dan mengantisipasi beragam tantangan ke depan.

“Menuju ke Indonesia emas tidak mudah, banyak tantangan yang harus kita selesaikan,” kata Jokowi di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta Timur, Selasa, 7 November 2023.

Jokowi mencontohkan banyak negara gagal melompat menjadi negara maju di Amerika Latin. Negara-negara tersebut tetap menjadi negara berkembang bahkan ada yang menjadi negara miskin.

“Problemnya adalah diberi kesempatan dan tidak menggunakan. Ini yang kita tidak mau itu terjadi di negara kita Indonesia. InsyaAllah kita bisa,” ujar Jokowi.

Jokowi kemudian mengungkapkan kembali momentum 10-15 tahun ke depan yang sangat menentukan. Jokowi mengatakan pada periode itu, Indonesia membutuhkan kepemimpinan kuat.

Baca Juga:  Pelatih Timnas yang Mengharumkan Nama Indonesia Terima Golden Visa Presiden

“Karakternya memang harus tetap semangat karena yang kita hadapi adalah tantangan. Oleh sebab itu sering saya sampaikan 2024, 2029, 2034 ini adalah momentum yang sangat menentukan Indonesia bisa melompat maju atau tidak, sehingga dibutuhkan kepemimpinan nasional yang kuat, persatuan yang kuat, kekompakan yang kuat,” ujar Jokowi.

Jokowi lantas menjelaskan satu per satu tantangan global yang dihadapi Indonesia mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga perubahan iklim. Perubahan iklim ini menyebabkan kekeringan panjang hampir di semua negara.

Tantangan selanjutnya yaitu perang di Ukraina dan di Gaza. Meskipun jaraknya jauh, namun dampak perang tersebut tetap terasa kepada Indonesia.

“Kelihatannya dulu saya berpikir, kita semua mungkin berpikir sama Ukraina jauh sekali dari Indonesia, apa dampaknya? Nggak akan lah berdampak kepada kita. Ternyata dampaknya nyata dan ada,” ujar Jokowi.

Baca Juga:  Prabowo dan Gibran Bagi Tugas Hadiri Acara Muhammadiyah & NU pada 24 November 2023

Jokowi mengatakan memang Indonesia mempunyai peluang untuk menjadi negara maju namun tantangannya juga sangat besar. Karena itu, dia kembali menekankan Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan mempersatukan.

“Peluangnya ada tetapi tantangannya juga sangat besar, inilah kenapa ke depan, sekali lagi, dibutuhkan kepemimpinan nasional yang kuat. Kepemimpinan nasional yang mempersatukan, kepemimpinan nasional yang mau merangkul semuanya untuk kekompakan, kesolidan, untuk persatuan negara ini dalam mencapai sebuauh cita-cita besar. Indonesia Emas 2045,” ujar Jokowi.

Dalam acara yang sama, Jokowi mengapresiasi penampilan pencak silat yang ditampilkan di LDII. Jokowi memuji Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

“Tadi yang ditampilkan tadi pencak silat tadi bener. Karena ketuanya Pak Prabowo. Sekjennya Pak Teddy,” kata Jokowi.

Prabowo yang mendapat pujian langsung berdiri dan hormat kepada Jokowi. Bakal capres tersebut juga hormat ke arah peserta Rakernas LDII.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Soroti Anak Muda yang Tertarik Menjadi Presiden dan Situasi Instan

“LDII kalau gini-gini pinter banget, memberikan simbol-simbol gitu loh,” kata Jokowi.

Prabowo Respons Pujian Jokowi

Jokowi yang menyinggung nama Prabowo Subianto yang aktif dalam organisasi pencak silat setelah berbicara kepemimpinan nasional yang kuat di Rakernas LDII. Prabowo merespons santai pernyataan Jokowi.

“Ya saya kira ya beliau kan penuh humor ya,” kata Prabowo merespons pertanyaan soal Jokowi berbicara kepemimpinan kuat dan menyinggung soal pencak silat.

Prabowo lalu berbicara mengenai organisasi sayap dari setiap organisasi kemasyarakatan. Dia mencontohkan PBNU, Muhammadiyah, dan LDII.

“Memang LDII ini bersama dengan banyak sekali organisasi-organisasi kemasyarakatan memiliki sayap-sayap budaya, sayap-sayap olahraga yang berakar dari budaya kita sendiri. Jadi NU punya Pagar Nusa, Muhammadiyah punya Tapak Suci. Mereka juga punya ASAD, mereka punya pencak silat ASAD yang sudah lama,” ujar Prabowo. (cak/raz)

TAGGED: #Joko Widodo, Indonesia Emas 2045, Jenderal Militer, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Menhan, Menteri Pertahanan, Pilpres 2024, Prabowo Subianto, Presiden Jokowi, Rakernas LDII
Redaktur Rabu, 8 Nov 2023 Rabu, 8 Nov 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.
Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan
Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.
SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.
Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target
Rabu, 31 Des 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Menarik Lainnya:

Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik sepakat berdamai disaksikan Rektor Unitomo Surabaya, Siti Marwiyah.

Damai Demi Kota Surabaya, Armuji Akui Khilaf, Madas Resmi Cabut Laporan

Rabu, 7 Jan 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi anggota Komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto (dua dari kanan) bersama Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Pawai, anggota DPR RI Reni Astuti dan pihak SLB meresmikan SLB-B Karya Mulia.

SLB Negeri Pertama Berdiri di Surabaya, Herlina: Negara Akhirnya Hadir untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 6 Jan 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, memaparkan capaian kinerja Tahun 2025.

Imigrasi Surabaya Tancap Gas Sepanjang 2025: Serapan Anggaran, Layanan dan Pengawasan Tembus Target

Rabu, 31 Des 2025

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?