By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Golkar Surabaya Buka Panggung Ikon Baru: UMKM Unjuk Gigi Ciptakan Oleh-Oleh Khas Kota Pahlawan 
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Politik

Golkar Surabaya Buka Panggung Ikon Baru: UMKM Unjuk Gigi Ciptakan Oleh-Oleh Khas Kota Pahlawan 

By Redaktur Minggu, 20 Jul 2025
Share
King Abdi (tengah) bersama para pemenang lomba didampingi Ketua Fraksi DPRD Surabaya, Aldy Blaviandy (kanan).
King Abdi (tengah) bersama para pemenang lomba didampingi Ketua Fraksi DPRD Surabaya, Aldy Blaviandy (kanan).

SURABAYA, Slentingan.com — Surabaya boleh besar, tapi oleh-olehnya belum tentu dikenal. Fakta inilah yang mendorong DPD Partai Golkar Surabaya bergerak cepat, membuka panggung bagi para pelaku UMKM lewat Lomba Cipta Oleh-Oleh Khas Surabaya.

Tujuannya Partai Golkar Surabaya jelas, mencari ikon baru yang benar-benar ngena, bukan sekadar tempelan nama kota. Lomba ini pun memastikan reaksi pencipta kuliner berada kebolehan sejak bulan Juni 2025 lalu.

Dari 60 peserta, hanya 10 terbaik yang berhasil melaju ke babak grand final yang digelar Sabtu malam, 19 Juli 2025, di Kantor DPD Golkar Surabaya. Mereka tak hanya membawa produk, tapi juga harapan—agar karya mereka menjadi simbol baru kota ini, yang bisa dibawa pulang dan dikenang.

Para finalis diuji habis-habisan oleh deretan juri berkaliber tinggi. Sebut saja King Abdi (pengusaha kuliner), Indah Nugrowibowo (Ketua APJI Jatim), Cicim Rakhmawati (Asosiasi Handicraft Jatim), Safni Yeti (ASEPHI Jatim), dan Puguh Sugeng Sutrisno (PHRI Surabaya). Penilaian tak cuma soal rasa atau rupa, tetapi juga nilai budaya, keunikan, dan potensi pasar.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Minta Pemkot Perhatikan Kesiapan Pengoperasian RS di Wilayah Timur
Sekretaris DPD Golkar Surabaya, dr. Akmarawita Kadir (kanan), bersama anggota DPRD Surabaya lainnya melihat hasil karya peserta di sela-sela penjurian.
Sekretaris DPD Golkar Surabaya, dr. Akmarawita Kadir (kanan), bersama anggota DPRD Surabaya lainnya melihat hasil karya peserta di sela-sela penjurian.

“Surabaya butuh ikon baru. Bukan karena tak punya, tapi karena yang ada belum cukup mewakili wajah kota ini secara menyeluruh,” tegas dr. Akmarawita Kadir, Sekretaris DPD Golkar Surabaya, di sela-sela penjurian.

Ia menuturkan, ide lomba ini lahir dari kegelisahan sederhana: mengapa setiap akhir pekan, hanya satu titik di Surabaya yang selalu padat, sementara potensi lain terabaikan?

“Antrean panjang di Rungkut tiap libur itu memantik pertanyaan. Apa iya kota sebesar Surabaya cuma punya satu magnet wisata kuliner?” ucapnya.

Menurutnya, Surabaya menyimpan kekayaan kuliner dan kerajinan tangan yang luar biasa, namun belum punya “oleh-oleh wajib” seperti halnya Jogja dengan bakpia atau Bandung dengan brownies. “Lontong balap memang legendaris, tapi kita butuh ikon baru yang bisa dibanggakan generasi sekarang,” tegasnya.

Baca Juga:  4.500 Saksi Golkar Surabaya Dilatih Hadapi Pemilu 2024

Melalui lomba ini, Golkar Surabaya ingin menggugah potensi yang selama ini tersebar, namun belum terangkat maksimal. Harapannya, ikon oleh-oleh baru ini tak hanya memperkuat identitas kota, tapi juga memicu pertumbuhan UMKM secara merata, tanpa lagi terpusat di satu zona saja.

Tak tanggung-tanggung, total hadiah Rp 89 juta digelontorkan sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan inovasi para peserta.

Lebih dari sekadar lomba, ini adalah gerakan: mengubah wajah Surabaya dari kota transit menjadi kota yang dirindukan, lewat oleh-oleh yang layak dikenang dan dibawa pulang.

“Ini baru permulaan. Kami ingin Surabaya punya lebih dari sekadar cerita sejarah. Kami ingin kota ini punya cita rasa dan ciri khas yang terus hidup lewat tangan-tangan UMKM,” pungkas dr. Akma penuh semangat.

Berikut nama-nama pemenang Lomba Cipta Oleh-oleh Khas Surabaya:
* Pemenang jenis lomba jenis makanan
1. Lilis mudjiarti ( rawon surabaya pastry )
 ig @lilis_dapoertara
2. Nurusaadah ( ketan gulung surabaya )@rayn.adiwijoyo
3. Dina Novita Andriana (pia rawon ndog asin) @dinanovitaandriana
Juara 1 Rp. 20 jt
Juara 2 Rp. 17.5 jt
Juara 3 Rp. 15 jt
Masing-masing finalis mendapat uang pembinaan Rp. 1jt
* Pemenang jenis lomba handy craft
1. Dwilely susiani ( boneka adat cak dan ning ) ig @Lenaras_
2. Bambang sujana ( totebag batik ) ig @Ijongjaya.id
3. Nadia putri nilam sari ( boneka rajut suro dan boyo  ig @ByLinHandmade
Juara 1 Rp. 10 jt
Juara 2 Rp. 7.5 jt
Juara 3 Rp. 5 jt
Masing-masing finalis mendapat uang pembinaan Rp. 1jt. HUM/CAK 
TAGGED: #Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir, APJI, Asosiasi Handicraft Jatim, King Abdi, Kota Pahlawan, Oleh-oleh Khas Kota Pahlawan, PHRI Surabaya, UMKM Surabaya
Redaktur Minggu, 20 Jul 2025 Minggu, 20 Jul 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.
Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat
Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW
Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi
Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH
Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai
Kamis, 8 Jan 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DARI KIRI: Cucun Ahmad, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Puan Maharani, dan Saan Mustofa.

Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Sabtu, 29 Nov 2025
Devi Mahardianingtyas, PPNASN Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, mendapatkan ucapan selamat dari Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia.

Berkarya Tanpa Batas: Devi, PPNASN Imigrasi Surabaya yang Hadapi Keterbatasan Fisik 

Kamis, 27 Nov 2025
Anggota DPR Adies Kadir saat mengikuti pembacaan hasil sidang etik oleh MKD.

Adies Kadir Kembali Aktif di DPR RI: “Saya Akan Terus Bekerja untuk Rakyat”

Kamis, 6 Nov 2025
Puluhan WNA bekerja di sebuab tempat hiburam malam di Penjaringan sebagai LC diamankan petugas imigrasi dalam sebuah operasi pengawasan keimigrasian.

Puluhan WNA China dan Vietnam Diduga Jadi LC, Digerebek Imigrasi di Tempat Hiburan Malam Jakut

Minggu, 19 Okt 2025

BERITA POPULER

Berita Menarik Lainnya:

Suasana rapat koordinasi DPRD Surabaya dengan Pemkot Surabaya membahas verifikasi data DTSEN di Gedung DPRD Surabaya.

Ratusan Ribu Data DTSEN Belum Valid, DPRD Surabaya Minta Pemkot Bergerak Cepat

Kamis, 15 Jan 2026
Arif Fathoni bersama Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

DPRD Surabaya Arahkan Dana Pemuda: Lawan Hoaks, Dongkrak UMKM dari RW

Rabu, 14 Jan 2026
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

DPRD Surabaya Murka: Ini Pelanggaran Serius dan Tidak Boleh Ditoleransi

Selasa, 13 Jan 2026
Wakil Wali Kota Surabaya, Ir Armuji, MH

Mediasi Armuji dan Madas Sedarah Dipelintir, Ini Fakta-fakta Asli Surat Perjanjian Kesepakatan Damai

Kamis, 8 Jan 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?