By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Komisi A DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas, Pemecatan Oknum Pemkot Diduga Main Judi Online
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Komisi A DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas, Pemecatan Oknum Pemkot Diduga Main Judi Online

By Redaktur Minggu, 30 Nov 2025
Share

SURABAYA, Slentingan.com — Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa pelanggaran oknum ASN diduga ‘bermain judi’ saat jam kerja tersebut tidak boleh ditoleransi dan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Persoalan tersebut buntut video viral yang memperlihatkan seorang oknum pegawai Pemerintah Kota Surabaya diduga bermain judi online (judol) jenis slot saat jam kerja memicu reaksi keras dari legislatif.

Menurut Yona, kasus ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran publik tentang mentalitas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Siapa pun pegawai pemkot, baik ASN maupun non-ASN, yang terbukti melanggar disiplin kerja harus ditindak tegas oleh Wali Kota,” tegas politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Sabtu, 29 November 2025.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Turun Tangan, Usut Raibnya Rumah Radio Bung Tomo yang Disorot Presiden

Yona menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh berhenti pada klarifikasi soal kapan video tersebut direkam. Narasi bahwa video itu merupakan kejadian lama tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari sanksi.

Ia menegaskan, selama terdapat indikasi kuat bahwa pegawai tersebut melanggar aturan pada jam kerja, proses penindakan harus tetap dijalankan.

“Mau video itu tahun lalu sekalipun, kalau ada bukti pelanggaran disiplin di jam kerja, wajib diproses. Ini bagian dari membangun good governance,” ujarnya.

Cak Yebe juga menyoroti dampak negatif judi online terhadap mentalitas dan produktivitas pegawai. Menurutnya, pembinaan pegawai tidak cukup melalui slogan, melainkan harus disertai ketegasan aturan.

Komisi A bahkan mendorong sanksi paling berat jika pelanggaran terbukti benar.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Minta Seleksi Sekda Dilakukan Secara Objektif dan Bebas Intervensi

“Kalau terbukti bermain judi online, termasuk slot, sanksi harus tegas—bahkan pemberhentian tidak hormat. Itu perilaku yang merusak mental dan memberi contoh buruk bagi yang lain,” tuturnya.

Sebagai langkah preventif dan korektif, Cak Yebe meminta Wali Kota Surabaya memperkuat pengawasan internal melalui keterlibatan Satpol PP dan Inspektorat, baik dengan razia jam kerja maupun inspeksi mendadak (sidak).

“Wali Kota harus melibatkan Satpol PP dan Inspektorat untuk melakukan pengawasan rutin dan berlapis,” jelasnya.

Selain menindak pelaku, Komisi A juga menekankan perlunya evaluasi terhadap atasan langsung pegawai tersebut. Jika terbukti ada unsur pembiaran, pimpinan perangkat daerah juga harus ikut bertanggung jawab.

“Kadis, kaban, atau kasat yang anggotanya melanggar berpotensi turut dievaluasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Komisi A DPRD Surabaya Mendukung Pemkot Tutup RHU Selama Ramadan

Yona menambahkan bahwa pengawasan tidak boleh hanya difokuskan di Balai Kota. Seluruh unit pelayanan publik, termasuk Sekretariat DPRD, kecamatan, hingga kelurahan, harus menjadi objek pemantauan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi A DPRD Surabaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Satpol PP dan Inspektorat dalam waktu dekat.

“Kami akan memanggil Kasatpol PP dan Inspektorat agar persoalan ini menjadi perhatian serius Wali Kota, demi terwujudnya pegawai yang produktif dan profesional,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: judi online, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Oknum Pegawai, Pemerintah Kota Surabaya, Video Viral, Yona Bagus Widyatmoko
Redaktur Minggu, 30 Nov 2025 Minggu, 30 Nov 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Sejumlah ratusan juta dan perhiasan diduga emas yang diamankan KPK dalam razia di Kanwil BPN Jatim.
Ratusan Juta Uang dan Emas di Kanwil BPN Jatim, Diduga dari Pungli Layanan Pertanahan
Minggu, 27 Sep 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik
Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya
Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.
Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu
Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.
Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka
Jumat, 25 Sep 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas KPK nampak membawa koper sekeluar dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur di Jalan Gayungsari, Surabaya.

KPK Sita Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim, Diduga Mengalir dari Pemohon hingga Kantah

Jumat, 25 Sep 2026
Suasana di lingkungan Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

Rabu, 23 Sep 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Telusuri Dugaan Setoran Jabatan di ATR/BPN, Tiga Ruang Dirjen Digeledah

Jumat, 18 Sep 2026
Fahd A Rafiq dan Kakantah Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung (kanan) ketika digelandang petugas KPK.

Nama Nusron Wahid Terseret, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Gegerkan OTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026

BERITA POPULER

Wilayah Kerja Meluas, Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Pengawasan WNA

Kantah Surabaya I dan II Amankan 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar

Pasporia Kanim Tanjung Perak Jemput Bola, Warga Gresik Tak Perlu ke Surabaya

KPK Sisir Kantah Mojokerto, Lima Jam Bongkar Jejak Kasus Suap HGB, Buntut OTT KPK di Kantah Bogor

KPK Sisir Rumah Kerabat Lampri di Nganjuk, Lima Kamar Dibongkar

Berita Menarik Lainnya:

Sejumlah ratusan juta dan perhiasan diduga emas yang diamankan KPK dalam razia di Kanwil BPN Jatim.

Ratusan Juta Uang dan Emas di Kanwil BPN Jatim, Diduga dari Pungli Layanan Pertanahan

Minggu, 27 Sep 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Dibidik

Tunjungan Romansa Diperketat, Donasi Bermodus Eksploitasi Hewan Dibidik Pemkot Surabaya

Sabtu, 26 Sep 2026
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan didampingi anggota menunjukkan barang bukti yang diamankan.

Tergiur Rp10 Juta, Dua Remaja Surabaya Jadikan Teman Sekampung Pasar Sabu

Sabtu, 26 Sep 2026
DJP Jawa Timur II menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana perpajakan.

Faktur Pajak TBTS Diduga Jadi Jalan, Negara Tekor Rp 996 Juta, Direktur PT TBNP Ditetatapkan Tersangka

Jumat, 25 Sep 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?