By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

DPRD Surabaya “Gebrak Meja” Desak Satpol PP Bentuk Cyber Patrol

Prostitusi Online Meledak di Surabaya

By Redaktur Sabtu, 29 Nov 2025
Share
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

SURABAYA, Slentingan.com — Laju prostitusi online di Surabaya kini tidak lagi sekadar meningkat, melonjak dan berpindah ke ruang digital dengan kecepatan yang tak mampu dikejar pola pengawasan konvensional.

Contents
Prostitusi Berkembang, Penegakan Hukum TertinggalKos dan Apartemen Berubah Jadi Hotel Short-TimeSurabaya Punya Teknologi Canggih, Tinggal Kemauan PolitikDPRD Minta Satpol PP Bergerak Cepat

Fenomena ini membuat Komisi A DPRD Surabaya angkat suara keras. Mereka mendesak Satpol PP segera melakukan modernisasi penindakan dengan membentuk unit Cyber Patrol yang khusus mengawasi pergerakan prostitusi daring.

Anggota Komisi A, Azhar Kahfi, menyebut Surabaya tengah menghadapi fase baru praktik prostitusi yang bergerak senyap, cepat, dan terorganisasi melalui aplikasi layanan pesan instan seperti MiChat, Telegram, dan platform serupa.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Dorong Pemkot Wujudkan Kemudahan Penerbitan IMB Rumah Ibadah  

“Surabaya ini Smart City. Tapi kalau pengawasannya masih manual, ya ketinggalan. Prostitusi sekarang sudah pindah ke dunia digital, kita tidak bisa melawan dengan cara-cara lama,” tegas Kahfi di Gedung DPRD Surabaya, Rabu 26 November 2025.

Prostitusi Berkembang, Penegakan Hukum Tertinggal

Menurut Kahfi, razia lapangan tanpa dukungan data digital sudah tidak relevan lagi. Dunia bawah tanah prostitusi online kini tidak terlihat di jalanan, tetapi hidup 24 jam di ruang percakapan privat, komplek kos-kosan, dan apartemen yang disalahgunakan.

Ia menegaskan Satpol PP harus memiliki kemampuan intelijen awal yang mampu membaca pola digital ini—mulai dari lokasi hotspot, pola transaksi, hingga jejaring akun yang diduga terlibat.

“Cyber Patrol bukan penyidik. Mereka hanya memetakan pola dan mengumpulkan bukti awal. Ketika operasi digelar, Satpol PP bisa bergerak tepat sasaran, bukan sekadar menyisir jalan,” jelasnya.

Baca Juga:  Hadiri Peringatan HUT PDIP Ke-52, Wakil Walikota Armuji Ajak Warga Guyub Rukun

Kos dan Apartemen Berubah Jadi Hotel Short-Time

Tak hanya prostitusi online, Kahfi juga menyoroti maraknya alih fungsi rumah kos dan apartemen menjadi tempat short-time, yang membuka ruang transaksi seksual terselubung.

Menurutnya, banyak pemilik kos mengetahui praktik ini namun memilih bungkam karena alasan keuntungan.

“Kalau pemilik kos-kosan sengaja membiarkan, cabut izinnya. Jangan ditoleransi. Kota ini tidak boleh dijadikan pasar bebas prostitusi terselubung,” tegasnya.

Surabaya Punya Teknologi Canggih, Tinggal Kemauan Politik

Kahfi menilai Pemkot Surabaya sebenarnya punya modal besar: Command Center 112, jaringan CCTV analytic, basis data perizinan, hingga integrasi pemantauan kawasan. Yang kurang bukan teknologi, melainkan kemauan untuk proaktif.

“Jangan nunggu viral dulu, jangan nunggu laporan warga. Kalau polanya sudah kebaca, tindak. Itu esensi kota modern,” katanya.

Baca Juga:  Sikat Parkir Liar di Trotoar, DPRD Surabaya Turun Gunung Dorong Sistem Non-Tunai

Ia menekankan bahwa penegakan Perda harus menyesuaikan dengan perkembangan modus pelanggaran. Jika pelanggaran makin canggih, maka penindakan pun harus naik kelas.

DPRD Minta Satpol PP Bergerak Cepat

Di akhir pernyataannya, Kahfi menegaskan bahwa pembentukan Cyber Patrol bukan sekadar usulan teknis, tetapi kebutuhan mendesak agar Surabaya tidak kalah dari kejahatan digital yang terus berkembang.

“Kalau modus pelanggarannya berubah, penegakannya juga harus berubah. Ini bukan soal moral saja, ini soal menjaga kota tetap aman dan tertib,” pungkasnya. HUM/CAK

TAGGED: #Satpol PP, apartemen, Azhar Kahfi, Cyber Patrol, DPRD SURABAYA, Hotel Short Time, komisi a dprd surabaya, Kos, Prostitusi Terselubung
Redaktur Sabtu, 29 Nov 2025 Sabtu, 29 Nov 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?