By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: 5 SMPN Baru Mangkrak, DPRD Surabaya Semprot Pemkot: PPDB 2026/2027 Terancam Gagal
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

5 SMPN Baru Mangkrak, DPRD Surabaya Semprot Pemkot: PPDB 2026/2027 Terancam Gagal

By Admin Sabtu, 18 Apr 2026
Share
Sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya sidak lokasi pembangunan gedung sekolah yang mangkrak dan terancam molor.
Sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya sidak lokasi pembangunan gedung sekolah yang mangkrak dan terancam molor.

SURABAYA, Slentingan.com – Ambisi pemerataan pendidikan di Kota Surabaya kembali tersandung realita. Lima proyek pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) baru dipastikan gagal beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi D DPRD Kota Surabaya mengungkap progres di lapangan jauh dari kata siap. Sidak.lplasi pun dilakukan oleh anggota DPRD yang membidangi pendidikan.

Lima lokasi yang disorot berada di Warugunung, Tambakwedi, Medokan Ayu, Gunung Anyar, dan Bringin. Alih-alih siap menerima siswa, sejumlah titik justru masih minim pembangunan, bahkan ada yang belum tersentuh konstruksi.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan, menegaskan temuan ini menjadi alarm keras bagi perencanaan proyek pendidikan di Kota Pahlawan.

“Faktanya di lapangan, untuk tahun ajaran 2026/2027 jelas tidak mungkin digunakan. Kami minta Pemkot memastikan semuanya benar-benar siap total untuk 2027/2028,” tegasnya, Jumat, 18 April 2026.

Baca Juga:  Rotasi 78 Pejabat Pemkot, DPRD Surabaya: Jangan Sekadar Geser Kursi, Kinerja Harus Naik

Keterlambatan ini bukan sekadar soal proyek molor. Dampaknya langsung dirasakan warga, terutama dalam persoalan klasik: kepadatan zonasi saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Harapan masyarakat akan sekolah negeri yang lebih merata kembali pupus.

Johari pun mendesak evaluasi total terhadap kinerja Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Bappeda Litbang. Ia mengingatkan, pembangunan sekolah bukan proyek biasa, melainkan bagian dari visi strategis yang sudah tercantum dalam RPJMD 2024–2029.

“Perencanaan harus matang dan terukur. Ini bukan proyek coba-coba. Harus sinkron dengan kebutuhan riil jumlah siswa di lapangan,” tandas politisi PKS itu.

Tak hanya soal perencanaan, Komisi D juga menyoroti lemahnya pengawasan proyek. DPRD menilai pemilihan vendor konstruksi dan pengawas masih bermasalah, sehingga banyak kendala teknis tak terdeteksi sejak awal.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Targetkan 125 Bangli di Sungai Kalianak Tuntas Dibongkar Mei

“Vendor pengawas harus profesional. Jangan sampai proyek tersendat karena kesalahan yang seharusnya bisa dicegah,” ujarnya.

Fakta di lapangan memperkuat kritik tersebut. Anggota Komisi D lainnya, Imam Syafii, mengungkapkan lokasi di Medokan Ayu dan Warugunung masih berupa lahan kosong. Bahkan, proyek di Tambakwedi lebih parah—kontrak vendornya telah diputus sebelum rampung karena dinilai tidak beres.

“Tambakwedi itu kontraknya sudah diputus. Artinya memang ada masalah serius dalam pengerjaan,” ungkapnya.

Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi warga di lima kawasan yang selama ini menanti kehadiran sekolah negeri dekat rumah. Alih-alih solusi, proyek justru menghadirkan ketidakpastian.

Komisi D pun mendesak Pemkot Surabaya mengunci timeline pembangunan agar selaras dengan jadwal PPDB setiap tahun. Sekolah, kata mereka, harus sudah dalam kondisi siap pakai sebelum proses penerimaan siswa dimulai.

Baca Juga:  179 TPS Dibidik CCTV, Pemkot Surabaya Gaspol Perluas “Mata Digital” hingga Pedestrian

“Jangan lagi ada calon siswa jadi korban ketidakpastian proyek. Bangunan harus ready sebelum PPDB dibuka,” tegas Johari.

DPRD memastikan akan terus mengawal proyek ini hingga tuntas. Mereka tak ingin anggaran miliaran rupiah terbuang sia-sia, sementara hak pendidikan warga terus tertunda.

“Ini soal masa depan anak-anak Surabaya. Tidak boleh ada kompromi,” pungkasnya. HUM/BOY

TAGGED: #Komisi D DPRD Surabaya, 5 SMPN Baru Mangkrak, Johari Mustawan, Kota Pahlawan, PEMKOT SURABAYA, PPDB 2026/2027, Proyek Pendidikan
Admin Sabtu, 18 Apr 2026 Sabtu, 18 Apr 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.
Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban
Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal
Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH
Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.
Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa
Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai
DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak
Sabtu, 17 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

Aksara Jawa Terancam Dilupakan, Paguyuban Dorong Masuk Kurikulum Sekolah

Tiba di Indonesia, Penumpang Asing Bisa Akses Tiket Whoosh dari All Indonesia

Baru Pertengahan Oktober, PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun! Target 2026 Terlampaui, 5.310 WNA Dideportasi

17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perketat Pengawasan Digital

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Berita Menarik Lainnya:

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi prihatin dengan kejadian perundungan pada anak berujung kematian.

Perundungan Bocah Difabel Berujung Kematian, Eri Cahyadi Sentil Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban

Senin, 19 Okt 2026
Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait kasus dugaan bullying yang menyebabkan anak penyandang Down Syndrome meninggal

Bocah Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully, Polisi Tetapkan Satu Anak Berstatus ABH

Senin, 19 Okt 2026
Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meow buka suara pasca pelaporan para korban arisan.

Arisan Meow Ambruk, Mourin Klaim Rugi Rp4,8 Miliar: 33 Member Disebut Tunggak, Isu Dana ke Spa

Minggu, 18 Okt 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai

DPRD Surabaya Desak Perang Narkoba Tak Berhenti di Penggerebekan, RT/RW Diminta Ikut Bergerak

Sabtu, 17 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?