By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Proyek Lalai Telan Nyawa, Wali Kota Eri Cahyadi Murka dan Janji Sanksi Tanpa Ampun
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Proyek Lalai Telan Nyawa, Wali Kota Eri Cahyadi Murka dan Janji Sanksi Tanpa Ampun

By Admin Minggu, 14 Jun 2026
Share
Wali Kota Eri Cahyadi saat melayat rumah duka di Kawatan.
Wali Kota Eri Cahyadi saat melayat rumah duka di Kawatan.

SURABAYA, Slentingan.com — Duka mendalam menyelimuti Kota Surabaya. Sebuah kelalaian di proyek gorong-gorong kawasan Margorejo berubah menjadi tragedi maut yang merenggut nyawa warga. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tak hanya berduka, ia juga murka.

Insiden nahas itu terjadi pada Jumat malam (12/6/2026) sekitar pukul 19.55 WIB. Sepasang suami istri, Edy Parlin (65) dan Laila Endriati (69), menjadi korban.

Itu setelah sepeda motor yang mereka kendarai terperosok ke dalam lubang proyek box culvert yang menganga tanpa pengamanan memadai. Laila meninggal dunia, sementara suaminya mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Eri Cahyadi. Sebab, korban bukan orang lain. Laila Endriati adalah bagian dari masa kecilnya—sosok yang pernah mengasuhnya.

“Saya sangat berduka. Beliau ini keluarga saya. Yang mengasuh saya waktu kecil,” ucap Eri dengan suara tertahan saat melayat ke rumah duka di Kawatan Gang VII, Sabtu (13/6/2026) malam.

Baca Juga:  Retas Website Pemerintah, Pemuda Lulusan SMP Diciduk Siber Ditreskrimum

Eri mengaku baru mengetahui kabar tersebut pada Sabtu pagi, tak lama setelah kembali dari ibadah haji. Rasa syok bercampur kehilangan langsung menyelimuti dirinya.

“Saya baru pulang haji, masih cuti. Pagi dikabari beliau meninggal karena kecelakaan di proyek. Saya benar-benar kaget. Ini bukan sekadar warga, ini keluarga saya,” tegasnya.

Namun di balik duka itu, tersimpan kemarahan besar. Eri menyoroti keras dugaan kelalaian fatal dalam sistem pengamanan proyek. Dari laporan yang diterimanya, standar keselamatan tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

Seharusnya, area galian ditutup rapat dengan minimal empat unit barrier. Faktanya, di lapangan hanya terpasang tiga unit—menyisakan celah berbahaya di tengah.

“Harusnya empat, tapi hanya dipasang tiga. Ada celah. Dan celah itu yang menelan korban,” ujar Eri dengan nada tinggi.

Baca Juga:  Kedok Investasi, Ujungnya Mengajar Ilegal: Imigrasi Jatim Bongkar Modus Licik WN China di Surabaya

Celah itulah yang menjadi jebakan maut. Dalam kondisi minim penerangan dan pengamanan, korban tak menyadari bahaya di depannya hingga akhirnya terperosok ke dalam lubang proyek.

Bagi Eri, ini bukan sekadar kecelakaan. Ini adalah bentuk kelalaian serius yang tak bisa ditoleransi.

Pemerintah Kota Surabaya kini bergerak cepat. Investigasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk menelusuri dokumen Rencana Kerja dan Syarat (RKS) serta realisasi pengamanan di lapangan oleh kontraktor.

Eri menegaskan, siapa pun yang terbukti lalai akan menerima konsekuensi berat—tanpa kompromi.

“Kalau pengamanan tidak dijalankan, kalau dinasnya juga diam, saya pastikan ada sanksi. Ini kelalaian fatal!” tegasnya.

Bahkan, ia tak ragu mengambil langkah ekstrem terhadap jajarannya sendiri.

Baca Juga:  Pemuda Kedung Cowek Gerakkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Konvoi Joeang dan Drama Kolosal

“Kalau perlu, saya copot Kepala Dinasnya!” cetusnya geram.

Eri memastikan, ketegasan ini bukan karena korban adalah keluarganya. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab untuk melindungi seluruh warga Surabaya dari kelalaian serupa.

Di hadapan keluarga korban, Eri menyampaikan permohonan maaf secara langsung—sebagai wali kota dan sebagai bagian dari keluarga.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Ini tidak boleh terjadi lagi. Tidak ada satu pun warga Surabaya yang boleh jadi korban berikutnya,” pungkasnya.

Tragedi Margorejo kini menjadi pengingat pahit: kelalaian sekecil apa pun di proyek publik bisa berujung maut. Dan kali ini, nyawa menjadi harganya. HUM/BOY

TAGGED: #Eri Cahyadi, #surabaya, Kelalaian Proyek, Proyek Gorong-Gorong
Admin Minggu, 14 Jun 2026 Minggu, 14 Jun 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri (kanan) bersama Wali Kota Eri Cahyadi saat melayat rumah duka korban laka di Kawatan.
Nyawa Melayang di Proyek Margorejo, DPRD Surabaya Desak Hentikan Total Proyek Drainase Bermasalah
Minggu, 14 Jun 2026
Anggota Komisi D, DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi’i, memberikan keterangan kepada wartawan.
Kekerasan Anak Kian Marak, DPRD Surabaya Tantang Pemkot: Kota Layak Anak Jangan Sekadar Slogan
Sabtu, 13 Jun 2026
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, membuka kegiatan sosialisasi APOA di salah satu hotel di Surabaya.
400 “Mata Digital” Dikerahkan, Imigrasi Surabaya Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA
Jumat, 12 Jun 2026
Suasana hearing di ruangan Komisi B, DPRD Surabaya bersama perwakilan PKL.
Distribusi Air Tersendat, DPRD Surabaya “Semprot” PDAM: Jangan Cuma Survei, Harus Ada Aksi!
Jumat, 12 Jun 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026
Icha Yang saat meladeni wawancara oleh media setempat di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, melalui program Qing Chun Chuang Ge.

Icha Yang Tembus TV Hunian Internasional China: Penyanyi Asal Jember, Jawa Timur Ini Makin Mendunia

Minggu, 19 Apr 2026
Petugas imigrasi di seluruh Indonesia tetap memberikan pelayanan keimigrasian meski diterapkan secara WFH setiap hari Jumat.

Jumat WFH, Imigrasi Tetap Ngebut! Hendarsam: Layanan Tak Boleh Kendor Seinci Pun

Jumat, 10 Apr 2026

BERITA POPULER

Kedok Investasi, Ujungnya Mengajar Ilegal: Imigrasi Jatim Bongkar Modus Licik WN China di Surabaya

400 “Mata Digital” Dikerahkan, Imigrasi Surabaya Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA

Dari Keluhan Warga Jadi Program Kota, Arif Fathoni Tegas: Reses Bukan Seremoni, Tapi Amanat Konstitusi

Distribusi Air Tersendat, DPRD Surabaya “Semprot” PDAM: Jangan Cuma Survei, Harus Ada Aksi!

Kekerasan Anak Kian Marak, DPRD Surabaya Tantang Pemkot: Kota Layak Anak Jangan Sekadar Slogan

Berita Menarik Lainnya:

Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri (kanan) bersama Wali Kota Eri Cahyadi saat melayat rumah duka korban laka di Kawatan.

Nyawa Melayang di Proyek Margorejo, DPRD Surabaya Desak Hentikan Total Proyek Drainase Bermasalah

Minggu, 14 Jun 2026
Anggota Komisi D, DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi’i, memberikan keterangan kepada wartawan.

Kekerasan Anak Kian Marak, DPRD Surabaya Tantang Pemkot: Kota Layak Anak Jangan Sekadar Slogan

Sabtu, 13 Jun 2026
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, membuka kegiatan sosialisasi APOA di salah satu hotel di Surabaya.

400 “Mata Digital” Dikerahkan, Imigrasi Surabaya Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat APOA

Jumat, 12 Jun 2026
Suasana hearing di ruangan Komisi B, DPRD Surabaya bersama perwakilan PKL.

Distribusi Air Tersendat, DPRD Surabaya “Semprot” PDAM: Jangan Cuma Survei, Harus Ada Aksi!

Jumat, 12 Jun 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?