By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Lurah Tambak Wedi Dicopot, Turun Jadi Kasi: Eri Cahyadi “Semprot” Kelalaian Buntut Dugaan Pungli SWK
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Pemerintahan

Lurah Tambak Wedi Dicopot, Turun Jadi Kasi: Eri Cahyadi “Semprot” Kelalaian Buntut Dugaan Pungli SWK

By Admin Kamis, 9 Jul 2026
Share
Wali Kota Eri Cahyadi ketika menyemprot Lurah Tambak Wedi, Yusufian, setelah mendapati adanya dugaan pungli stan SWK.
Wali Kota Eri Cahyadi ketika menyemprot Lurah Tambak Wedi, Yusufian, setelah mendapati adanya dugaan pungli stan SWK.

SURABAYA, Slentingan.com – Sanksi tegas akhirnya dijatuhkan. Lurah Tambak Wedi, Yusufian, resmi dicopot dan diturunkan jabatannya menjadi Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo.

Langkah keras ini menjadi buntut dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi yang merugikan pedagang kecil.

Keputusan itu diumumkan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah 32 ASN di Graha Sawunggaling, Kamis (9/7). Namun di balik agenda “penyegaran organisasi”, terselip pesan kuat: kelalaian pengawasan tak akan ditoleransi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara terbuka mengkritik sikap Yusufian yang mengaku tidak mengetahui adanya pungli di wilayahnya sendiri.

Dalih hanya menerima laporan dari paguyuban dinilai sebagai bentuk kegagalan menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga:  Di Surabaya Penderita TBC Tinggi, Komisi D Minta Pemkot Serius Tangani

“Dia tidak tahu karena tidak pernah tanya langsung ke pedagang. Katanya sering ke sana, tapi tidak tahu ada penarikan uang. Ini membingungkan. Lurah itu hadir untuk siapa?,” tegas Eri.

Fakta di lapangan justru berkata lain. Hasil penelusuran awal Pemkot menemukan sedikitnya empat hingga lima pedagang menjadi korban. Ada yang dipaksa membayar agar bisa berjualan, bahkan ada yang tersingkir karena tak mampu memenuhi pungutan.

Kasus ini pun tak berhenti di sanksi administratif. Karena adanya perbedaan keterangan antara pihak penarik dan korban, Pemkot Surabaya menyerahkan sepenuhnya penanganan ke aparat penegak hukum.

Penurunan jabatan Yusufian menjadi Kasi disebut sebagai bentuk sanksi nyata atas kelalaian. Meski secara struktural setara, posisi tersebut dinilai jauh dari tanggung jawab strategis seorang lurah, sebuah “turun kelas” yang menjadi peringatan bagi pejabat lain.

Baca Juga:  Wawali Surabaya Menegaskan Komitmen Pemkot untuk Menangani Persoalan PJU di Seluruh Kampung

Eri menegaskan, seorang pemimpin wilayah tidak boleh sekadar duduk di balik meja atau hanya menerima laporan sepihak. Kehadiran di lapangan dan keberpihakan pada warga adalah harga mati.

“Pemimpin di garda terdepan harus melindungi masyarakatnya. Jangan sampai hak warga dirampas di wilayahnya sendiri tanpa dia tahu,” tandasnya.

Ia pun mengultimatum seluruh jajaran, mulai kepala dinas, camat hingga lurah, untuk memperketat pengawasan dan respons terhadap persoalan warga. Kasus Tambak Wedi disebut sebagai alarm keras bagi birokrasi Surabaya.

Sementara itu, Yusufian membenarkan dirinya telah dimutasi. “Sudah dilantik pagi ini, geser menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Kalisari,” ujarnya singkat. HUM/BAD

TAGGED: #Eri Cahyadi, #Pungli, Lurah Tambak Wedi, PEMKOT SURABAYA, Pungli SWK, Pungutan Liar, Sentra Wisata Kuliner, SWK, Tambak Wedi, Yusufian
Admin Kamis, 9 Jul 2026 Kamis, 9 Jul 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Regi Haris Sasongko.
Bos Restoran Korea Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Radar Imigrasi, SOI Diterbitkan agar Tak Kabur
Minggu, 23 Agu 2026
Kuasa Hukum Kekerasan Seksual Oleh Bos Restoran Korea Menduga Korban Lebih dari Dua
Minggu, 23 Agu 2026
Panti Asuhan Baitul Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA
Minggu, 23 Agu 2026
Kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual oleh bos restoran Korea, Vena Naftalia.
Bos Restoran Korea Son Ga di Surabaya Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Polisi Mulai Selidiki
Minggu, 23 Agu 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya

Brigjen TNI Kohir, Danren 084/Bhaskara Jaya: INDONESIA HARUS BANGKIT

Minggu, 19 Jul 2026
Suasana rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (15/6).

Selamatkan Aset Negara, Kakanwil BPN Jatim Hadiri Rapat Koordinasi di Jakarta

Selasa, 16 Jun 2026
Anggota DPR RI Dapil Surabaya–Sidoarjo, Adela Kanasya Adies, dengan menyalurkan 46 kambing dan 5 sapi kurban kepada warga.

Tegaskan Kepedulian Nyata, Adela Kanasya Adies Salurkan Kurban di Surabaya-Sidoarjo,

Jumat, 29 Mei 2026
Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, memastikan pelayanan Makkah Route berjalan lancar tanpa hambatan.

Makkah Route Tanpa Hambatan, Imigrasi Surabaya Sekaligus Sikat 18 Calon Haji Ilegal Berbayar Ratusan Juta

Senin, 18 Mei 2026

BERITA POPULER

WN Afghanistan Dideportasi Kantor Imigrasi Semarang, Datang ke Indonesia untuk Kuliah, Malah Jadi Direktur

Kemenimipas Buka 405 Formasi Poltekimipas 2026, Seleksi Tegas Tanpa Bayar dan Tanpa Jalur Titipan

14.673 Narapidana di Jawa Timur Terima Remisi HUT RI, 85 Anak Binaan Dapat Pengurangan Masa Pidana

Armuji Turun Tangan Usai Ojol Mengaku Dilecehkan Jukir, Minta Tak Ada Lagi “Candaan” Berbau Seksual

HUT ke-81 RI, ATR/BPN Gebrak Layanan Pertanahan: Kantah Gresik Dituntut Pangkas Birokrasi

Berita Menarik Lainnya:

Kasi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Regi Haris Sasongko.

Bos Restoran Korea Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Radar Imigrasi, SOI Diterbitkan agar Tak Kabur

Minggu, 23 Agu 2026

Kuasa Hukum Kekerasan Seksual Oleh Bos Restoran Korea Menduga Korban Lebih dari Dua

Minggu, 23 Agu 2026
Panti Asuhan Baitul Yatim

Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Surabaya, DPRD Surabaya Desak Audit Total Seluruh LKSA

Minggu, 23 Agu 2026
Kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual oleh bos restoran Korea, Vena Naftalia.

Bos Restoran Korea Son Ga di Surabaya Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Polisi Mulai Selidiki

Minggu, 23 Agu 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?