SURABAYA, Slentingan.com – Perombakan birokrasi besar-besaran kembali digelar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Sebanyak 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) dirotasi dalam pelantikan di Graha Sawunggaling, Kamis (9/7).
Namun, mutasi kali ini tak sekadar penyegaran, ia juga menyisakan catatan sensitif: mundurnya empat pejabat perempuan demi rida suami hingga sanksi tegas buntut kasus pungutan liar (pungli).
Sorotan tajam tertuju pada keputusan empat pejabat perempuan yang memilih melepas jabatan strategis. Alasannya bukan kinerja, melainkan tak mendapat izin dari suami. Fenomena ini sontak memantik perhatian publik.
Eri Cahyadi menegaskan, Pemkot menghormati keputusan tersebut. Bahkan, ia menyebut pilihan itu sebagai jalan mulia.
“Kalau tidak menjadi garda terdepan karena memilih keluarga, itu justru dibukakan pintu surga karena mendapat rida suami,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa di tengah tuntutan profesionalisme birokrasi, faktor domestik masih menjadi variabel kuat dalam perjalanan karier ASN perempuan di Surabaya.
Di sisi lain, rotasi ini juga menjadi panggung evaluasi keras. Eri tak segan menjatuhkan sanksi bagi pejabat yang dinilai lalai, terutama dalam pengawasan wilayah. Kasus dugaan pungli di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi menjadi pemicu utama.
Pesan wali kota jelas: tidak ada ruang bagi pembiaran. ASN yang gagal mengawasi bawahannya hingga merugikan masyarakat harus siap digeser, bahkan diturunkan jabatannya.
Selain penindakan, rotasi juga didasari penyegaran organisasi. Sejumlah lurah yang telah menjabat 5 hingga 10 tahun dipindahkan, termasuk pertimbangan efisiensi jarak tempat tinggal demi mendongkrak kinerja lapangan.
Daftar 32 ASN Pemkot Surabaya yang Dimutasi:
- Muchamad Yusufian, ST, M.M – Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik Kelurahan Kalisari, Mulyorejo
- Olutfan Adie Wibowo, S.STP – Lurah Ketabang, Genteng
- Domy Wahyu Nugroho, S.STP, M.PSDM – Lurah Lidah Kulon, Lakarsantri
- Wahyu Widayat, SE – Lurah Dupak, Krembangan
- Siti Nurhajati, SH, MH – Kasi Kesra dan Perekonomian Kecamatan Wiyung
- Fendy Ardiani Pradhana, S.STP – Lurah Kapasari, Genteng
- Fahmi Fitra Ardiansjah, S.STP, M.PSDM – Lurah Sidotopo, Semampir
- Nanang Chusnul Yaqin, SH, M.Si – Lurah Gading, Tambaksari
- Rendy Fadila Ajiputra, S.STP, M.A.P – Lurah Ampel, Semampir
- Mochamad Imzak, S.Sos – Lurah Ngagelrejo, Wonokromo
- Aris Khresnamukti, S.STP, M.Si – Lurah Simomulyo, Sukomanunggal
- Eny Nurotul Khotimah, ST, M.M – Lurah Tenggilis Mejoyo
- Tri Kartika Sari, S.KM, M.PSDM – Lurah Wonorejo, Rungkut
- Ari Hardini, ST, M.M – Lurah Dukuh Sutorejo, Mulyorejo
- Isworo Andik Sucahyo, ST, M.M – Lurah Kertajaya, Gubeng
- Elvanda Danu Hergaiswara, ST – Lurah Jagir, Wonokromo
- Shinta Happy Dina, S.TP – Lurah Pagesangan, Jambangan
- Nur Syamsiah Retno Asih, S.A.P – Kasi Pemerintahan Kelurahan Bongkaran
- Subandi, SE – Kasi Trantib dan Pembangunan Kelurahan Karang Pilang
- Rina Wahyuni, ST – Kasubbag Keuangan BRIDA
- Siti Alindasah, SE, M.M – Kasi Kesra Kecamatan Asem Rowo
- Susanto Adi Wibowo, S.Kep.Ns., M.AP – Kasi Trantib Kecamatan Kenjeran
- Arief Handoko, SE – Kasubbag Keuangan Bakesbangpol
- Martania Wahyuning Puspa, A.Md., S.H – Kepala UPTB Pajak Daerah Surabaya 2
- Briliantie Irma Maya Benitha, ST, M.MT – Kepala UPTB Pajak Daerah Surabaya 5
- Helmi Fanani, SE – Kasi Trantib Kelurahan Pradah Kalikendal
- Mei Puji Rahayu, SE – Kasi Kesra Kelurahan Sukomanunggal
- Ririn Puspitarini, SE, M.A – Sekretaris Kelurahan Wonorejo, Tegalsari
- Mohammad Haryono, SE – Kasubbag Keuangan Kecamatan Pakal
- Agus Prihandoko, ST – Kasubbag TU UPTD Metrologi Legal
- Abdullah Mujaddid, SE – Kasi Pemerintahan Kecamatan Pakal
- Chandra Jati Pratama Suprayitno, S.Tr.IP – Kasubbag TU UPTD Lingkungan Pondok Sosial Keputih. HUM/BAD
