BOJONEGORO, Slentingan.com – Keberadaan warga negara asing (WNA) di Kabupaten Bojonegoro tak luput dari pengawasan. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) turun langsung melakukan operasi gabungan di sejumlah lokasi, Kamis (13/8/2026).
Operasi tersebut bukan sekadar pemeriksaan administratif di atas kertas. Petugas mendatangi langsung sejumlah tempat untuk memastikan setiap WNA memiliki dokumen yang sah sekaligus menjalankan aktivitas sesuai izin tinggalnya.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Tim Pora Kabupaten Bojonegoro yang digelar sehari sebelumnya, Rabu (12/8/2026).
Petugas memeriksa dokumen keimigrasian, keberadaan hingga kegiatan WNA yang ditemui di lapangan. Hasilnya, sejumlah WNA yang diperiksa diketahui memiliki dokumen dan izin tinggal yang masih berlaku.
Tak ditemukan pelanggaran keimigrasian dalam operasi tersebut.
Tak Hanya Cek Dokumen
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Henry Wibowo menegaskan, pengawasan terhadap WNA membutuhkan kerja bersama dan tidak cukup hanya mengandalkan pemeriksaan administratif.
“Pengawasan bersama perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui pertukaran informasi dan pemeriksaan langsung di lapangan, agar keberadaan serta kegiatan Orang Asing dapat terpantau dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, operasi gabungan menjadi bagian penting untuk memastikan aktivitas WNA tetap berada dalam koridor izin yang dimiliki dan aturan keimigrasian.
Sementara itu, Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Hagerenda Diko Zendika menyebut pemeriksaan lapangan juga menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pengawasan berikutnya.
“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan dokumen dan kegiatan Orang Asing sesuai dengan izin yang dimiliki. Hasil pengawasan ini selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan pengawasan berikutnya,” katanya.
Operasi tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap WNA di wilayah Bojonegoro tidak berhenti pada data dan dokumen. Keberadaan mereka dipantau, aktivitasnya diperiksa, dan setiap potensi pelanggaran menjadi perhatian aparat.
Meski dalam operasi kali ini tidak ditemukan pelanggaran, Imigrasi Tanjung Perak bersama Tim Pora memastikan pengawasan akan terus diperkuat demi menjaga kepatuhan terhadap aturan keimigrasian. HUM/BOS
