By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
Reading: Pemkot Surabaya Dan TP PKK Serahkan 193 Penghargaan BKKBN Pada Kader IMP
Share
Slentingan.comSlentingan.com
Aa
  • Beranda
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Indeks
Search
  • Kategori
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Kejaksaan
    • Imigrasi
    • Pertanahan
    • Pemasyarakatan
  • Kategori
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
© 2023 - Slentingan.com
Headlines

Pemkot Surabaya Dan TP PKK Serahkan 193 Penghargaan BKKBN Pada Kader IMP

By Admin Kamis, 19 Jan 2023
Share
Ketua TP PKK Rini Indriyani saat memberi sambutan dalam acara pertemuan kader IMP se-Kota Surabaya, Kamis (19/01/2023).

SURABAYA, Slentingan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Ketua Tim Penggerak (PKK) Kota Surabaya menyerahkan 193 piagam penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada para kader IMP (Institusi Masyarakat Perkotaan) di Gedung Sawunggaling, Kamis (19/1/2023). 

193 Kader IMP yang mendapatkan piagam penghargaan dari BKKBN, dengan masa pengabdiannya selama 30 tahun sebanyak 14 orang, masa pengabdian selama 20 tahun sebanyak 47 orang, dan masa pengabdian selama 10 tahun sebanyak 132 orang.

Usai menyerahkan piagam penghargaan, Ketua TP PKK Rini Indriyani bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Tomi Ardiyanto dan Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Suhartuti memberikan sosialisasi yang dikemas dengan talkshow bersama kader IMP se-Kota Surabaya dengan tema “Berencana itu Keren, Surabaya Menuju Zero Stunting”.

Karenanya, Ketua TP PKK Rini Indriyani menyampaikan terima kasih kepada para Kader IMP sebagai pendamping keluarga yang telah ikhlas berkontribusi dalam pencatatan data dan pelaporan identifikasi faktor risiko stunting, serta penggunaan KB di Kota Surabaya.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Armuji Minta Bedah Rumah Lansia Jadi Prioritas

“Bisa kita bayangkan dalam 10, 20, hingga 30 tahun yang lalu itu butuh perjuangan, mungkin sekarang ada insentif yang diberikan kepada kader. Tapi kalau dulu mereka dengan hati yang ikhlas, mereka berjalan sendiri dan Alhamdulillah mereka bertahan sampai 30 tahun. Itu adalah hal yang luar biasa,” kata Ketua TP PKK Rini Indriyani.

Selain menyerahkan penghargaan bagi Kader IMP, Ketua TP PKK Rini Indriyani juga menyerahkan penghargaan kepada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang terus mensosialisasikan dan memberikan pendampingan keluarga mengenai pentingnya penggunaan KB.

“Tadi juga ada Penyuluh KB yang juga mendapatkan penghargaan. Tentunya bukan perjuangan yang mudah melihat karakter orang Surabaya yang sulit, ketika mereka diminta untuk menggunakan KB,” ujarnya.

Ketua TP PKK Rini Indriyani menjelaskan, penggunaan KB bertujuan untuk membatasi jumlah kelahiran untuk menciptakan keluarga sehat dan sejahtera. Jika dalam sebuah keluarga tidak menggunakan KB, maka memiliki potensi terjadi kehamilan yang tidak diinginkan dan berisiko terhadap kesehatan, ekonomi, hingga membahayakan jiwa sang ibu.

Baca Juga:  Jumlah Warga Miskin Di Surabaya Turun Drastis Di Tahun 2022

“Kalau dalam satu keluarga dengan kondisi tidak bisa memberikan secara cukup dari segi kesehatan dan pendidikan, itu akan sangat disayangkan. Sehingga kita gencarkan 2 anak cukup, maksimal 3 anak dengan harapan mereka bisa terpenuhi dari segi pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Di sisi lain, dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan beberapa pasangan usia subur (PUS) yang memakai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Yakni, metode MOP (Metode Operasi Pria) dan MOW (Metode Operasi Wanita). Para pasangan yang hadir juga memberikan testimoni atau kesaksian saat memilih MKJP tersebut.

“Ini mulai kita kembangkan sosialisasikan bahwa penggunaan KB tidak harus perempuan, tetapi juga bisa dilakukan oleh laki-laki. Sudah dijelaskan bahwa ketika laki-laki yang memilih MOP tidak ada efek samping dan tidak berpengaruh pada kondisi fisiknya, sehingga dengan adanya Kader IMP dan PKB bisa dilakukan konsultasi bahwa penggunaan MOP dan MOW sangat aman,” terangnya.

Baca Juga:  Wali Kota Surabaya Ajak Masyarakat Tumbuhkan Semangat Kepahlawanan

Sementara itu, salah satu akseptor dari Kelurahan Margorejo, Kelurahan Wonocolo Kota Surabaya, Aziz menyampaikan bahwa ia baru saja memiliki MOP pada 28 Desember 2022 lalu. Semula, istri Aziz telah berniat untuk memasang metode kontrasepsi, hanya saja setelah melakukan konsultasi dengan dokter, kondisi istrinya tidak memungkinkan untuk menggunakan metode kontrasepsi.

“Opsi terakhir adalah saya harus maju menjadi akseptor dan memilih MOP. Alhamdulillah semuanya lancar, menurut saya lebih ringan operasi pria daripada operasi wanita dan pemulihannya juga cukup cepat. Tidak bedrest, tetapi tidak diperbolehkan untuk mengangkat beban berat terlebih dahulu,” kata Aziz.

Ia pun mendorong para suami, jika kondisi sang istri tidak memungkinkan untuk melakukan pemasangan metode kontrasepsi, maka para suami bisa mencoba memilih melakukan MOP. “Karena semuanya aman, jadi para bapak-bapak atau suami bisa mencoba memilih menggunakan MOP,” pungkasnya. (GIT/NIK)

TAGGED: #KaderIMP, #pemkotsurabaya, #TP-PKK, BKKBN
Admin Kamis, 19 Jan 2023 Kamis, 19 Jan 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram
Ad imageAd image
BERITA TERBARU
Sebanyak 32 Kantor Imigrasi se-Indonesia berubah nama dan tipologi.
Bukan Sekadar Ganti Papan Nama, 32 Kantor Imigrasi Resmi Berubah
Selasa, 6 Okt 2026
narapidana kasus korupsi, Jimmy Masrin.
Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Punya Jimmy Masrin, Bukan Pejabat Lapas
Selasa, 6 Okt 2026
Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan
Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin
Selasa, 6 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono dari Fraksi Golkar.
DPRD Surabaya Desak RHU Tak Lepas Tangan, Pengunjung Mabuk Harus Diawasi sampai Pulang
Selasa, 6 Okt 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Geser Kapolda Jatim, Dekananto Naik Gantikan Nanang

Sabtu, 3 Okt 2026
18 menteri, wakil menteri, serta pejabat strategis negara dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026
Pegawai Kementerian ATR/BPN mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hantaru 2026.

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Rabu, 30 Sep 2026

BERITA POPULER

HANTARU Peduli, 300 Pegawai ATR/BPN Donorkan Darah untuk Sesama

Dewa Budjana Ikut Ramaikan Konser Dewa 19 dan Padi Reborn di Surabaya

3 Legislator Gerindra Terjaring Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Positif Ekstasi, Lolos Jerat Penahanan

Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri

Klaster Mewah di Lapas Cibinong Dihuni Warga Binaan, Itjen Kemenimipas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Menarik Lainnya:

Sebanyak 32 Kantor Imigrasi se-Indonesia berubah nama dan tipologi.

Bukan Sekadar Ganti Papan Nama, 32 Kantor Imigrasi Resmi Berubah

Selasa, 6 Okt 2026
narapidana kasus korupsi, Jimmy Masrin.

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Punya Jimmy Masrin, Bukan Pejabat Lapas

Selasa, 6 Okt 2026
Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan

Miras di Klaster Mewah Lapas Cibinong Ternyata Milik Napi Korupsi Jimmy Masrin

Selasa, 6 Okt 2026
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono dari Fraksi Golkar.

DPRD Surabaya Desak RHU Tak Lepas Tangan, Pengunjung Mabuk Harus Diawasi sampai Pulang

Selasa, 6 Okt 2026

© 2023 - Slentingan.com

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kerjasama dan Iklan
  • Pedoman Media Siber
Selamat Datang!

Sign in to your account

Lost your password?